Manchester United Jumpa Chelsea di Pekan Pertama Premier League 2019/20, Liverpool Kecipratan Untung
Richard Andreas | 14 Juni 2019 11:20
Bola.net - Jadwal Premier League 2018/19 baru dirilis, Kamis (13/6) siang WIB kemarin. Salah satu partai paling menarik adalah duel Manchester United vs Chelsea pada pekan pertama, yang bakal jadi menu pembuka hebat.
Menurut Express, level kedua tim ini tak jauh berbeda. Chelsea mungkin lebih baik musim lalu, tetapi mereka sudah kehilangan Eden Hazard, dihukum larangan membeli pemain, plus situasi pelatih yang masih belum jelas.
Artinya, kedua tim memiliki peluang menang sama besarnya. MU bakal lebih bersemangat memulai musim penuh pertama Ole Gunnar Solskjaer. Laga pembuka yang sempurna.
Biarpun demikian, ternyata justru tim lain yang diuntungkan duel MU vs Chelsea tersebut: Liverpool. Hal ini terkait dengan ajang UEFA Super Cup yang mempertemukan juara Liga Champions dan juara Liga Europa musim lalu.
Alhasil, Liverpool bakal menghadapi Chelsea untuk membuktikan tim terkuat di Eropa. Super Cup mungkin hanya trofi minor, tetapi tetap saja memulai musim dengan trofi masih lebih baik daripada tidak sama sekali.
Sayangnya, Chelsea sepertinya bakal lebih kerepotan daripada Liverpool. Hal ini lantaran mereka punya waktu lebih sedikit untuk memulihkan kondisi pemain pasca duel melawan MU di pekan pembuka Premier League, 11 Agustus mendatang.
Liverpool bermain jauh lebih awal, melawan Norwich pada 9 Agustus. Artinya, mereka punya waktu istirahat lebih lama guna mempersiapkan tim jelang UEFA Super Cup pada 14 Agustus.
Dua hari lebih itu jelas menguntungkan Liverpool. Baca ulasan selengkapnya di bawah ini ya, Bolaneters!
Ekstra Dua Hari
Dua hari tambahan untuk beristirahat jelas keuntungan besar bagi Liverpool, terlebih jika sebelumnya mereka berhasil menjuarai Community Shield, semangat skuad The Reds bakal berlipat ganda.
Di atas kertas, kekuatan Liverpool masih lebih baik dari Chelsea. Jurgen Klopp punya skuad lengkap dengan pemain-pemain hebat di posnya masing-masing. Chelsea, di sisi lain, harus menyelesaikan masalah pelatih terlebih dahulu.
Sampai saat ini, posisi Maurizio Sarri masih belum jelas. Kabarnya dia bakal dilepas ke Juventus, tetapi Sarri belum menemukan pengganti yang tepat. Tarik-ulur dengan Juventus tak bisa dihindari.
Siapa pun pelatih Chelsea nanti, dia bakal kesulitan mengembangkan tim karena hukuman larangan membeli pemain yang belum juga diangkat.
Baca Juga:
- Di Balik Sukses Virgil van Dijk, Ada Jasa Besar Eks Direktur Teknik Timnas Indonesia
- Kejutan! Jurgen Klopp Rela Depak Mohamed Salah Demi Nicolas Pepe?
- Dulu Ngotot, Kini Liverpool tak Minat pada Nabil Fekir
- Nilai Trent Alexander-Arnold Melebihi Paul Pogba di Bursa Transfer Musim Ini
- Kejutan! AS Roma Pertimbangkan Bajak Karius dari Liverpool
TAG TERKAIT
LATEST UPDATE
-
Kapten Arsenal Belum Menyerah, Persaingan Masih Terbuka!
Liga Inggris 20 April 2026, 20:15
-
Prediksi Inter vs Como 22 April 2026
Liga Italia 20 April 2026, 20:09
-
Mikel Arteta Terlalu Emosional? Arsenal Diuji di Momen Penentuan
Liga Inggris 20 April 2026, 19:44
-
Prediksi Real Madrid vs Alaves 22 April 2026
Liga Spanyol 20 April 2026, 19:32
-
6 Pemain Arsenal yang 'Menghilang' Saat Dikalahkan Man City
Liga Inggris 20 April 2026, 19:14
-
Mohamed Salah Ingin Tutup Karier dengan Indah
Liga Inggris 20 April 2026, 18:48
-
Guardiola Lempar Pertanyaan: Siapa di Puncak Klasemen Liga Inggris?
Liga Inggris 20 April 2026, 18:18
-
Prediksi Brighton vs Chelsea 22 April 2026
Liga Inggris 20 April 2026, 18:14
-
Liga Inggris 20 April 2026, 17:47

-
Trofi Bundesliga di Kantong, tapi Ambisi Bayern Munchen Masih Membara!
Bundesliga 20 April 2026, 17:17
LATEST EDITORIAL
-
9 Kandidat Pengganti Alvaro Arbeloa di Real Madrid
Editorial 16 April 2026, 23:37
-
6 Top Skor Sepanjang Masa Liga Champions
Editorial 15 April 2026, 20:59
-
10 Kegagalan Juara Paling Tragis di Premier League, Arsenal 2025/2026 Menyusul?
Editorial 14 April 2026, 18:00










