Marcus Rashford, Bukti Bahwa Man United Masih Unggul Satu Hal dari Man City
Richard Andreas | 18 Januari 2020 05:40
Bola.net - Manchester City saat ini unggul jauh dari Manchester United pada hampir setiap urusan sepak bola sepak bola. Mereka punya skuad yang lebih baik dan menjalankan strategi transfer yang lebih baik. Namun, mengapa Man City sulit mempromosikan pemain-pemain muda mereka?
Saat ini tidak ada yang bisa meragukan kekuatan Man City. Mereka mengusung proyek besar beberapa tahun lalu dan mencapai puncaknya sejak ditangani Pep Guardiola.
Sayangnya, meski begitu dominan, Man City tidak bisa mengalahkan MU dalam satu hal: mempromosikan pemain muda secara reguler. Perbedaan ini begitu kentara, MU yang sekarang diperkuat banyak pemain akademi mereka sendiri.
Mengapa demikian? Apa yang kurang dari Man City? Mengutip Goal internasional, baca halaman berikutnya ya, Bolaneters!
Rashford-nya MU
Pekan lalu, Marcus Rahsford mencapai penampilan ke-200 bersama Setan Merah. Penyerang 22 tahun ini pun sudah tampil cukup baik di Timnas Inggris, dengan 10 gol internasional.
Setelah Rashford, dewasa ini muncul Mason Greenwood yang tidak kalah menarik. Dua pemain ini merupakan jebolan akademi MU, sama seperti Jesse Lingard, Andreas Pereira, Scott McTominay, dan Brandon Williams.
Semua pemain itu mendapatkan kesempatan, entah bermain baik atau buruk. Kondisi ini kontras dengan Man City, yang tidak bisa memberikan kesempatan pada pemain muda begitu saja.
Minimnya jumlah pemain jebolan akademi Man City cukup mengkhawatirkan. Padahal, jika bicara prestasi, akademi Man City termasuk kuat di kompetisi usia muda.
Gagal Menembus Skuad Utama
Satu dekade terakhir, tim muda Man City empat kali menjadi runner-up kompetisi FA Youth Cup dalam lima tahun terakhir. Catatan itu luar biasa, mereka punya tim kuat.
Nahasnya, meski akademi mereka sukses besar, hanya segelintir pemain-pemain itu yang bisa menembus tim utama. Pada akhirnya pemain-pemain bertalenta itu harus membela klub lain, yang mungkin membuat Man City menyesal.
Sebagai contoh, dari final FA Youth Cup 2015, Man City vs Chelsea, hanya Angelino yang mendapatkan kesempatan bermain di tim Man City musim ini, itu pun dia harus didatangkan kembali dari PSV.
Kontrasnya, dari tim muda Chelsea saat itu, ada Tammy Abraham dan Fikayo Tomori yang sudah jadi andalan Frank Lampard musim ini.
Pengecualian
Tentu tidak semua pemain muda Man City gagal bersinaer. Sebut saja Phil Foden dan Erick Garcia, juga boleh mempertimbangkan Jadon Sancho. Masalahnya, pemain-pemain itu pun tidak mendapatkan kesempatan karena skuad Man City sudah terlalu kuat.
Man City bisa mengembangkan level pemain-pemain muda mereka, bahkan ada banyak pemain yang bisa tampil baik di level senior. Namun, pada akhirnya pemain-pemain itu hanya akan jadi pelapis, menunggu kesempatan bermain.
Situasi Man City ini benar-benar berbeda dengan MU dan Rashford-nya. Rashford merupakan jebolan akademi MU, pernah berlatih bareng Cristiano Ronaldo. Kini, dia terbilang sebagai pemain paling penting dalam skuad MU.
Benar, Man City punya Foden, tapi dia harus menunggu kepergian David Silva hanya untuk mendapatkan menit bermain. Ketika Rahsford sudah jadi andalan dan memikul tanggung jawab besar, Foden masih belum berkembang sebagai salah satu pemain muda.
Sumber: Goal
Baca ini juga ya!
- Lini Serang MU Lebih Tajam Dari Lini Serang Liverpool, Begini Komentar Solskjaer
- Gentle, Solskjaer Akui Liverpool Tim Terbaik di Premier League
- Apakah MU akan Puasa Gelar Selama Liverpool? Solskjaer: Amit Amit, Jangan Sampai!
- Salah Ungkap Penyebab Dirinya Masih Mandul Lawan Manchester United
- Anfield, Panggung Pembuktian Skuat Muda Manchester United
TAG TERKAIT
BERITA TERKAIT
-
Liga Champions 21 Januari 2026, 11:34

-
Mikel Arteta Benarkan Wonderkid Arsenal Ini Segera Cabut dari Emirates Stadium
Liga Inggris 21 Januari 2026, 11:28
-
Habis Dihajar MU, Terbitlah Bodo/Glimt: Apa Kata Pep Guardiola?
Liga Champions 21 Januari 2026, 10:19
-
Manchester City Kalah Lagi, Erling Haaland: Maaf, Ini karena Salah Saya!
Liga Champions 21 Januari 2026, 10:05
-
Manchester City Tersungkur di Norwegia: Bodo/Glimt Bongkar Masalah Besar Guardiola
Liga Champions 21 Januari 2026, 09:15
LATEST UPDATE
-
Al Nassr Tekuk Damac, Ronaldo Cetak Gol ke-960 dan Pangkas Jarak dengan Al Hilal
Asia 22 Januari 2026, 03:33
-
Hasil Qarabag vs Eintracht Frankfurt: Drama Injury Time Singkirkan Wakil Jerman
Liga Champions 22 Januari 2026, 03:21
-
Hasil Galatasaray vs Atletico Madrid: Gol Bunuh Diri Selamatkan Tuan Rumah
Liga Champions 22 Januari 2026, 03:03
-
Prediksi Braga vs Nottm Forest 23 Januari 2026
Liga Eropa UEFA 22 Januari 2026, 03:00
-
Prediksi Celta Vigo vs LOSC 23 Januari 2026
Liga Eropa UEFA 22 Januari 2026, 03:00
-
Prediksi Roma vs VfB Stuttgart 23 Januari 2026
Liga Eropa UEFA 22 Januari 2026, 03:00
-
Prediksi Bologna vs Celtic 23 Januari 2026
Liga Eropa UEFA 22 Januari 2026, 00:45
-
Prediksi PAOK vs Real Betis 23 Januari 2026
Liga Eropa UEFA 22 Januari 2026, 00:45
-
Prediksi Fenerbahce vs Aston Villa 23 Januari 2026
Liga Eropa UEFA 22 Januari 2026, 00:45
-
Bayangan Starting XI Timnas Indonesia di FIFA Series 2026: Ujian Awal John Herdman
Tim Nasional 21 Januari 2026, 20:56
LATEST EDITORIAL
-
9 Pemain yang Pernah Bermain untuk Inter Milan dan Arsenal
Editorial 20 Januari 2026, 14:06
-
6 Bek Tengah yang Bisa Datangkan Liverpool Setelah Kehilangan Marc Guehi
Editorial 20 Januari 2026, 13:05
-
5 Pemain Liverpool yang Bisa Ikuti Jurgen Klopp ke Real Madrid
Editorial 19 Januari 2026, 12:24
-
4 Bek Tengah yang Bisa Jadi Target Chelsea di Bursa Januari: Ada Eks Real Madrid
Editorial 19 Januari 2026, 12:06





