Manchester United Resmi PHK 200 Karyawan Lagi, Kondisi Keuangan Klub Terus Memburuk
Ari Prayoga | 25 Februari 2025 16:21
Bola.net - Manchester United kembali mengumumkan pemutusan hubungan kerja (PHK) terhadap sekitar 200 karyawan sebagai bagian dari gelombang kedua pemangkasan biaya sejak kedatangan Sir Jim Ratcliffe dan Ineos.
Keputusan ini diambil setelah Manchester United mengalami kerugian selama lima tahun berturut-turut.
Pada musim panas tahun lalu, sebanyak 250 karyawan telah diberhentikan dalam gelombang pertama pemotongan biaya. Kini, jumlah pekerja yang terdampak akan bertambah antara 150 hingga 200 orang, sebagaimana diungkapkan dalam pernyataan resmi klub yang dirilis pada Senin (24/2/2025).
Langkah Transformasi Klub

Dalam pernyataannya, Manchester United menegaskan bahwa langkah ini merupakan bagian dari rencana transformasi yang bertujuan mengembalikan klub ke jalur profitabilitas.
“Manchester United akan mengubah struktur korporatnya sebagai bagian dari langkah tambahan untuk meningkatkan keberlanjutan keuangan klub dan meningkatkan efisiensi operasional,” demikian bunyi pernyataan tersebut.
“Rencana transformasi ini bertujuan untuk mengembalikan klub ke jalur profitabilitas setelah lima tahun berturut-turut mengalami kerugian sejak 2019. Hal ini akan menciptakan platform keuangan yang lebih solid bagi klub untuk berinvestasi dalam kesuksesan tim pria dan wanita serta peningkatan infrastruktur.”
Sebagai bagian dari langkah ini, klub memperkirakan sekitar 150-200 pekerjaan akan terdampak, tergantung pada proses konsultasi dengan karyawan. Ini merupakan tambahan dari 250 posisi yang telah dihapus tahun lalu.
Pemotongan Anggaran Hingga Level Operasional

Dampak dari kebijakan pemangkasan biaya ini juga dirasakan dalam berbagai aspek operasional klub. SunSport mengungkapkan bahwa fasilitas makan siang bagi staf, termasuk pelatih dan analis, kini hanya sebatas sup dan sandwich. Bahkan, laporan dari The Guardian menyebutkan bahwa kantin staf klub akan ditutup sepenuhnya.
Pemutusan layanan makan siang gratis bagi staf diperkirakan menghemat klub sekitar £1 juta per tahun. Selain itu, Manchester United juga berencana mengurangi kehadiran operasionalnya di London.
Keputusan pemotongan anggaran juga berdampak pada tim akademi. Klub dikabarkan menolak memberikan izin bagi tim U-18 untuk bertanding di Old Trafford dalam ajang FA Youth Cup putaran kelima, yang akhirnya digelar di Leigh Sports Village demi menghemat biaya sebesar £8.000.
Selain itu, klub juga membatalkan pesta Natal tahunan, menaikkan harga tiket konsesi, serta mengurangi dana untuk badan amal yang membantu mantan pemain.
Keuangan Klub dalam Kondisi Kritis

Menurut laporan Sky Sports, Manchester United tetap berkomitmen untuk memberikan donasi sebesar £40.000 per tahun kepada Asosiasi Pendukung Disabilitas mereka. Namun, klub mempertimbangkan untuk mengurangi kontribusi mereka kepada MU Foundation.
Kondisi keuangan Manchester United semakin mengkhawatirkan. Laporan keuangan kuartal kedua tahun 2024/25 menunjukkan bahwa tanpa investasi sebesar £240 juta dari pemilik minoritas baru, Ineos, klub bisa saja kehabisan dana operasional.
Sejak diambil alih oleh keluarga Glazer pada 2005, total biaya bunga yang harus ditanggung Manchester United telah mencapai lebih dari £1 miliar. Bahkan, laporan terbaru menyebutkan bahwa tanpa investasi sebesar £80 juta dari Ineos pada kuartal terakhir, kas klub hanya akan tersisa £15 juta.
Kondisi ini semakin menegaskan bahwa Manchester United tengah berada dalam krisis keuangan serius, yang memaksa klub untuk terus melakukan pemotongan anggaran guna mempertahankan stabilitas operasionalnya.
Klasemen Premier League
Sumber: Manchester United FC, The Guardian, Sky Sports
Jangan Lewatkan!
Chelsea vs Southampton: Menang atau Semakin Terpuruk
Brighton vs Bournemouth: Duel 2 Tim Kuda Hitam Musim Ini, Dijamin Seru!
Jadwal Liga Inggris Pekan Ini Live di SCTV dan Vidio, 26-28 Februari 2025
Jadwal Siaran Langsung Premier League di SCTV Hari Ini, 26 Februari 2025
Legenda MU Peringatkan Liverpool: Juaralah atau Kalian Akan Jadi Bahan Olokan!
TAG TERKAIT
BERITA TERKAIT
-
Piala Dunia 2026: Tiga Tim Tersingkir Lebih Cepat Akibat Aturan Baru FIFA
Piala Dunia 21 Juni 2026, 19:11
-
Prediksi Piala Dunia 2026: Panama vs Kroasia 24 Juni 2026
Piala Dunia 21 Juni 2026, 18:54
-
Prediksi Piala Dunia 2026: Inggris vs Ghana 24 Juni 2026
Piala Dunia 21 Juni 2026, 18:28
-
Prediksi Piala Dunia 2026: Portugal vs Uzbekistan 24 Juni 2026
Piala Dunia 21 Juni 2026, 17:56
-
Selandia Baru dan Mesir Berburu Kemenangan Perdana
Piala Dunia 21 Juni 2026, 17:24
LATEST UPDATE
-
Man of the Match Belgia vs Iran: Alireza Beiranvand
Piala Dunia 22 Juni 2026, 04:36
-
Hasil Belgia vs Iran: Setan Merah Gagal Jinakkan Cheetah Persia
Piala Dunia 22 Juni 2026, 04:04
-
Man of the Match Spanyol vs Arab Saudi: Mikel Oyarzabal
Piala Dunia 22 Juni 2026, 01:51
-
Hasil Spanyol vs Arab Saudi: La Roja Menang Telak 4-0
Piala Dunia 22 Juni 2026, 01:39
-
Piala Dunia 2026: Tampilan Man of the Match Diubah untuk 8 Pemain Muslim
Piala Dunia 21 Juni 2026, 21:48
-
Jude Bellingham Bersinar, Debat Nomor 10 Inggris Mereda
Piala Dunia 21 Juni 2026, 20:49
-
Prediksi Piala Dunia 2026: Kolombia vs RD Kongo 24 Juni 2026
Piala Dunia 21 Juni 2026, 19:23
-
Laga Ke-1000 Piala Dunia dan Kemenangan Telak Jepang
Piala Dunia 21 Juni 2026, 19:18
LATEST EDITORIAL
-
6 Kemenangan Terbesar dalam Sejarah Piala Dunia
Editorial 15 Juni 2026, 16:55
-
10 Target Transfer Arsenal yang Patut Dipantau di Piala Dunia 2026
Editorial 12 Juni 2026, 14:41
-
10 Negara dengan Koleksi Trofi Mayor Terbanyak, Argentina Ungguli Brasil
Editorial 11 Juni 2026, 14:28








