Manchester United Dilibas Tottenham, Ole Gunnar Solskajer: Saya Angkat Tangan
Yaumil Azis | 5 Oktober 2020 14:23
Bola.net - Ole Gunnar Solskjaer tidak sungkan-sungkan menyebut penampilan Manchester United saat bertemu Tottenham memalukan. Ia juga mengaku bertanggung jawab atas kekalahan tersebut.
Pertemuan antara Manchester United melawan Tottenham berlangsung pada Minggu (4/10/2020) malam WIB. Bermain di Old Trafford, klub berjuluk the Red Devils tersebut menelan kekalahan memalukan dengan skor telak 1-6.
Padahal mereka sempat unggul lebih dulu berkat gol penalti yang dicetak Bruno Fernandes. Sayang, gawang yang dikawal David De Gea tak mampu membendung enam gol dari Son-Heung Min, Harry Kane, Tanguy Ndombele dan Serge Aurier.
Jelas saja kalau Manchester United menjadi sorotan. Apalagi Solskjaer yang bertindak sebagai pelatih. Beberapa seruan yang meminta klub memecat Solskjaer kembali terdengar lantang belakangan ini.
Scroll ke bawah untuk membaca informasi selengkapnya.
Solskjaer Angkat Tangan
Solskjaer pun mengakui kalau timnya kalah dengan cara yang sangat memalukan. Ia bertanggung jawab atas raihan tersebut dan berharap bisa memetik pembelajaran dari kekalahan kali ini.
"Ini memalukan, saya angkat tangan, ini kesalahan saya. Ini bukan Manchester United. Anda tidak memenangkan laga dengan melakukan kesalahan individu dan performa seperti itu," ujar Solskjaer seperti yang dikutip dari Sky Sports.
"Tidak mendekati kata baik. Hari ini yang paling buruk. Saya tidak bisa berkata lebih dari itu. Saat anda menelan kekalahan seperti ini, anda harus segera berkaca," lanjutnya.
Masalah Karakter
Solskjaer juga melayangkan kritik terhadap karakter dan kepribadian yang ditunjukkan oleh pemainnya. Menurutnya, ini menjadi salah satu faktor kekalahan tim disamping kesalahan yang dilakukan di atas lapangan.
"Saat kami memulai seperti ini, anda berpikir bahwa anda telah bermain seperti yang diinginkan. Tapi kami melakukan keputusan buruk kemudian tertinggal dua atau tiga gol," tambahnya.
"Saat anda tertinggal 1-2, anda masih memiliki kesempatan. Menjadi 1-3 semenit kemudian, rasanya jadi sulit. Waktu tertinggal 1-4, semuanya tentang karakter dan kepribadian."
"Kami harus menutup jalan mereka ke gawang, namun kami tidak melakukannya dengan agresivitas yang dibutuhkan. Ada banyak kesaalahan hari ini. Kami harus melihat ke segala hal," pungkasnya.
(Sky Sports)
Baca Juga:
- Update Transfer Manchester United: Ousmane Dembele, Edinson Cavani, dan Alex Telles
- Manchester United vs Tottenham: Edinson Cavani Sempat Minta Dimainkan
- Agen Edinson Cavani Konfirmasi Kesepakatan Personal dengan Manchester United
- Bertanya ke Ryan Giggs, Apakah Edinson Cavani Bakal Flop Seperti Falcao dan Sanchez?
- Mengintip Kegembiraan Pemain Tottenham Usai Permalukan MU di Old Trafford
TAG TERKAIT
BERITA TERKAIT
-
Juventus Pasang Harga Teun Koopmeiners Usai Dilirik Manchester United
Liga Italia 22 April 2026, 17:48
-
Para Penyerang Chelsea Tumpul, Harapan ke Liga Champions Kian Semu
Liga Inggris 22 April 2026, 17:36
LATEST UPDATE
-
Timnas Argentina: Siapa Saja yang Hampir Pasti Masuk Skuad Piala Dunia 2026?
Piala Dunia 23 April 2026, 01:00
-
106 Hari yang Berujung Pemecatan: Kisah Singkat Liam Rosenior di Chelsea
Liga Inggris 23 April 2026, 00:24
-
Calum McFarlane Kembali Jadi Pelatih Sementara Chelsea
Liga Inggris 23 April 2026, 00:17
-
Juventus Cari Alternatif: Alisson Sulit, De Gea Jadi Opsi
Liga Italia 22 April 2026, 23:23
LATEST EDITORIAL
-
7 Kandidat Pengganti Casemiro di Manchester United, Siapa Paling Ideal?
Editorial 22 April 2026, 15:08
-
Darurat Lini Depan Liverpool: 4 Opsi Pengganti Hugo Ekitike Usai Cedera Parah
Editorial 21 April 2026, 11:46
-
9 Kandidat Pengganti Alvaro Arbeloa di Real Madrid
Editorial 16 April 2026, 23:37














