Martial Melempem, Haruskah Cavani Jadi Starter untuk MU?
Richard Andreas | 28 Desember 2020 05:00
Bola.net - Edinson Cavani lebih sering bermain sebagai pengganti untuk Manchester United di Premier League musim ini. Dia hanya dua-tiga kali tampil sebagai starter, sisanya masuk sebagai pemain pengganti.
Kendati demikian, Cavani pun pernah membantu MU pada beberapa kesempatan penting. Teranyar dia tampil apik dari bangku cadangan pada hasil imbang 2-2 dengan Leicester City.
"Dia [Cavani] langsung membawa pengaruh dengna operan apik," kata Ole Gunnar Solskjaer setelah pertandingan.
Saat itu Cavani masuk sebagai pengganti di babak kedua, lalu menyodorkan bola untuk gol Bruno Fernandes. Seharusnya gol ini jadi penentu kemenangan jika bukan karena gol bunuh diri Axel Tuanzebe setelahnya.
Baca selengkapnya di bawah ini ya, Bolaneters!
Kontras kontribusi
Sebelum laga kontra Leicester, Cavani pun jadi penentu kemenangan MU atas Everton. Kala itu dia bermain sebagai starter karena Martial baru fit kembali setelah sakit.
Tentu, Cavani menjawabnya dengan gol krusial di menit ke-88 yang mengubah skor jadi 1-0 untuk MU. Sebelumnya laga berjalan alot dan nyaris berakhir imbang.
Gol ini melepaskan tekanan di pundak pemain MU, lalu setelahnya Martial mencetak gol pemungkas di menit ke-90+6.
Kontribusi Cavani ini begitu kontras dengan Martial, yang baru mencetak satu gol meski sudah sembilan kali jadi starter di Premier League.
Cavani atau Martial?
Jika kedua striker ini dalam kondisi fit, siapa yang lebih cocok dipercaya Solskjaer: striker yang lebih berpengalaman meski tak lagi muda, atau striker yang belum juga mencapai level terbaiknya meski terus diberi kesempatan?
Sebenarnya Solskjaer sudah beberapa kali diserang pertanyaan semacam ini, tapi jawabannya selalu mencoba netral. "Edinson telah cedera cukup lama sebelum ini," kata Solskjaer.
"Dia bermain penuh, pada laga yang menuntut kemampuan fisiknya kontra Everton kemarin, jadi kami memutuskan mencadangkan dia untuk laga ini [vs Leicester]."
Pengakuan Solskjaer
Cavani mungkin sudah berusia 33 tahun, plus hanya meneken kontrak satu tahun di MU. Namun, bisa jadi MU akan menggunakan tenaganya lebih dari akhir musim ini.
"Dia harus terbiasa dengan itu untuk sementara [dicadangkan] seiring usahanya membiasakan diri dengan sepak bola Inggris, juga dengan tuntutan musim ini," sambung Solskjaer.
"Dia memberikan dampak besar hari ini [vs Leicester]," tutupnya.
Sumber: Sky Sports
Baca ini juga ya!
- Frank Lampard Tidak Bisa Berleha-leha, Harusnya Tahu Chelsea Doyan Pecat Pelatih
- Liverpool Payah, Klopp Akui West Brom Layak Dapat Poin di Anfield
- Mantan Asisten Unai Emery pun Ikut Dukung Mikel Arteta di Arsenal
- Arsenal tak Lagi Ngebet Kejar Aouar, Ada Apa?
- Apa Kabarnya Skuat Utama Liverpool yang Terakhir Dipimpin Gerard Houllier?
TAG TERKAIT
BERITA TERKAIT
-
Erling Haaland Ngetroll Arsenal Lewat Aksi yang Kocak Habis
Liga Inggris 20 April 2026, 09:39
-
Jadwal Lengkap Premier League 2025/2026 Live di SCTV dan Vidio
Liga Inggris 20 April 2026, 08:58
-
Arsenal vs Man City, Perebutan Gelar Premier League Makin Panas
Liga Inggris 20 April 2026, 07:00
-
Hasil Lengkap, Klasemen, Jadwal dan Top Skor Premier League 2025/2026
Liga Inggris 20 April 2026, 05:17
LATEST UPDATE
-
Jadwal Live Streaming MotoGP Spanyol 2026 di Vidio, 24-26 April 2026
Otomotif 20 April 2026, 11:55
-
Jadwal Lengkap Balapan MotoGP 2026
Otomotif 20 April 2026, 11:43
-
Jadwal Live Streaming Seri 1 Mandalika Racing Series 2026, 24-26 April 2026
Otomotif 20 April 2026, 11:39
-
Jadwal Lengkap Balapan Pertamina Mandalika Racing Series 2026
Otomotif 20 April 2026, 10:55
LATEST EDITORIAL
-
9 Kandidat Pengganti Alvaro Arbeloa di Real Madrid
Editorial 16 April 2026, 23:37
-
6 Top Skor Sepanjang Masa Liga Champions
Editorial 15 April 2026, 20:59
-
10 Kegagalan Juara Paling Tragis di Premier League, Arsenal 2025/2026 Menyusul?
Editorial 14 April 2026, 18:00











