Marcus Rashford Kritik Keras MU: Pergantian Manajer Terus-Menerus Bikin Klub Tanpa Arah
Richard Andreas | 14 Agustus 2025 13:28
Bola.net - Marcus Rashford menyampaikan kritik pedas terhadap manajemen Manchester United yang dinilai kehilangan arah sejak berakhirnya era Sir Alex Ferguson pada 2013. Striker yang kini dipinjamkan ke Barcelona itu menilai kebijakan klub terlalu reaktif dan tidak memiliki visi jangka panjang yang kokoh.
Pemain berusia 27 tahun tersebut menyoroti kebiasaan pergantian manajer yang terlalu sering hingga membuat tim terombang-ambing di "no man's land". United telah mengangkat tujuh pelatih permanen selama 11 tahun terakhir, termasuk penunjukan Ruben Amorim yang menggantikan Erik ten Hag pada November lalu.
Pandangan kritis Rashford terbentuk dari pengalaman panjangnya di Old Trafford sejak bergabung dengan akademi pada usia tujuh tahun. Meskipun dia tidak pernah bermain di tim utama saat Ferguson masih memimpin, ia menyaksikan langsung perubahan filosofi klub dari dekat.
Hilangnya Kesinambungan Era Ferguson
Dalam wawancara di podcast Rest is Football, Rashford mengungkapkan bagaimana prinsip bermain di era Ferguson tidak hanya diterapkan pada tim senior. Filosofi tersebut juga menjadi fondasi seluruh sistem akademi yang menciptakan kesinambungan bertahun-tahun.
Menurut Rashford, kepergian Ferguson mengakibatkan hilangnya fondasi kokoh tersebut karena setiap manajer baru membawa konsep dan strategi yang berbeda-beda. Kondisi ini membuat klub tidak pernah benar-benar memulai proses transisi yang sering diklaim pihak manajemen.
"Untuk bisa disebut transisi, Anda harus memulainya. Rasanya transisi itu bahkan belum dimulai," ungkap Rashford dengan nada kecewa. Pernyataan ini menggambarkan frustrasinya terhadap ketidakjelasan arah klub selama lebih dari satu dekade.
Dampak Pergantian Manajer Beruntun

Ole Gunnar Solskjaer tercatat sebagai manajer dengan masa jabatan terpanjang sejak Ferguson, yakni selama tiga tahun. Namun, bahkan di bawah kepemimpinannya, United gagal merebut gelar Premier League yang terakhir kali diraih pada musim 2012/2013.
Rashford menilai pergantian pelatih yang berkelanjutan membuat orientasi klub selalu berubah-ubah tanpa memiliki benang merah yang jelas. Meskipun sesekali berhasil menjuarai kompetisi piala, dia menganggap itu lebih berkat kualitas individual pelatih dan pemain ketimbang strategi jangka panjang yang matang.
"Jika arah selalu berubah, Anda tidak bisa berharap memenangkan liga. Anda berakhir di no man's land," tegas Rashford menggambarkan kondisi klub saat ini. Pernyataan tersebut mencerminkan keprihatinannya terhadap inkonsistensi yang terus berulang.
Dilema Ganda Sebagai Pemain dan Penggemar
Rashford menekankan bahwa kegagalan United mempertahankan konsistensi memberikan dampak emosional yang mendalam baginya. Posisinya yang ganda sebagai pemain sekaligus penggemar sejak kecil membuat rasa kecewa semakin terasa.
Dia berharap ke depannya United dapat kembali memiliki identitas permainan yang tegas dan konsisten. Hal ini akan memungkinkan setiap pelatih dan pemain baru berintegrasi dengan mudah tanpa mengubah karakter dasar klub.
"Sebagai pemain dan sebagai fan, rasanya 100 persen menyakitkan melihat klub seperti ini," pungkas Rashford. Pengakuan jujur ini menunjukkan betapa dalam rasa frustrasi yang dialami oleh salah satu produk akademi terbaik United terhadap kondisi klubnya saat ini.
Jangan sampai ketinggalan infonya
Nelangsa Barcelona Lihat Benjamin Sesko Gabung MU
Onana di Bawah Sorotan: Disebut Pembelian Terburuk MU Jelang Musim Baru
Wagelaseh! Manchester United Ingin Boyong Harry Kane dari Bayern Munchen
Kata Pemain Real Betis: Kami Menunggumu Kembali, Wahai Antony!
Dipepet MU, Barcelona Tergoda untuk Jual Fermin Lopez?
TAG TERKAIT
BERITA TERKAIT
-
Transfer Youri Tielemans ke Manchester United Dapat Nilai 9
Liga Inggris 26 Agustus 2026, 15:43
-
Arsenal dan Misi Treble Musim 2026/2027
Liga Inggris 26 Agustus 2026, 15:12
-
Manchester United Siapkan Tawaran Rp1,03 Triliun untuk Eduardo Camavinga
Liga Inggris 26 Agustus 2026, 15:00
LATEST UPDATE
-
AC Milan Bisa Meledak Bersama Ruben Amorim: Bukan Pelatih Biasa!
Liga Italia 26 Agustus 2026, 18:44
-
Transfer Tottenham Musim 2026/2027: Sudah Habiskan Rp10,37 Triliun!
Liga Inggris 26 Agustus 2026, 17:47
-
Alejandro Balde Sudah Ambil Keputusan, Manchester United Dipastikan Gigit Jari!
Liga Inggris 26 Agustus 2026, 16:58
-
Transfer Youri Tielemans ke Manchester United Dapat Nilai 9
Liga Inggris 26 Agustus 2026, 15:43
-
Arsenal dan Misi Treble Musim 2026/2027
Liga Inggris 26 Agustus 2026, 15:12
-
Manchester United Siapkan Tawaran Rp1,03 Triliun untuk Eduardo Camavinga
Liga Inggris 26 Agustus 2026, 15:00
-
Chelsea Sudah Siapkan Pengganti Enzo Fernandez, Nilainya Capai 90 Juta Pounds
Liga Inggris 26 Agustus 2026, 14:00
-
Tak Ada Darurat Lini Depan di Barcelona
Liga Spanyol 26 Agustus 2026, 13:17
-
Carlos Baleba Resmi Gabung Manchester United, Wayne Rooney Yakin Dampaknya Besar
Liga Inggris 26 Agustus 2026, 13:01
LATEST EDITORIAL
-
5 Pemain Manchester United yang Pernah Memakai Nomor 20 Sebelum Carlos Baleba
Editorial 26 Agustus 2026, 12:06
-
4 Klub yang Bisa Jadi Pelabuhan Nicolas Jackson, Aston Villa Paling Berpeluang?
Editorial 25 Agustus 2026, 11:33
-
5 Alternatif Bek Kiri Manchester United jika Gagal Mendapatkan Lewis Hall
Editorial 12 Agustus 2026, 12:51
-
6 Pemain yang Bisa Dijual Real Madrid demi Datangkan Rekrutan Baru
Editorial 5 Agustus 2026, 10:59






