Liverpool yang Menyesuaikan Taktik Demi Hujan Gol Mohamed Salah
Richard Andreas | 29 Agustus 2018 14:00
- Mantan pemain Liverpool, Jamie Carragher meyakini musim 2018/19 ini Liverpool akan kembali tampil trengginas di Premier League. Menurutnya, Mohamed Salah akan kembali membuktikan dirinya sebagai pencetak gol yang andal.
Musim 2017/18 lalu, Salah sukses menjadi pencetak gol terbanyak Premier League denenga 32 golnya. Unggul dua gol dari Harrry Kane di peringkat kedua. Salah juga berulang kali merebut penghargaan Premier League Player of the Month.
Menurut Carragher, kedigdayaan Salah ini tak lepas dari taktik Liverpool. Dia percaya Jurgen Klopp sengaja merancang taktik dan gaya bermain yang bisa memaksimalkan potensi Salah.
Baca penjelasan Carragher di bawah ini:
Berlari

Permainan Liverpool di bawah Klopp tersohor dengan kecepatan para pemain saat menyerang. Trio Liverpool, Salah-Firmino-Mane terbukti berbahaya saat melangsungkan serangan balik. Inilah kekuatan Liverpool dan Salah, yang nyaris selalu sukses mengonversi peluang menjadi gol.
Angka sentuhan di kotak penalti dan peluang gol membuktikan bahwa posisi itu memang sesuai dengan dia (Salah) dan lari yang dia lakukan, jelas Carragher kepada skysports.
Tak ada yang tahu siapa yang harus mengadang Salah. Apakah bek sayap atau bek tengah? Tim yang bermain dengan tiga bek melawan Liverpool tak banyak sukses. Tidak mudah menempatkan posisi yang tepat untuk melawan mereka.
Anda bisa berbicara soal menghentikan pemain tetapi satu hal yang tak bisa anda hentikan adalah pemain yang berlari (tanpa bola), imbuh dia.
Striker Sayap

Menurut Carragher, meski di atas kertas posisi Salah adalah pemain sayap tetapi kenyataan di lapangan menyatakan sebaliknya. Salah berperan seperti penyerang utama yang bermain melebar. Tusukan Salah ke kotak penalti lawan sangat berbahaya.
Dia membuat lari diagonal yang hebat di sisi kiri antara bek tengah dan bek kiri lawan dan dia lebih cepat dari mayoritas bek. Dia tak melebar, dia bergerak di ruang yang sangat sangat sempit dan hal itu membuat dia selalu berada di posisi untuk mencetak gol.
Saya pikir Klopp membiarkan Salah jadi satu pemain di timnya yang tak perlu mundur secara konstan. Firmino dan Mane mundur, tetapi Klopp memberi Salah kebebasan karena dia bisa mencetak 30 sampai 40 gol semusim, sambung Carragher.
Klopp tahu apa yang bisa dilakukan Salah dalam serangan balik ketika penguasaan bola beralih. Salah tak bermain sebagai pemain sayap, dia seperti striker yang melebar. (sky/dre)
Tonton Vidio Menarik Ini

Berita video komentar Marcus Gideon setelah final ganda putra Asian Games 2018 melawan pasangan Fajar Alfian dan Rian Ardianto.
TAG TERKAIT
BERITA TERKAIT
-
Piala Dunia 2026 Pecahkan Rekor! Ini Cara Seluruh 308 Gol Tercipta
Piala Dunia 22 Juli 2026, 16:47
-
Alasan Manchester United Enggan Belanja Pemain Tembus 100 Juta Pounds
Liga Inggris 22 Juli 2026, 14:00
-
Tottenham Masuk Persaingan, 3 Klub Premier League Incar Marcus Rashford
Liga Inggris 22 Juli 2026, 11:01
LATEST UPDATE
-
Alejandro Garnacho Resmi Dipinjamkan Chelsea ke Aston Villa
Liga Inggris 23 Juli 2026, 22:03
-
Italia Tunggu Jawaban Guardiola
Piala Eropa 23 Juli 2026, 20:49
-
Lamine Yamal Tetap di Sayap, Barcelona Tolak Ubah Peran Jadi False Nine
Liga Spanyol 23 Juli 2026, 20:39
-
Karim Adeyemi Tegaskan Ambisi Besar Usai Gabung Barcelona
Liga Spanyol 23 Juli 2026, 20:34
-
Kylian Mbappe Cetak Rekor Langka, Lampaui Pencapaian Messi dan Ronaldo
Liga Spanyol 23 Juli 2026, 20:00
-
Real Madrid Resmi Rilis Jersey Tandang Hijau untuk Musim 2026/2027
Liga Spanyol 23 Juli 2026, 19:49
LATEST EDITORIAL
-
6 Alternatif Enzo Fernandez untuk Real Madrid
Editorial 3 Juli 2026, 14:19
-
Makin Panas! 5 Opsi Klub Baru Julian Alvarez, Barcelona Jadi Tujuan Impian
Editorial 24 Juni 2026, 15:34












