Masterclass Enzo Maresca! Ini Alasan di Balik 3 Pergantian Jitu yang Bikin Chelsea Mengamuk vs Nottingham Forest
Afdholud Dzikry | 19 Oktober 2025 07:51
Bola.net - Enzo Maresca membuat sebuah keputusan berani saat Chelsea menjamu Nottingham Forest, Sabtu (18/10/2025) malam WIB dalam lanjutan Premier League. Ia tanpa ragu melakukan tiga pergantian pemain sekaligus di jeda paruh waktu.
Pergantian massal itu dilakukan setelah timnya tampil kurang meyakinkan di babak pertama. Hasilnya, The Blues sukses mengamuk di babak kedua dan menang telak 3-0.
Setelah laga, Maresca pun membeberkan alasan di balik keputusannya yang tidak biasa itu. Ternyata, ada sebuah rencana tersembunyi dan adaptasi taktik jitu di dalamnya.
Ia menjelaskan bahwa pergantian itu bukan sekadar reaksi atas performa buruk. Melainkan sebuah kombinasi dari manajemen kebugaran, dorongan kepercayaan diri, dan respons cerdas terhadap strategi lawan.
Tiga Pergantian Kunci Kemenangan
Enzo Maresca tidak ragu untuk merombak komposisi timnya setelah melihat kebuntuan di babak pertama. Romeo Lavia, Alejandro Garnacho, dan Andrey Santos ditarik keluar secara bersamaan.
Sebagai gantinya, ia memasukkan Moises Caicedo, Jamie Gittens, dan Marc Guiu. Perubahan ini terbukti menjadi kunci yang membuka keran gol dan kemenangan The Blues di babak kedua.
"Saya selalu mencoba melakukan yang terbaik," ujar Maresca saat ditanya soal tiga pergantiannya.
"Terkadang saya salah, terkadang saya benar. Tetapi pada momen ini, ini lebih tentang melindungi pemain," lanjutnya.
Rencana Tersembunyi untuk Lavia dan Caicedo
Secara mengejutkan, Maresca mengungkapkan bahwa pergantian Romeo Lavia sebenarnya sudah direncanakan. Sang pemain memang hanya diproyeksikan untuk bermain selama 45 menit saja.
Hal ini dilakukan untuk bisa membangun kembali kepercayaan diri Lavia setelah pulih dari cedera. Di sisi lain, Moises Caicedo juga diakui belum bisa bermain penuh selama 90 menit.
"Kami sudah tahu bahwa Romeo tidak akan bermain 90 menit. Rencana untuk Romeo adalah 45 menit," kata Maresca.
"Moi tidak bisa bermain 90 menit, jadi keputusannya adalah memulai dengan Moi atau memulai dengan Romeo. Dan Romeo butuh kepercayaan diri, dia butuh dorongan," jelasnya.
Memberi Kesempatan untuk Garnacho
Untuk pergantian lainnya, Maresca menjelaskan alasannya tetap memainkan Alejandro Garnacho sejak awal. Ia ingin memberi kesempatan lagi pada sang winger setelah tampil gemilang di laga sebelumnya.
Garnacho diketahui bermain fantastis saat Chelsea berhadapan dengan Liverpool. Meskipun akhirnya diganti, Maresca menilai pemain penggantinya, Jamie Gittens, juga tampil cukup baik.
"Kemudian Garna memainkan laga yang fantastis melawan Liverpool," ungkap Maresca.
"Jadi bagus untuk memberinya kesempatan lagi. Jamie masuk, dia baik-baik saja," tambahnya.
Adaptasi Cerdas Terhadap Taktik Lawan
Terakhir, Maresca juga membeberkan adanya alasan taktikal di balik perubahannya. Ia mengaku cukup terkejut dengan formasi lima bek yang diterapkan oleh Nottingham Forest.
Awalnya, ia mengira bahwa tim lawan akan bermain dengan formasi empat bek. Strategi yang ia siapkan dengan menempatkan Joao Pedro sebagai ujung tombak tunggal menjadi kurang efektif melawan lima bek.
"Kami juga merencanakan permainan dengan mengharapkan mereka bermain dengan empat bek, bukan lima bek," kata Maresca.
"Jika Anda ingat, West Ham tandang, lima bek, kami memainkan Liam Delap dan Joao Pedro melawan lima bek. Jadi kami mengharapkan mereka empat bek, tetapi mereka lima bek. Dan kemudian setelah jeda, kami berubah," pungkasnya.
TAG TERKAIT
BERITA TERKAIT
-
Kebangkitan Kobbie Mainoo Jadi Momen Emas bagi Ineos di Manchester United, Kok Bisa?
Liga Inggris 20 Januari 2026, 17:11
-
Michael Carrick Ingin Boyong Pemain Middlesbrough ini ke Manchester United?
Liga Inggris 20 Januari 2026, 16:22
-
Ian Wright Ngeri-ngeri Sedap Lihat Penampilan MU, Bakal Jadi Momok Bagi Arsenal!
Liga Inggris 20 Januari 2026, 16:03
-
Gercep, MU Lagi Nego Tipis-tipis dengan Pelatih asal Italia Ini
Liga Inggris 20 Januari 2026, 15:52
LATEST UPDATE
-
Man of the Match Real Madrid vs Monaco: Vinicius Junior
Liga Champions 21 Januari 2026, 05:51
-
Hasil Copenhagen vs Napoli: Partenopei Gagal Menang Meski Unggul Jumlah Pemain
Liga Champions 21 Januari 2026, 05:29
-
Hasil Villarreal vs Ajax: Kapal Selam Kuning Karam Lebih Dini
Liga Champions 21 Januari 2026, 05:27
-
Sporting CP vs PSG: Les Parisiens Jatuh di Lisbon
Liga Champions 21 Januari 2026, 05:19
-
Hasil Olympiakos vs Leverkusen: Wakil Yunani Buka Peluang Lolos ke Play-off
Liga Champions 21 Januari 2026, 05:17
-
Hasil Tottenham vs Dortmund: Spurs Jaga Rekor Kandang Sempurna di Liga Champions
Liga Champions 21 Januari 2026, 05:11
-
Hasil Inter vs Arsenal: Meriam London Hancurkan Nerazzurri di Giuseppe Meazza
Liga Champions 21 Januari 2026, 05:04
-
Hasil Real Madrid vs Monaco: Kylian Mbappe dkk Pesta Setengah Lusin Gol
Liga Champions 21 Januari 2026, 05:03
-
Gagal Bersinar di Old Trafford, Ugarte Bakal Ditukar dengan Bintang Muda Sunderland
Liga Inggris 21 Januari 2026, 04:59
-
Hasil Bodo/Glimt vs Man City: Haaland Mandul, The Citizens Babak Belur
Liga Champions 21 Januari 2026, 03:34
-
Kairat vs Club Brugge: Brugge Gasak Tuan Rumah 4-1
Liga Champions 21 Januari 2026, 03:03
-
Prediksi Newcastle vs PSV 22 Januari 2026
Liga Champions 21 Januari 2026, 03:00
-
Prediksi Marseille vs Liverpool 22 Januari 2026
Liga Champions 21 Januari 2026, 03:00
LATEST EDITORIAL
-
9 Pemain yang Pernah Bermain untuk Inter Milan dan Arsenal
Editorial 20 Januari 2026, 14:06
-
6 Bek Tengah yang Bisa Datangkan Liverpool Setelah Kehilangan Marc Guehi
Editorial 20 Januari 2026, 13:05
-
5 Pemain Liverpool yang Bisa Ikuti Jurgen Klopp ke Real Madrid
Editorial 19 Januari 2026, 12:24
-
4 Bek Tengah yang Bisa Jadi Target Chelsea di Bursa Januari: Ada Eks Real Madrid
Editorial 19 Januari 2026, 12:06



