Memphis Depay: Semua Orang Tahu Saya Gagal di MU
Asad Arifin | 19 September 2018 15:23
- Penyerang asal Belanda, Memphis Depay, mengakui jika dia pernah gagal saat bermain bersama Manchester United. Namun, Memphis yakin bahwa penampilan di United bukanlah gambaran dari kualitasnya.
Memphis pindah ke Unied pada musim 2015/16 lalu. Ketika itu, United membeli Memphis dengan harga 34 juta euro. Pada tahun tersebut, angka itu bisa dibilang mahal. Apalagi, Memphis datang pada usia 21 tahun.
Bekal sebagai top skor Eredivisie dengan torehan 22 gol jadi bekal Memphis saat pindah ke Old Trafford. Namun, dia justru gagal bersaing di lini depan Setan Merah. Memphis tak pernah benar-benar bersinar di Premier League.
Pada musim pertamanya, Memphis hanya bisa mencetak dua gol saja di Premier League. Musim berikutnya, dia pun harus rela menjalani masa peminjaman ke klub Ligue 1, Lyon. Memphis pun gagal di United.
Akui Gagal di United
Memphis bermain bagus pada musim 2017/18 lalu bersama Lyon. Pemain berusia 24 tahun jadi tulang punggung serangan Lyon dengan catatan 19 gol di Ligeu 1. Memphis sukses di Lyon, tapi mengaku gagal di United.
Semua orang sudah tahu bahwa saya gagal di United, itulah kisah saya. Semua orang bisa melihatnya dan saya juga turut merasakannya, buka Memphis kepada BBC Sport.
Tapi, saya tidak bisa melihat ke belakang dan berkata bahwa saya tidak ingin berada di situasi itu. Semua pasti tidak ingin seperti itu, tapi nyatanya itu terjadi, sambung jagoan timnas Belana tersebut.
Bukan Kualitas Sesungguhnya
Gagal bersama United diakui membuat mental Memphis menurun. Namun, kini dia telah membuktikan talenta besar yang dimiliki. Memphis bermain reguler untuk Lyon. Selain itu, pemain kelahiran Moordrecht juga terus jadi pilihan utama timnas Belanda.
Saya tidak menembus tim utama. Saya masih muda, tidak diberi banyak kesempatan, tapi saya bisa mengatakan jika musim pertama tersebut tidak jadi gambaran kualitas yang saya miliki, tutup Memphis.
Simak Video Menarik Ini:
TAG TERKAIT
BERITA TERKAIT
-
2 Alasan MU Pede Mateus Fernandes Tidak akan Berpaling ke Tottenham
Liga Inggris 22 Juni 2026, 20:35
-
Update Transfer Ederson ke MU: Kapan Bakal Diumumkan Setan Merah?
Liga Inggris 22 Juni 2026, 19:03
-
Saingi MU, PSG juga Kejar Bintang Timnas Belanda Ini
Liga Inggris 22 Juni 2026, 18:37
-
Reece James Sedih Marc Cucurella Tinggalkan Chelsea untuk Real Madrid
Liga Inggris 22 Juni 2026, 15:20
LATEST UPDATE
-
Link Streaming Piala Dunia 2026: Argentina vs Austria 23 Juni 2026
Piala Dunia 22 Juni 2026, 22:30
-
Piala Dunia 2026: Mengapa VAR Terasa Lebih Baik Dibanding Premier League?
Piala Dunia 22 Juni 2026, 22:14
-
Manchester United Fix Beli Bek Kiri Baru, Ini Target Utamanya
Liga Inggris 22 Juni 2026, 22:13
-
Ghana dan Peluang Meredam Inggris
Piala Dunia 22 Juni 2026, 22:03
-
Kabar Baik MU! Klub Inggris Ini Siap Tebus Marcus Rashford
Liga Inggris 22 Juni 2026, 21:01
-
Julian Alvarez Sulit, Barcelona Kejar Striker Manchester United Ini
Liga Spanyol 22 Juni 2026, 20:47
-
2 Alasan MU Pede Mateus Fernandes Tidak akan Berpaling ke Tottenham
Liga Inggris 22 Juni 2026, 20:35
-
Update Transfer Ederson ke MU: Kapan Bakal Diumumkan Setan Merah?
Liga Inggris 22 Juni 2026, 19:03
-
Saingi MU, PSG juga Kejar Bintang Timnas Belanda Ini
Liga Inggris 22 Juni 2026, 18:37
-
Kylian Mbappe Buka Peluang Bermain di MLS pada Masa Depan
Liga Spanyol 22 Juni 2026, 17:50
-
Prediksi Piala Dunia 2026: Swiss vs Kanada 25 Juni 2026
Piala Dunia 22 Juni 2026, 17:47
LATEST EDITORIAL
-
6 Kemenangan Terbesar dalam Sejarah Piala Dunia
Editorial 15 Juni 2026, 16:55
-
10 Target Transfer Arsenal yang Patut Dipantau di Piala Dunia 2026
Editorial 12 Juni 2026, 14:41
-
10 Negara dengan Koleksi Trofi Mayor Terbanyak, Argentina Ungguli Brasil
Editorial 11 Juni 2026, 14:28





