Mainoo Perlu Maksimalkan Bakatnya untuk Bersaing di Tim Utama United
Aga Deta | 14 September 2025 16:29
Bola.net - Kobbie Mainoo menjadi salah satu pemain muda paling diperhitungkan di akademi Manchester United. Meski begitu, keinginan sang gelandang untuk pindah pada hari terakhir bursa transfer gagal terwujud.
Ruben Amorim kini menegaskan ekspektasinya terhadap Mainoo. Pelatih Portugal itu ingin sang pemain tampil lebih matang sebelum diberi peran besar di tim utama.
Mainoo sudah menjadi bagian penting masa depan United. Pemain asal Stockport ini bergabung dengan akademi sejak usia sembilan tahun dan pernah mencetak gol di final Piala FA 2024.
Meski berstatus salah satu prospek terbaik, kesempatan bermain Mainoo musim ini masih terbatas. Situasi itu membuatnya harus bekerja ekstra untuk membuktikan diri.
Mainoo Dituntut Lebih Baik Lagi
Amorim menekankan ia sangat percaya pada bakat Mainoo. Namun, pelatih ingin pemain muda itu lebih konsisten dan mampu tampil maksimal di setiap laga.
Musim lalu, Mainoo lebih sering masuk sebagai pengganti. Ia hanya beberapa kali bermain penuh dan kerap digantikan di momen krusial.
“Saya sangat percaya padanya. Dia pemain top, tapi beberapa orang mengira Kobbie Mainoo sudah sempurna. Saya pikir dia bisa tampil jauh lebih baik,” ujar Amorim.
“Bakat saja tidak cukup untuknya. Mungkin ini terdengar tidak adil, tapi saya hanya ingin membantu Kobbie berkembang,” tambahnya.
Pentingnya Pemahaman Posisi dan Peran
Amorim menilai Mainoo harus memahami perannya sebagai gelandang nomor delapan dalam sistem 3-4-3. Ia perlu menutup ruang, ikut menyerang, dan kembali ke posisi bertahan dengan tepat.
Selain kemampuan teknis, pengaturan tempo permainan juga menjadi fokus. Kadang Mainoo harus bermain cepat, kadang lebih tenang, tergantung situasi di lapangan.
“Cara saya bermain berbeda dari manajer sebelumnya. Kobbie sangat bagus mengendalikan permainan, tapi sebagai nomor delapan dia harus sampai ke kotak penalti dan kembali ke posisi,” kata Amorim.
“Kami harus menyeimbangkan semuanya. Dia punya kemampuan teknis, tapi perlu memahami posisi lebih baik. Dia harus bisa bermain dengan kecepatan berbeda, kadang rendah, kadang cepat. Dia bisa memperbaiki itu,” tambahnya.
TAG TERKAIT
BERITA TERKAIT
-
Man of the Match Brasil vs Haiti: Vinicius Junior
Piala Dunia 20 Juni 2026, 10:47
-
Klasemen Grup C Piala Dunia 2026 Usai Brasil dan Maroko Menang
Piala Dunia 20 Juni 2026, 10:03
-
Hasil Brasil vs Haiti: Matheus Cunha dan Vinicius Bersinar, Samba Menang
Piala Dunia 20 Juni 2026, 09:36
-
Man of the Match Skotlandia vs Maroko: Ismael Saibari
Piala Dunia 20 Juni 2026, 07:06
LATEST UPDATE
-
Link Live Streaming Piala Dunia 2026: Belanda vs Swedia Malam Ini
Piala Dunia 20 Juni 2026, 22:33
-
Prediksi Piala Dunia 2026: Norwegia vs Senegal 23 Juni 2026
Piala Dunia 20 Juni 2026, 21:45
-
Juventus Pantau 2 Penyerang Yang Sedang Main di Piala Dunia 2026, Siapa?
Liga Italia 20 Juni 2026, 21:37
-
Prediksi Piala Dunia 2026: Yordania vs Aljazair 23 Juni 2026
Piala Dunia 20 Juni 2026, 21:31
-
Duet Isak dan Gyokeres Bakal Makin Mengerikan di Piala Dunia 2026
Piala Dunia 20 Juni 2026, 21:24
-
Prediksi Piala Dunia 2026: Prancis vs Irak 23 Juni 2026
Piala Dunia 20 Juni 2026, 21:17
-
Link Streaming Piala Dunia 2026: Belanda vs Swedia
Piala Dunia 20 Juni 2026, 21:15
-
Prediksi Piala Dunia 2026: Argentina vs Austria 23 Juni 2026
Piala Dunia 20 Juni 2026, 21:03
-
Kejutan! Ronaldinho Gabung Klub Serie C Italia Ravenna
Liga Italia 20 Juni 2026, 20:13
-
Manuel Akanji Yakin Kevin De Bruyne Bakal Bersinar di Serie A Musim Depan
Liga Italia 20 Juni 2026, 20:04
LATEST EDITORIAL
-
6 Kemenangan Terbesar dalam Sejarah Piala Dunia
Editorial 15 Juni 2026, 16:55
-
10 Target Transfer Arsenal yang Patut Dipantau di Piala Dunia 2026
Editorial 12 Juni 2026, 14:41
-
10 Negara dengan Koleksi Trofi Mayor Terbanyak, Argentina Ungguli Brasil
Editorial 11 Juni 2026, 14:28







