Matthijs de Ligt Masih Bek Fantastis, Masalahnya Cuma Soal Mental!
Richard Andreas | 15 September 2025 17:40
Bola.net - Matthijs de Ligt mendapatkan dukungan moral dari legenda Manchester United, Jaap Stam, menyusul penampilannya yang dinilai belum optimal sejak bergabung ke Old Trafford. Bek asal Belanda tersebut didatangkan dari Bayern Munchen pada musim panas 2024, namun kontribusinya masih belum memenuhi ekspektasi tinggi.
De Ligt hingga saat ini telah tampil di seluruh kompetisi yang diikuti United pada musim 2025/26. Meskipun menjadi pilihan utama di lini pertahanan, banyak pihak menilai mantan kapten Ajax itu belum sepenuhnya menampilkan performa puncaknya di bawah komando Ruben Amorim.
Reputasi De Ligt sempat meroket setelah tampil gemilang bersama Ajax di Liga Champions 2018/19. Namun, perjalanan kariernya di Juventus dan Bayern Munchen tidak berlangsung sesuai harapan, hingga akhirnya memutuskan mencari tantangan baru di Premier League.
Stam Soroti Aspek Mental Sebagai Kunci
Jaap Stam meyakini De Ligt masih memiliki kemampuan untuk menjadi bek kelas atas di Manchester United. Menurut analisisnya, kepercayaan diri yang pernah terlihat kuat saat membela Ajax kini seringkali menghilang ketika mengenakan jersey Setan Merah.
"Melawan Arsenal, Matthijs bermain kuat dan akurat seperti biasanya. Namun di United, sulit melihat apa yang benar-benar diharapkan dari seorang bek," ungkap Stam kepada Algemeen Dagblad.
"Kadang kondisi di lapangan membuat pemain bertahan sulit tampil maksimal. Itu yang saya lihat pada Matthijs," lanjutnya menjelaskan tantangan yang dihadapi bek berusia 25 tahun tersebut.
Stam kemudian menambahkan observasinya tentang perubahan karakter bermain De Ligt. "Saya terkadang merindukan rasa percaya diri dalam bertahan dan membangun serangan yang dulu ia tunjukkan di Ajax. Namun, saya yakin dia masih punya itu. Kadang rasa tidak aman muncul karena situasi di depan Anda."
Pengalaman Serupa dari Masa Lalu

Legenda bertahan United itu juga berbagi pengalaman pribadinya untuk memberikan perspektif yang lebih dalam.
"Saya pernah merasakannya. Meski begitu, Matthijs adalah bek fantastis yang terus berjuang," kata Stam dengan penuh empati.
"Saya berharap dia melanjutkan tren positif ini dan kita bisa melihat kembali De Ligt yang lama," tambahnya sambil menyatakan optimisme terhadap masa depan bek Belanda tersebut.
Dukungan dari sesama pemain asal Belanda ini diharapkan dapat memberikan motivasi tambahan bagi De Ligt.
Kesempatan Pembuktian Diri Melawan Chelsea
Manchester United kini memiliki waktu persiapan yang lebih leluasa setelah tidak berkompetisi di ajang Eropa musim ini. Amorim dapat memanfaatkan jeda tersebut untuk membenahi tim menyusul kekalahan telak 0-3 dari Manchester City dalam derby Manchester.
Pertandingan selanjutnya akan mempertemukan United dengan Chelsea pada 20 September dalam lanjutan Premier League. Duel tersebut berpotensi menjadi momen krusial bagi De Ligt untuk membuktikan kualitas sebenarnya dan menjawab berbagai keraguan yang mulai bermunculan di sekitar performanya.
Dengan dukungan dari figur seperti Stam dan kepercayaan dari pelatih, De Ligt memiliki peluang untuk bangkit dan menunjukkan mengapa United bersedia mengeluarkan investasi besar untuk mendatangkannya dari Bayern Munchen.
Jangan sampai ketinggalan infonya
Amorim Diminta Rombak Total Lini Tengah MU: Mainoo Harus Starter, Ngapain Mainkan Sesko?
Tottenham vs Villarreal: Duel Dua Tim yang Pernah Menundukkan Manchester United di Final Liga Europa
Rooney Bongkar Borok Transfer Man United: Curigai Adanya 'Pembelian Panik' dan Sayangkan Kegagalan Rekrut Donnarumma
Benjamin Sesko Jadi Korban Taktik MU, Calon 'Rasmus Hojlund Jilid 2'?
MU Hancur, tapi Statistik Ruben Amorim Lebih Parah dari yang Dibayangkan
TAG TERKAIT
BERITA TERKAIT
-
Bintang Timnas Pantai Gading Ini Masuk Daftar Pantau Manchester United
Liga Inggris 18 Juni 2026, 21:01
LATEST UPDATE
-
Manchester United Cari Striker Baru, Bakal Balikan dengan Sang Mantan?
Liga Inggris 21 Juni 2026, 14:30
-
Man of the Match Jepang vs Tunisia: Ayase Ueda
Piala Dunia 21 Juni 2026, 13:10
-
Swedia akui Kedigdayaan Belanda, Tapi Harusnya Bisa Main Lebih Baik Lagi!
Piala Dunia 21 Juni 2026, 10:45
-
Man of the Match Ekuador vs Curacao: Eloy Room
Piala Dunia 21 Juni 2026, 09:04
-
Soal Rumor Cristian Romero Merapat ke MU, Begini Kata Fabrizio Romano
Liga Inggris 21 Juni 2026, 08:30
-
Link Streaming Piala Dunia 2026: Tunisia vs Jepang
Piala Dunia 21 Juni 2026, 08:02
-
MU Kelamaan, Klub EPL Ini Mau Tikung Transfer Mateus Fernandes
Liga Inggris 21 Juni 2026, 07:34
LATEST EDITORIAL
-
6 Kemenangan Terbesar dalam Sejarah Piala Dunia
Editorial 15 Juni 2026, 16:55
-
10 Target Transfer Arsenal yang Patut Dipantau di Piala Dunia 2026
Editorial 12 Juni 2026, 14:41
-
10 Negara dengan Koleksi Trofi Mayor Terbanyak, Argentina Ungguli Brasil
Editorial 11 Juni 2026, 14:28













