Mason Mount Kurang Dihargai? Pelatih Inggris: Tidak Kok
Richard Andreas | 16 Oktober 2020 04:00
Bola.net - Pelatih Timnas Inggris, Gareth Southgate, meyakini bahwa Mason Mount merupakan salah satu pemain berbakat yang kurang dihargai. Southgate yakin Mount bisa berkembang jadi pemain top.
Baru-baru ini, Mount mencetak gol kemenangan saat Inggris menaklukkan Belgia 2-1 pada ajang UEFA Nations League (UNL). Performanya secara keseluruhan pun terbilang impresif.
Mount bahkan disebut-sebut bisa berkembang jadi sehebat Kevin De Bruyne karena punya gaya bermain yang mirip. Gelandang Chelsea ini punya visi bermain apik dan akurasi operan yang mumpuni.
Kini apa kata Southgate soal Mount? Baca selengkapnya di bawah ini ya, Bolaneters!
Pemain top
Pertama-tama, Southgate menegaskan bahwa Mount merupakan pemain top. Mount baru berusia 21 tahun, dan sudah menunjukkan kedewasaan bermain.
Yang lebih penting, Mount tahu apa yang perlu dilakukan untuk membantu tim. Dia juga mampu bertahan dengan baik dalam situasi sulit.
"Dia [Mount] pemain top. Dia bisa menerima bola di bawah tekanan," buka Southgate kepada Squawka.
"Pergerakannya cerdas. Dia, tentu saja, masih butuh belajar. Menemukan ruang kosong di babak pertama [vs Belgia] sangat sulit."
"Namun dalam pertandingan yang alot seperti ini, para penyerang pun penting dalam tugas defensif, dan pemain seperti dia bisa melakukan keduanya," imbuhnya.
Penting untuk Inggris
Musim 2020/21 ini diyakini akan berjalan alot untuk Mount di level klub. Chelsea mendatangkan banyak pemain baru yang mungkin menggusur posisinya di lapangan.
Southgate tahu situasi itu, tapi baginya Mount tetaplah pemain spesial untuk tim Inggris saat ini.
"Saya membaca banyak hal soal Mason dan saya kira dia adalah pemain yang sangat kurang dihargai, tapi tidak oleh kami," sambung Southgate.
"Dia menekan dengan sangat baik, dia mengalirkan bola dengan cepat, dan dia benar-benar membantu dengan menciptakan dua-tiga peluang, dampak yang nyata untuk pertandingan," tandasnya.
Sumber: Squawka
Baca ini juga ya!
- Sudah ada Mendy, Chelsea Masih Ngidam Donnarumma
- Klopp Dianggap Layak Dapatkan Medali Karena Sukses Boyong Thiago ke Liverpool
- Chelsea Bakal Lepas N'Golo Kante di Bulan Januari, Siapa yang Mau Beli?
- Jelang Derby Everton vs Liverpool, Klopp Puji Kinerja Ancelotti
- Bos Prancis: Paul Pogba adalah Seorang Pemimpin!
TAG TERKAIT
BERITA TERKAIT
-
Kritik Wasit Pep Guardiola Dinilai Tak Logis, Ini Rangkaian Faktanya
Liga Inggris 27 Januari 2026, 19:14
-
Masa Depan Bruno Fernandes di Old Trafford Dipertanyakan, Begini Dilema Man United
Liga Inggris 27 Januari 2026, 18:46
-
Dari Penentu ke Korban: Gol Menit Akhir Jadi Musuh Baru Liverpool
Liga Inggris 27 Januari 2026, 18:15
LATEST UPDATE
-
Casemiro Bidik Piala Dunia 2026, Performa di Man United Jadi Kunci
Liga Inggris 27 Januari 2026, 22:50
-
Barcelona Dicampakkan Dro Fernandez, Presiden Klub Bahkan Dibuat Terkejut
Liga Spanyol 27 Januari 2026, 22:17
-
John Herdman Blak-blakan Alasannya Mengunjungi Latihan Persija, Pantau Pemain Muda
Tim Nasional 27 Januari 2026, 22:11
-
Prediksi Athletic Bilbao vs Sporting Lisbon, 29 Januari 2026
Liga Champions 27 Januari 2026, 21:52
-
Arsenal Krisis Gol: Penyerang Tumpul dan Tak Mampu Cetak Gol dari Open Play
Liga Inggris 27 Januari 2026, 21:32
-
Klasemen Grup A AFC Futsal Asian Cup 2026: Timnas Indonesia Peringkat Berapa?
Tim Nasional 27 Januari 2026, 21:00
-
Endrick: Kebangkitan Sang Penyerang, Dua Laga, Tiga Gol, Satu Assist di Lyon
Liga Eropa Lain 27 Januari 2026, 20:56
-
Manchester United Siapkan Tur Pramusim ke Skandinavia, Pertama dalam Hampir 30 Tahun
Liga Inggris 27 Januari 2026, 20:05
LATEST EDITORIAL
-
5 Pemain yang Pernah Berseragam Borussia Dortmund dan Inter Milan
Editorial 27 Januari 2026, 16:30
-
6 Calon Pengganti Casemiro di Manchester United
Editorial 27 Januari 2026, 10:41
-
5 Bintang Manchester United yang Bisa Bersinar di Bawah Michael Carrick
Editorial 23 Januari 2026, 06:04
-
9 Pemain yang Pernah Bermain untuk Inter Milan dan Arsenal
Editorial 20 Januari 2026, 14:06
-
6 Bek Tengah yang Bisa Datangkan Liverpool Setelah Kehilangan Marc Guehi
Editorial 20 Januari 2026, 13:05







