Maurizio Sarri, Pelatih Dingin yang Bisa Membuat Pemain Chelsea Menangis
Richard Andreas | 19 April 2020 05:40
Bola.net - Karier Maurizio Sarri di Chelsea memang tidak berumur panjang. Dia hanya satu musim menangani The Blues dan mempersembahkan satu trofi Liga Europa. Tidak buruk, tapi tidak bisa disebut baik.
Ya, perjalanan singkat Sarri di Stamford Bridge tidak bisa dikatakan baik karena hubungannya dengan ruang ganti yang bermasalah. Sebagian pemain The Blues diduga tidak cocok dengan gaya melatih Sarri.
Sarri sering dikritik karena pilihan formasi dan susunan pemain yang meragukan. Peforma Chelsea merosot, Sarri nyaris dipecat, tapi pada akhirnya mereka bisa kembali ke jalur yang tepat.
The Blues bahkan mampu mengamankan satu tempat di empat besar dan menjuarai Liga Europa. Saat itulah pemain Chelsea baru memahami karakter Sarri, tapi semuanya sudah terlambat.
Apa kata Sarri? Baca selengkapnya di bawah ini ya, Bolaneters!
Mereka Menangis
Sarri tidak membantah, dia mengakui hubungannya dengan pemain-pemain Chelsea tidak terlalu baik. Namun, ternyata banyak pemain The Blues yang menangis ketika Sarri membeberkan keputusannya meninggalkan klub.
Tangis itu berarti bahwa Sarri meninggalkan kesan yang mendalam bagi sejumlah pemain. Karakternya yang dingin akhirnya mulai dipahami.
"Saya punya hubungan yang bertentangan dengan ruang ganti Chelsea, tapi ketika saya berkata pada mereka bahwa saya akan pergi, banyak dari mereka yang menangis," ujar Sarri di laman YouTube resmi Juventus.
"Saya bukanlah sosok yang banyak menepuk punggung orang lain untuk mendukung mereka. Saya lebih sering bicara soal kesalahan mereka daripada soal hal-hal positif yang mereka lakukan."
Butuh Waktu
Sarri tidak menyalahkan siapa pun. Dia memahami apa yang dirasakan para pemain, memahami karakter orang lain dan menerimanya bukan perkara mudah. Dia tahu bahwa beberapa bulan terakhirnya di Stamford Bridge berjalan baik.
"Saya kira [karakter] itu membawa dampak besar, tapi mereka akhirnya belajar menerima siapa diri Anda," sambung Sarri.
"Hubungan terbaik saya tercipta dengan para pemain yang jarang saya mainkan, jadi saya kira mereka menyadari sesuatu begitu menerima karakter Anda."
Sekarang sebagai pelatih Juventus, Sarri mengaku tidak tertarik kembali ke Premier League. Dia merindukan persaingan liganya, tapi tidak dengan kota dingin di Inggris.
Sumber: Juventus
Baca ini juga ya!
TAG TERKAIT
BERITA TERKAIT
-
Piala Dunia 2026 Pecahkan Rekor! Ini Cara Seluruh 308 Gol Tercipta
Piala Dunia 22 Juli 2026, 16:47
-
Alasan Manchester United Enggan Belanja Pemain Tembus 100 Juta Pounds
Liga Inggris 22 Juli 2026, 14:00
LATEST UPDATE
-
Karim Adeyemi Resmi Gabung Barcelona dari Borussia Dortmund
Liga Spanyol 23 Juli 2026, 18:24
-
Timnas Indonesia di Piala AFF 2026: Persaingan Ketat dan Optimisme Juara
Tim Nasional 23 Juli 2026, 15:59
-
Jordi Amat Bidik Gelar Juara Piala AFF 2026 Bersama Timnas Indonesia
Bola Indonesia 23 Juli 2026, 15:31
-
Jurgen Klopp Selangkah Lagi Latih Timnas Jerman
Piala Dunia 23 Juli 2026, 12:01
LATEST EDITORIAL
-
6 Alternatif Enzo Fernandez untuk Real Madrid
Editorial 3 Juli 2026, 14:19
-
Makin Panas! 5 Opsi Klub Baru Julian Alvarez, Barcelona Jadi Tujuan Impian
Editorial 24 Juni 2026, 15:34
















