Louis Saha: Kesalahan MU Gagal Beli Bruno Fernandes
Asad Arifin | 28 Agustus 2019 11:03
Bola.net - Louis Saha menilai terdapat satu kesalahan yang dilakukan oleh Manchester United pada bursa transfer pemain musim panas 2019 lalu. Kesalahan tersebut adalah gagal membeli Bruno Fernandes.
Manchester United konsisten disebut ingin membeli Bruno Fernandes sebelum 8 Agustus 2019 lalu. Setan Merah disebut telah menyiapkan tawaran senilai 50 juta euro untuk membeli pemain 24 tahun dari Sporting CP.
Akan tetapi, hingga batas akhir bursa transfer Premier League, tidak ada kesepakatan yang terjadi. Bruno juga batal pindah ke Tottenham, klub Inggris lain yang tertarik padanya.
Kegagalan membeli Bruno Fernandes lantas disebut Louis Saha sebagai kesalahan. Mengapa Louis Saha punya pendapat demikian pada mantan klubnya? Simak di bawah ini ya Bolaneters.
Manchester United Tak Punya Pemimpin
Pada akhir bursa transfer musim panas 2019, hanya tiga pemain yang resmi dibeli oleh Manchester United: Daniel James, Aaron Wan-Bissaka, dan Harry Maguire. Tidak ada nama Bruno Fernandes di skuad United.
Louis Saha menyebut kegagalan tersebut sebagai kesalahan. Sebab, kini Setan Merah tidak memiliki figur pemimpin di klub. Sesuatu yang sejatinya ada pada diri Bruno Fernandes.
"Bruno Fernandes adalah pemain yang punya kualitas teknis hebat dan dia bisa sangat menentukan beberapa poin di pertandingan United," kata Louis Saha dikutip dari Record.
"Dia adalah pemimpin sejak lahir dan itulah yang tidak dimiliki oleh Manchester United musim ini. United melakukan kesalahan karena gagal membeli Bruno," tegas pria asal Prancis.
"Mereka tidak membeli pemain di lini tengah yang kreatif," tegas Louis Saha.
Manchester United Krisis Pemimpin
Mantan pemain Manchester United lain, Gary Neville, juga pernah mengatakan bahwa skuad Setan Merah kini sedang krisis pemimpin. Tidak ada sosok dengan karakter kuat yang bisa menjadi pemimpin di atas lapangan.
Ashley Young, kapten utama United pada musim 2019/2020 ini, lebih sering berada di bangku cadangan. David de Gea yang ditunjuk sebagai kapten juga tidak menunjukkan sikap yang dibutuhkan.
Salah satu bukti kacaunya skuad Manchester United terjadi ketika ada diskusi antara Marcus Rashford dan Paul Pogba terkait penendang penalti di laga melawan Wolves. Neville menilai itu terjadi karena tidak ada sosok pemimpin di dalam klub.
Sumber: Record
TAG TERKAIT
BERITA TERKAIT
-
Saingi MU, Liverpool Juga Incar Bintang Juventus Ini di Musim Panas 2026
Liga Inggris 7 Maret 2026, 23:51
-
Ryan Gravenberch Resmi Teken Kontrak Baru di Liverpool
Liga Inggris 7 Maret 2026, 22:59
-
Krisis Memanas, Tottenham Bisa Jadi Favorit Kena Degradasi!
Liga Inggris 7 Maret 2026, 14:34
LATEST UPDATE
-
Mau Sandro Tonali, MU Siap-siap Kere Mendadak!
Liga Inggris 8 Maret 2026, 06:20
-
Barcelona Bekuk Athletic Bilbao dalam Kondisi Kelelahan Berat!
Liga Spanyol 8 Maret 2026, 05:49
-
Menang dan Clean Sheet Lawan Athletic Bilbao, Bos Barcelona Full Senyum!
Liga Spanyol 8 Maret 2026, 05:38
-
Hasil Juventus vs Pisa: Pesta Gol Bianconeri di Allianz Stadium
Liga Italia 8 Maret 2026, 05:23
-
Man of the Match Athletic Bilbao vs Barcelona: Lamine Yamal
Liga Spanyol 8 Maret 2026, 05:05
-
Kalah dari Chelsea, Wrexham Sesalkan Kartu Merah di Penghujung Laga
Liga Inggris 8 Maret 2026, 04:11
-
Man of the Match Wrexham vs Chelsea: Alejandro Garnacho
Liga Inggris 8 Maret 2026, 03:48
-
Kontingen Belanda Bikin Nyaman Ryan Gravenberch di Liverpool, Tapi...
Liga Inggris 8 Maret 2026, 01:41












