Meski Rajin Bikin Gol, Pertahanan MU Masih Diragukan
Richard Andreas | 8 Februari 2019 13:30
Bola.net - - Manchester United menjalani tren positif sejak ditangani Ole Gunnar Solskjaer. Meski berstatus sebagai pelatih interim, Solskjaer mampu membantu MU tidak terkalahkan dalam 10 pertandingan di semua kompetisi.
Analis Sky Sports, Danny Higginbotham meyakini catatan positif ini disebabkan oleh keberanian Solskjaer mengembalikan pemain pada posisi favorit mereka. Dia memuji Solskjaer yang memiliki mata jeli untuk menilai kemampuan pemain dan membantu mereka mencapai potensi maksimal.
Terbukti, Marcus Rashford mencapai performa terbaiknya sejak kedatangan Solskjaer. Dia mencetak enam gol di liga setelah kembali ke posisi favoritnya sebagai penyerang tengah.
Hal yang sama juga terjadi pada Paul Pogba. Dia terlibat pada 11 gol MU sejak kedatangan Solskjaer. Pogba diizinkan tampil lebih bebas, berkreasi membantu MU menyerang lawan.
Meski demikian, di balik tren positif itu, MU masih memiliki kelemahan dalam bertahan. Baca komentar selengkapnya di bawah ini ya, Bolaneters!
Pertahanan Rapuh
Menurut Higginbotham, masalah yang belum diselesaikan Solskjaer adalah rapuhnya pertahanan MU. Untungnya kelemahan itu ditutupi oleh keganasan MU dalam mencetak banyak gol.
"Mereka membuat pemain-pemain terbaik mereka bermain di posisi terbaiknya, dan itu membantu mereka meraih kesuksesan besar. Tentu saja masih ada pertanyaan besar soal sisi defensif tim itu, tapi mereka mencetak banyak gol," kata Higginbotham dikutip dari Sky Sports.
Perkataan Higginbotham terbukti tepat. Penyerang-penyerang MU tampil lebih ofensif sejak kedatangan Solskjaer. Selain Rashford, Anthony Martial dan Jesse Lingard juga kian moncer. Bahkan Alexis Sanchez mulai mencetak gol, meski Romelu Lukaku lebih sering bermain dari bangku cadangan.
Rashford dan Pogba

Salah satu kombinasi pemain paling apik di era Solskjaer adalah duet Pogba-Rashford. Keduanya bergantian jadi pahlawan MU. Pogba membantu Rashford dengan assist. Rashford menjawabnya dengan gol. Pogba juga bisa mencetak gol dari titik putih.
"Anda mendapati Marcus Rashford yang bermain di posisi favoritnya di tengah, dan dia terus semakin kuat. Laju yang dia buat saat ini luar biasa."
"Lalu ada Paul Pogba. Sekarang dia terlihat sebagai salah satu gelandang terbaik di dunia, dan dia diberikan kebebasan untuk mengekspresikan dirinya," tutup dia.
Berita Video
Berita video 5 hal penting yang bisa menentukan Liverpool atau Manchester City yang menjadi juara Premier League 2018-2019.
TAG TERKAIT
BERITA TERKAIT
-
Selamanya Setan Merah! Casemiro Ucap Salam Perpisahan untuk Man United
Liga Inggris 23 Januari 2026, 01:05
-
Tchau! Manchester United Resmi Umumkan Casemiro Akan Hengkang dari Old Trafford
Liga Inggris 23 Januari 2026, 00:38
-
Rapor Awal Liam Rosenior di Chelsea: 3 Kemenangan dari 4 Laga, Cetak 10 Gol
Liga Champions 22 Januari 2026, 17:48
-
Kata Roberto De Zerbi Soal Jadi Manajer Manchester United: Gossip Doang Itu Mah!
Liga Inggris 22 Januari 2026, 16:40
LATEST UPDATE
-
Prediksi Inter vs Pisa 24 Januari 2026
Liga Italia 23 Januari 2026, 08:00
-
Kebiasaan Nyentrik Hugo Ekitike: Hobi Gonta-ganti Gaya Rambut di Liverpool
Liga Champions 23 Januari 2026, 04:59
-
Juventus Memang Sempat Kesulitan Menghadapi Benfica
Liga Champions 23 Januari 2026, 03:29
LATEST EDITORIAL
-
5 Bintang Manchester United yang Bisa Bersinar di Bawah Michael Carrick
Editorial 23 Januari 2026, 06:04
-
9 Pemain yang Pernah Bermain untuk Inter Milan dan Arsenal
Editorial 20 Januari 2026, 14:06
-
6 Bek Tengah yang Bisa Datangkan Liverpool Setelah Kehilangan Marc Guehi
Editorial 20 Januari 2026, 13:05
-
5 Pemain Liverpool yang Bisa Ikuti Jurgen Klopp ke Real Madrid
Editorial 19 Januari 2026, 12:24
-
4 Bek Tengah yang Bisa Jadi Target Chelsea di Bursa Januari: Ada Eks Real Madrid
Editorial 19 Januari 2026, 12:06







