Main untuk Manchester United Memang Bikin Tertekan, Daniel James Justru Makin Bersyukur
Ari Prayoga | 11 Juni 2021 14:21
Bola.net - Penyerang sayap Manchester United, Daniel James mengakui bahwa tekanan berat selalu ia rasakan ketika tampil untuk tim sebesar Setan Merah. Namun, ia justru mensyukuri tekanan tersebut.
James direkrut Manchester United dari Swansea City pada musim panas 2019 lalu dengan biaya transfer senilai 17 juta poundsterling setelah musim sebelumnya ia tampil apik di Championship.
Meski sempat menunjukkan performa meyakinkan di awal-awal, akan tetapi James perlahan mulai kehilangan tempat utama di skuad asuhan Solskjaer.
James akhirnya bisa kembali ke performa terbaiknya pada paruh kedua musim 2020/21 kemarin. Sepajang musim, pemain 23 tahun itu tercatat bermain dalam 26 laga di semua kompetisi.
Pengakuan James
Sejak awal kedatangannya di Old Trafford, James mengakui bahwa dirinya merasakan tekanan berat. Namun, kehadiran para pemain top lain membuat tekanan tersebut menjadi tak seberapa terasa.
“Saya pikir saya suka tekanan tambahan semacam itu. Itu membantu saya sebagai pemain. Saya harus belajar dengan itu, saya harus menghadapi situasi seperti itu sepanjang waktu," ujar James seperti dikutip The Sun.
“Bermain dalam laga dengan tekanan tinggi selalu membantu, tetapi saya mencoba untuk tidak memberi terlalu banyak tekanan pada diri saya sendiri. Saya rasa tidak perlu. Anda bisa membiarkan permainan menguasai Anda jika Anda terlalu menekan diri sendiri," tambahnya.
“Ini lompatan besar. Jika Anda melihat karier dan tingkat kemajuan apa pun. Anda ingin mengambil langkah kecil tetapi saya mengambil langkah besar itu – itu adalah langkah yang tidak pernah bisa saya tolak," tukasnya.
Penegasan James
Lebih lanjut, James merasa bahwa mental dan teknik permainannya kini semakin berkembang dan membuatnya siap menyambut pentas Euro 2020 bersama Wales dengan antusias.
“Mungkin saya bermain sedikit lebih banyak dari yang saya kira di tahun pertama. Saya terus belajar dari itu.
“Saya pikir selalu ada tahapan dalam karir Anda – jika Anda melihat semua orang – di mana Anda mungkin mengalami sedikit penurunan, tetapi saya ingin berpikir bahwa permainan saya jauh lebih baik sekarang.
“Saya telah belajar banyak dan telah mengerjakan banyak hal setiap hari, belajar dari pemain di posisi saya dan melakukan yang terbaik yang saya bisa untuk siap menghadapi turnamen seperti ini.”
Sumber: The Sun
TAG TERKAIT
BERITA TERKAIT
-
Prediksi Qarabag FK vs Eintracht Frankfurt 22 Januari 2026
Liga Champions 20 Januari 2026, 21:09
-
Prediksi Galatasaray vs Atletico Madrid 22 Januari 2026
Liga Champions 20 Januari 2026, 20:49
-
Kebangkitan Kobbie Mainoo Jadi Momen Emas bagi Ineos di Manchester United, Kok Bisa?
Liga Inggris 20 Januari 2026, 17:11
LATEST UPDATE
-
Prediksi Susunan Pemain Arsenal Lawan Inter: Bakal Ada Rotasi di Semua Lini
Liga Champions 21 Januari 2026, 00:22
-
Prediksi Bayern vs Union Saint-Gilloise 22 Januari 2026
Liga Champions 20 Januari 2026, 22:28
-
Prediksi Atalanta vs Athletic Club 22 Januari 2026
Liga Champions 20 Januari 2026, 22:24
-
Prediksi Qarabag FK vs Eintracht Frankfurt 22 Januari 2026
Liga Champions 20 Januari 2026, 21:09
-
Real Madrid vs Monaco: Statistik Gol Mbappe Jadi Ancaman Nyata buat Mantan Klubnya
Liga Champions 20 Januari 2026, 21:04
-
Villarreal vs Ajax: Jaminan Gol dalam Laga yang Berpotensi Berjalan Terbuka
Liga Champions 20 Januari 2026, 20:55
-
Prediksi Galatasaray vs Atletico Madrid 22 Januari 2026
Liga Champions 20 Januari 2026, 20:49
LATEST EDITORIAL
-
9 Pemain yang Pernah Bermain untuk Inter Milan dan Arsenal
Editorial 20 Januari 2026, 14:06
-
6 Bek Tengah yang Bisa Datangkan Liverpool Setelah Kehilangan Marc Guehi
Editorial 20 Januari 2026, 13:05
-
5 Pemain Liverpool yang Bisa Ikuti Jurgen Klopp ke Real Madrid
Editorial 19 Januari 2026, 12:24
-
4 Bek Tengah yang Bisa Jadi Target Chelsea di Bursa Januari: Ada Eks Real Madrid
Editorial 19 Januari 2026, 12:06









