Manchester United Bakal Dicap Bodoh Jika tak Kejar Harry Kane
Dimas Ardi Prasetya | 25 Juni 2020 02:25
Bola.net - Eks striker Manchester United Louis Saha menyebut Setan Merah bakal ia cap bodoh jika mereka tidak mencoba untuk mendatangkan Harry Kane dari Tottenham karena ia tipe pemain yang bisa membantu MU meraih gelar juara liga.
Setan Merah sudah sering dikait-kaitkan dengan United. Mereka butuh pemain untuk menggantikan Romelu Lukaku.
Kemudian Kane membuat spekulasi kepindahannya dari Tottenham makin sering muncul di media. Meskipun ia masih terikat kontrak dengan Spurs hingga 2024.
Pasalnya Kane mengaku ia bisa saja meninggalkan Tottenham. Transfer itu bisa menjadi kenyataan jika Spurs tak kunjung meraih trofi juara.
Bodoh
Ketajaman Harry Kane sudah terbukti. Meski bermain dengan tim sekelas Tottenham ia sanggup mencetak banyak gol.
Kane sendiri sudah dua kali merebut gelar top skor Premier League. Hanya cedera yang menghalanginya menambah koleksi penghargaan tersebut.
Ketajaman Kane pun membuat Louis Saha terkesan. Baginya apa yang ditunjukkan striker timnas Inggris itu sudah cukup membuat dirinya yakin untuk merekrutnya jika ia adalah manajer Manchester United.
"Ketika Anda berbicara tentang Harry Kane. Ia seorang striker yang layak. Ketika Anda melihat berapa banyak gol yang ia cetak setiap musim, saya akan bodoh untuk tidak mempertimbangkannya," ujarnya pada Compare Bet.
Gelar Juara
Manchester United sudah lama tidak memiliki striker haus gol. Mereka terakhir memiliki bomber hebat dalam diri Robin Van Persie.
Menurut Louis Saha, Harry Kane memang harus didatangkan United. Sebab striker macam Kane lah yang bisa membantu Setan Merah meraih gelar juara.
"Ia adalah striker kelas dunia. Saya tahu Werner cukup muda, tapi ia pencetak gol yang produktif. Jelas ada bakat di liga dan kami harus mengejar ketinggalan, kami membutuhkan striker 30-gol yang dijamin yang mampu menciptakan beberapa keajaiban dari ketiadaan, seperti yang bisa dilakukan Van Persie, menghilangkan beban karena harus bermain dengan baik sebagai tim," tuturnya.
"Inilah yang memenangkan gelar. Ada enam hingga delapan tim yang bersaing di puncak, ditambah, ada begitu banyak kualitas di mana-mana sekarang, Anda juga perlu persaingan dalam tim," tandas Saha.
(Compare Bet)
Baca Juga:
- Ada Salah, Maguire dan Kane, Ini Dream Team Premier League Versi Mia Khalifa
- 5 Pemain yang Paling Untung dengan Penundaan Euro 2020
- 7 Alasan Kenapa Harry Kane Harus Cabut dari Tottenham, Siap ke Manchester United?
- Lionel Messi dan 7 Pesepakbola Lainnya Ikut Suarakan Blackout Tuesday
- Sudah Layakkah Menyebut Harry Kane Sebagai Legenda Premier League?
- Eks Bos Tottenham: Harry Kane Pindah ke MU Sangat Mungkin Terjadi
- Ketimbang Pindah ke MU, Harry Kane Lebih Baik Bertahan dan Jadi Legenda di Tottenham
TAG TERKAIT
BERITA TERKAIT
-
Juventus Pasang Harga Teun Koopmeiners Usai Dilirik Manchester United
Liga Italia 22 April 2026, 17:48
-
Para Penyerang Chelsea Tumpul, Harapan ke Liga Champions Kian Semu
Liga Inggris 22 April 2026, 17:36
LATEST UPDATE
-
Timnas Argentina: Siapa Saja yang Hampir Pasti Masuk Skuad Piala Dunia 2026?
Piala Dunia 23 April 2026, 01:00
-
106 Hari yang Berujung Pemecatan: Kisah Singkat Liam Rosenior di Chelsea
Liga Inggris 23 April 2026, 00:24
-
Calum McFarlane Kembali Jadi Pelatih Sementara Chelsea
Liga Inggris 23 April 2026, 00:17
-
Juventus Cari Alternatif: Alisson Sulit, De Gea Jadi Opsi
Liga Italia 22 April 2026, 23:23
LATEST EDITORIAL
-
7 Kandidat Pengganti Casemiro di Manchester United, Siapa Paling Ideal?
Editorial 22 April 2026, 15:08
-
Darurat Lini Depan Liverpool: 4 Opsi Pengganti Hugo Ekitike Usai Cedera Parah
Editorial 21 April 2026, 11:46
-
9 Kandidat Pengganti Alvaro Arbeloa di Real Madrid
Editorial 16 April 2026, 23:37














