Manchester United Keok dari Liverpool, Keane Lempar Kritik Pedas Pada Tiga Pemain Ini
Dimas Ardi Prasetya | 14 Mei 2021 17:29
Bola.net - Legenda Manchester United Roy Keane mengkritik performa Fred, Luke Shaw, dan Dean Henderson yang ikut andil atas kekalahan Setan Merah dari Liverpool.
Man United menjamu Liverpool di laga tunda Premier League pekan ke-34 di Old Trafford. MU sejatinya bisa unggul lebih dahulu via Bruno Fernandes.
Namun Liverpool kemudian bisa menyamakan skor via Diogo Jota. The Reds bahkan bisa berbalik unggul via brace Roberto Firmino.
Marcus Rashford sempat membuat asa United untuk meraih poin tetap terjaga dengan golnya pada menit ke-68. Namun kemudian Mohamed Salah mengunci kemenangan Liverpool dengan golnya pada menit ke-90.
Gol Ketiga Liverpool via Firmino
Gol ketiga Livepool ke gawang Manchester United dicetak Roberto Firmino pada menit ke-47. Gol itu bermula dari kesalahan umpan Fred di sekitar area kotak penalti MU.
Setelah dikuasai pemain Liverpool, bola akhirnya dikuasai oleh Luke Shaw di kotak penalti. Namun alih-alih mengumpan atau membuang bola jauh-jauh, ia memilih untuk mendribel bola ke tengah lapangan meski dipressing dua pemain Liverpool.
Bola akhirnya lepas dari penguasaannya dan kemudian kembali dikuasai Trent, yang kemudian menusuk masuk ke kotak penalti dan melepas tendangan keras. Bola bisa dihalau Dean Henderson, namun bola rebound bisa disambar oleh Firmino.
Kritikan Keane pada Fred, Shaw, dan Henderson
Roy Keane kemudian menyoroti gol ketiga Liverpool yang dicetak oleh Roberto Firmino itu. Ia mengatakan gol itu tak lepas dari kesalahan Fred, Luke Shaw, dan Dean Henderson. Dan seperti biasa, Keane tak sungkan untuk mengucapkan kata-kata pedas pada pemain yang dikritiknya.
"Saya tahu [Ole Gunnar Solskjaer] bertahan dengan Fred, tapi saya tidak bisa melihatnya," buka Keane kepada Sky Sports.
"Bagaimana menurut mereka Fred akan membawa Man United kembali ke gelar juara berada di luar jangkauan saya, saya tahu ia menyeretnya pergi. Tapi itu hanya permainan yang ceroboh, malas, ia berharap salah satu rekannya membebaskannya dari masalah," ketusnya.
"Kami baru saja menyebutkannya, Shaw, ini masalah anak sekolah, menyimpulkannya dan kemudian Liverpool unggul. Kemudian, penjaga gawang, yang tidak terlihat hebat malam ini, kesalahan demi kesalahan - sungguh permainan menyedihkan dari United," kritiknya.
Kata Solskjaer Soal Kemenangan Liverpool
Usai pertandingan, pelatih Manchester United Ole Gunnar Solskjaer mengakui bahwa Liverpool memang layak menang. Ia juga mengakui anak-anak asuhnya dengan mudah membiarkan The Reds mencetak dua gol.
"Kami kebobolan gol pada momen-momen penting dalam pertandingan. Kami tidak membangun momentum atau menghancurkan momemtum mereka. Kami memberi mereka setidaknya dua gol," ucapnya pada Sky Sports.
"Kami seharusnya melakukannya dengan lebih banyak pada awal permainan. Terkadang kami membiarkan mereka lepas dan membiarkan mereka bermain," keluhnya.
Klasemen Premier League
Setelah dikalahkan Liverpool, Manchester United kini akan berhadapan dengan Fulham. Kemudian di laga terakhirnya pada musim ini, Luke Shaw dkk akan berduel lawan Wolverhampton.
(Sky Sports)
Berita Manchester United Lainnya:
- Kritik Pedas Keane untuk Fernandes di Laga Manchester United vs Liverpool: Nangis Mulu!
- Manchester United 2-4 Liverpool: Setan Merah Payah
- Manchester United Keok dari Liverpool Gara-gara Demo Fans, Solskjaer?
- Sadio Mane Tolak Salaman dengan Jurgen Klopp, Ada Masalah Apa?
- Jurgen Klopp Tentang Kemenangan Liverpool atas Manchester United: Top!
- Liverpool Kalahkan MU, Jurgen Klopp: Harusnya Semua Derbi tuh Begini
- Solskjaer: Liverpool Pantas Menang, Kami Beri Mereka 2 Gol
- Kronik Kekalahan MU: Cadangan Lawan Leicester, Bus Liverpool Dicegat, Lalu Butut
- Pemenang dan Pecundang di Duel MU vs Liverpool: Trent Fenomenal, Fred Ampas Sekali
TAG TERKAIT
BERITA TERKAIT
-
Usai Hancurkan Inter Milan, Arsenal Langsung Kirim Teror ke Manchester United
Liga Inggris 21 Januari 2026, 09:15
-
Arsenal yang Bernyali Besar di Markas Inter Milan
Liga Champions 21 Januari 2026, 09:09
-
Liga Champions 21 Januari 2026, 08:58

-
Jadwal Liga Champions Pekan Ini Live di SCTV, 20-22 Januari 2026
Liga Champions 21 Januari 2026, 08:57
-
Inter vs Arsenal 1-3: Proses Pendewasaan Nerazzurri
Liga Champions 21 Januari 2026, 08:36
LATEST UPDATE
-
Kalahkan Inter dan Kunci 16 Besar UCL: Arsenal Kirim Pesan Kuat!
Liga Champions 21 Januari 2026, 16:09
-
Siaran Langsung Liga Champions: Juventus vs Benfica, Kick Off Jam 03.00 WIB
Liga Champions 21 Januari 2026, 15:56
-
Resmi! Vidio Tayangkan UFC di Indonesia
Olahraga Lain-Lain 21 Januari 2026, 14:31
-
Juventus vs Benfica: Spalletti Siap Adu Mekanik dengan Mourinho
Liga Champions 21 Januari 2026, 14:31
-
Juventus vs Benfica: Misi Wajib Menang Bianconeri!
Liga Champions 21 Januari 2026, 14:05
-
Menuju Piala Dunia 2026: Tiga Aturan Baru Disiapkan, VAR dan Timewasting Jadi Fokus
Piala Dunia 21 Januari 2026, 14:02
-
Transformasi Khephren Thuram: Dari Pemuda Naif Jadi 'Monster' Lini Tengah Juventus
Liga Champions 21 Januari 2026, 13:58
-
Atalanta vs Bilbao: Ederson Minta La Dea Berikan 110 Persen!
Liga Champions 21 Januari 2026, 13:42
-
Kontroversi Dalot vs Doku di Derby Manchester, Howard Webb Tegaskan VAR Sudah Tepat
Liga Inggris 21 Januari 2026, 13:30
-
Lupakan Mateta, Juventus Kini Selangkah Lagi Dapatkan Youssef En-Nesyri?
Liga Italia 21 Januari 2026, 13:29
LATEST EDITORIAL
-
9 Pemain yang Pernah Bermain untuk Inter Milan dan Arsenal
Editorial 20 Januari 2026, 14:06
-
6 Bek Tengah yang Bisa Datangkan Liverpool Setelah Kehilangan Marc Guehi
Editorial 20 Januari 2026, 13:05
-
5 Pemain Liverpool yang Bisa Ikuti Jurgen Klopp ke Real Madrid
Editorial 19 Januari 2026, 12:24
-
4 Bek Tengah yang Bisa Jadi Target Chelsea di Bursa Januari: Ada Eks Real Madrid
Editorial 19 Januari 2026, 12:06





