Membedah Peluang Kai Havertz di Chelsea, Apa yang Bisa Diberikan?
Asad Arifin | 7 September 2020 07:26
Bola.net - Kai Havertz menjadi pembelian paling mahal Chelsea di awal musim 2020/2021 ini. Hadirnya eks pemain Bayer Leverkusen pun dianggap akan memberi dampak besar bagi lini depan The Blues. Benarkah begitu?
Chelsea menyepakati transfer 80 juta pounds plus 20 juta add-on. Itu berarti, mereka memecahkan rekor transfer Kepa Arrizabalaga 71,6 juta pounds atau Rp1,32 triliun pada musim panas 2018.
"Kai adalah satu di antara pemain terbaik seusianya di dunia sepak bola, jadi kami sangat senang bahwa masa depannya ada di Chelsea," kata Direktur Chelsea, Marina Granovskaia di situs resmi Chelsea, Sabtu (5/9/2020) dini hari WIB.
"Dia telah membuktikan di satu di antara liga terbaik di Eropa, dia bermain untuk tim nasional Jerman dan dia adalah bakat yang dinamis dan menarik. Kami senang dapat merekrutnya sebelum musim dimulai," ujarnya lagi.
Kini, Kai Havertz bergabung bersama Hakim Ziyech, Timo Werner, dan Ben Chilwell di Chelsea. Lantas, apa yang bisa ditawarkan bintang muda Timnas Jerman itu di Premier League?
Variasi Posisi
Kai Havertz punya kemampuan istimewa di mana dia bisa bermain di tiga posisi yang berbeda. Ketika masih bermain di Leverkusen, Kai Havertz dikenal bisa bermain di tiga posisi yang berbeda.
Spesialisasinya adalah gelandang serang dan winger kanan, tetapi dia juga fasih bermain sebagai penyerang tengah.
Pada musim 2019/2020 lalu, dia memang mulai jarang bermain di posisi winger kanan. Dari catatan Whoscored, dia hanya 10 kali bermain di posisi itu. Namun, hasilnya sangat bagus, empat gol dan tiga assist.
Pada musim 2018/2019 lalu, Kai Havertz lebih sering bermain sebagai winger kanan. Dia mampu tampil sangat bagus dengan 17 gol di Bundesliga.
Pada musim 2019/2020, Kai Havertz 17 kali bermain sebagai gelandang serang bersama Leverkusen. Hasilnya, empat gol dan empat assist. Kai Havertz punya kemampuan yang bagus dalam melihat peluang dan melepas umpan. Sangat cocok untuk posisi ini.
German Connection
Havertz mengaku senang bisa bergabung ke Chelsea karena ia bakal bisa belajar banyak ke Lampard yang merupakan idolanya semasa menjadi pemain.
Tak hanya Lampard, Havertz juga mengungkapkan beberapa faktor lain yang membuatnya yakin bergabung ke Chelsea, termasuk keberadaan sejumlah pemain Jerman.
"Saya rasa sangat menyenangkan karena Chelsea memiliki banyak pemain muda dan saya mengenal beberapa pemain seperti Timo Werner dan Antonio Rudiger," tutur Havertz.
"Saya bermain bersama mereka di tim nasional dan mereka teman baik saya, jadi saya ini sangat bagus untuk saya," lanjutnya.
"Selain itu, Chelsea juga memiliki banyak pemain muda dan pemain Inggris, itu sangat menyenangkan dan merupakan sebuah proyek besar. Semoga kami bisa meraih banyak kesuksesan," tandasnya.
Sumber: Chelsea FC
Disadur dari Bola.com (Penulis: Gregah Nurikhsani, 7 September 2020)
Baca Ini Juga:
- Lagi, Giroud Tegaskan Siap Bersaing dengan Timo Werner di Lini Serang Chelsea
- Gangguan MU dan Chelsea, Liverpool Lagi-Lagi Didesak Beli Pemain Top
- Gawat! Hadirnya Kai Havertz di Chelsea Picu Rasa Frustrasi Mount
- Gawat, Dua Pemain Anyar Chelsea Terancam Absen di Laga Pembuka Premier League
- Lionel Messi Gagal ke Manchester City, Legenda Liverpool yang Kecewa
TAG TERKAIT
BERITA TERKAIT
-
Kebangkitan Kobbie Mainoo Jadi Momen Emas bagi Ineos di Manchester United, Kok Bisa?
Liga Inggris 20 Januari 2026, 17:11
-
Michael Carrick Ingin Boyong Pemain Middlesbrough ini ke Manchester United?
Liga Inggris 20 Januari 2026, 16:22
-
Ian Wright Ngeri-ngeri Sedap Lihat Penampilan MU, Bakal Jadi Momok Bagi Arsenal!
Liga Inggris 20 Januari 2026, 16:03
LATEST UPDATE
-
Hasil Copenhagen vs Napoli: Partenopei Gagal Menang Meski Unggul Jumlah Pemain
Liga Champions 21 Januari 2026, 05:29
-
Hasil Villarreal vs Ajax: Kapal Selam Kuning Karam Lebih Dini
Liga Champions 21 Januari 2026, 05:27
-
Sporting CP vs PSG: Les Parisiens Jatuh di Lisbon
Liga Champions 21 Januari 2026, 05:19
-
Hasil Olympiakos vs Leverkusen: Wakil Yunani Buka Peluang Lolos ke Play-off
Liga Champions 21 Januari 2026, 05:17
-
Hasil Tottenham vs Dortmund: Spurs Jaga Rekor Kandang Sempurna di Liga Champions
Liga Champions 21 Januari 2026, 05:11
-
Hasil Inter vs Arsenal: Meriam London Hancurkan Nerazzurri di Giuseppe Meazza
Liga Champions 21 Januari 2026, 05:04
-
Hasil Real Madrid vs Monaco: Kylian Mbappe dkk Pesta Setengah Lusin Gol
Liga Champions 21 Januari 2026, 05:03
-
Gagal Bersinar di Old Trafford, Ugarte Bakal Ditukar dengan Bintang Muda Sunderland
Liga Inggris 21 Januari 2026, 04:59
-
Hasil Bodo/Glimt vs Man City: Haaland Mandul, The Citizens Babak Belur
Liga Champions 21 Januari 2026, 03:34
-
Kairat vs Club Brugge: Brugge Gasak Tuan Rumah 4-1
Liga Champions 21 Januari 2026, 03:03
-
Prediksi Newcastle vs PSV 22 Januari 2026
Liga Champions 21 Januari 2026, 03:00
-
Prediksi Marseille vs Liverpool 22 Januari 2026
Liga Champions 21 Januari 2026, 03:00
-
Prediksi Juventus vs Benfica 22 Januari 2026
Liga Champions 21 Januari 2026, 03:00
-
Prediksi Chelsea vs Pafos 22 Januari 2026
Liga Champions 21 Januari 2026, 03:00
LATEST EDITORIAL
-
9 Pemain yang Pernah Bermain untuk Inter Milan dan Arsenal
Editorial 20 Januari 2026, 14:06
-
6 Bek Tengah yang Bisa Datangkan Liverpool Setelah Kehilangan Marc Guehi
Editorial 20 Januari 2026, 13:05
-
5 Pemain Liverpool yang Bisa Ikuti Jurgen Klopp ke Real Madrid
Editorial 19 Januari 2026, 12:24
-
4 Bek Tengah yang Bisa Jadi Target Chelsea di Bursa Januari: Ada Eks Real Madrid
Editorial 19 Januari 2026, 12:06


