Man United Menang, Ruben Amorim Malah Kesal dengan Hobi Pemainnya: Suka Kok Bikin Hidup jadi Rumit!
Editor Bolanet | 21 September 2025 03:41
Bola.net - Manchester United sukses meraih tiga poin yang sangat mereka butuhkan saat menjamu Chelsea. Namun, kemenangan 2-1 itu meninggalkan perasaan campur aduk pelatih Ruben Amorim.
Kemenangan di Old Trafford, Sabtu (20/9/2025), ini menjadi angin segar yang meredakan tekanan besar di pundaknya. Hasil ini diraih lewat sebuah laga yang penuh drama dan berjalan sangat panas.
Meskipun pada akhirnya senang dengan raihan poin penuh, Amorim justru menyoroti satu kebiasaan buruk timnya. Ia merasa para pemainnya punya hobi untuk membuat segalanya menjadi lebih sulit.
Secara terbuka, pelatih asal Portugal itu mengaku frustrasi. Ia merasa timnya selalu menemukan cara untuk mempersulit hidup mereka sendiri di atas lapangan.
Hobi Mempersulit Diri Sendiri

Ruben Amorim mengakui bahwa kemenangan ini sangat penting dan pantas didapatkan. Namun, ia tidak bisa menyembunyikan kekesalannya terhadap jalannya pertandingan.
Ia mencontohkan bagaimana timnya sudah berada di atas angin setelah unggul 2-0 dan unggul jumlah pemain. Alih-alih mengontrol laga, mereka justru membuat kesalahan fatal dengan kartu merah Casemiro.
"Kemenangan ini sangat penting. Saya pikir kami pantas mendapatkannya, tetapi kami mempersulit hidup kami di beberapa momen," kata Amorim usai laga.
"Dan dengan segalanya berjalan baik, kami (membuat segalanya) menjadi rumit dengan kartu merah itu. Babak kedua saya pikir kami mengelolanya dengan baik, tetapi, pada akhirnya, 15 menit terakhir terasa berat bagi kami," tambahnya.
Start Agresif yang Berbuah Manis

Di sisi lain, Amorim tidak lupa memberikan pujian atas apa yang ditampilkan timnya di awal laga. Ia sangat puas dengan agresi dan intensitas yang ditunjukkan para pemain.
Menurutnya, start yang eksplosif itu berhasil menyulut semangat para suporter yang memadati Old Trafford. Kartu merah kiper Chelsea, Robert Sanchez, juga diakuinya sebagai buah dari tekanan tinggi tersebut.
"Saya pikir kami memulai pertandingan dengan sangat baik – sangat baik dalam hal agresi dan menekan lawan," ujar Amorim.
"Tentu saja, kartu merah kiper sangat membantu kami, tetapi kami memegang kendali, kami mencetak dua gol," lanjutnya.
Tantangan Baru: Jangan Cepat Puas!
Amorim tidak ingin kemenangan ini membuat timnya terlena. Ia langsung memberikan tantangan baru dan menuntut para pemainnya untuk segera mengalihkan fokus.
Ia mengingatkan bahwa musim lalu, Manchester United gagal meraih kemenangan beruntun di Premier League. Kini, ia menantang skuadnya untuk mematahkan rekor buruk itu saat melawan Brentford pekan depan.
"Menyenangkan bisa menang, tetapi mari lupakan itu dan kembali ke urgensi tersebut. Kami perlu memenangkan pertandingan berikutnya. Itulah yang terpenting," tegas Amorim.
"Karena di klub besar perasaannya bukan, 'Hari ini pertandingan yang sangat bagus, mari sedikit bersantai'. Jadi, mari kembalikan urgensi itu, kami perlu memenangkan laga berikutnya," punggkasnya.
Penyesalan di Kubu Chelsea
Dari pihak lawan, manajer Chelsea Enzo Maresca hanya bisa meratapi nasib. Ia merasa kartu merah cepat Robert Sanchez telah menghancurkan semua rencana permainannya.
Maresca bahkan berandai-andai, ia mengaku lebih baik timnya kebobolan satu gol daripada harus bermain dengan sepuluh orang. Menurutnya, bermain dengan 95 menit tersisa dengan jumlah pemain yang kurang adalah misi yang mustahil.
"Ya, mungkin itu adalah solusi terbaik karena kami masih memiliki 95 menit untuk bermain," kata Maresca saat ditanya apakah lebih baik membiarkan gol terjadi.
"Tetapi, yang pasti, jika Anda bertanya kepada saya, saya lebih memilih tertinggal 1-0 setelah tiga menit daripada kekurangan satu pemain," tutupnya.
TAG TERKAIT
BERITA TERKAIT
-
Bara Api di Old Trafford: Tensi Tinggi Roy Keane dengan Istri Michael Carrick
Liga Inggris 19 Januari 2026, 22:24
-
Vinicius Jr ke Chelsea? Mantan Pemain The Blues Anggap Itu Sekadar Khayalan
Liga Inggris 19 Januari 2026, 19:39
-
Apa yang Salah dengan Eberechi Eze di Arsenal?
Liga Inggris 19 Januari 2026, 17:29
LATEST UPDATE
-
Usai Cabut dari Real Madrid, Tujuan Xabi Alonso Berikutnya Terungkap
Liga Spanyol 20 Januari 2026, 04:30
-
Kabar Panas dari Stamford Bridge: Chelsea Siap Lepas Gelandang Juara Piala Dunia Ini
Liga Inggris 20 Januari 2026, 03:29
-
Prediksi Copenhagen vs Napoli 21 Januari 2026
Liga Champions 20 Januari 2026, 03:03
-
Prediksi Olympiakos vs Leverkusen 21 Januari 2026
Liga Champions 20 Januari 2026, 03:02
-
Prediksi Sporting CP vs PSG 21 Januari 2026
Liga Champions 20 Januari 2026, 03:01
-
Prediksi Inter vs Arsenal 21 Januari 2026
Liga Champions 20 Januari 2026, 03:00
-
Prediksi Tottenham vs Dortmund 21 Januari 2026
Liga Champions 20 Januari 2026, 03:00
-
Vinicius Dicemooh Fans Real Madrid, Kylian Mbappe tak Terima
Liga Spanyol 20 Januari 2026, 01:15
-
Prediksi Bodo/Glimt vs Man City 21 Januari 2026
Liga Champions 20 Januari 2026, 00:45
-
Prediksi Kairat vs Club Brugge 20 Januari 2026
Liga Champions 19 Januari 2026, 22:30
LATEST EDITORIAL
-
5 Pemain Liverpool yang Bisa Ikuti Jurgen Klopp ke Real Madrid
Editorial 19 Januari 2026, 12:24
-
4 Bek Tengah yang Bisa Jadi Target Chelsea di Bursa Januari: Ada Eks Real Madrid
Editorial 19 Januari 2026, 12:06
-
5 Kekalahan Terburuk Real Madrid di Copa del Rey Abad Ini
Editorial 16 Januari 2026, 10:19
-
5 Kandidat Pelatih Real Madrid Musim Depan: Zidane, Klopp, Siapa Lagi?
Editorial 15 Januari 2026, 07:26





