Mikel Sebut Chelsea Bodoh: Pecat Maresca Itu Langkah Mundur 10 Kali Lipat!
Afdholud Dzikry | 3 April 2026 04:33
Bola.net - John Obi Mikel melontarkan kritik keras terhadap keputusan manajemen Chelsea yang mendepak Enzo Maresca dari kursi manajer. Mantan gelandang The Blues itu mengeklaim klub kesayangannya telah melakukan kesalahan fatal dengan membuang pelatih yang sudah mulai membentuk identitas juara.
Menurut Mikel, pemecatan ini bukan sekadar pergantian taktik, melainkan penghancuran fondasi yang sedang dibangun. Ia merasa Chelsea justru kehilangan arah tepat saat mereka mulai mencicipi kesuksesan lewat trofi UEFA Conference League dan gelar Piala Dunia Antarklub FIFA.
Konteks pemecatan Maresca memang terbilang pelik karena terjadi tepat di hari Tahun Baru. Meski performa tim sempat merosot dengan hanya satu kemenangan dari tujuh laga, masalah utamanya dikabarkan adalah keretakan hubungan dengan petinggi klub soal protokol medis pemain.
Perselisihan memuncak saat Maresca menolak merotasi pemain yang rentan cedera seperti Cole Palmer. Hal ini memicu kekhawatiran hierarki klub hingga mereka harus menempatkan direktur performa di bangku cadangan untuk "memaksa" adanya pergantian pemain selama pertandingan berlangsung.
Prediksi Gelar yang Sirna

Mikel berbicara blak-blakan dalam siniar Obi One miliknya. Ia sangat menyayangkan keputusan klub yang dianggapnya terlalu terburu-buru, mengingat Maresca baru saja memberikan trofi pertama bagi Chelsea dalam tiga tahun terakhir.
"Mereka telah melakukannya pada Enzo Maresca. Saat ini, jika Anda memberi Enzo Maresca waktu beberapa tahun lagi dengan tim ini, saya bisa melihat kita memenangkan Premier League," tegas Mikel.
Baginya, transisi kepemimpinan yang terjadi saat ini justru merusak momentum yang sudah ada. Ia menilai Chelsea sedang berjalan di tempat, bahkan cenderung mundur ke belakang.
"Tapi sekarang, dengan perubahan yang telah kita buat, kita telah mengambil satu langkah maju dan sekarang kita mundur 10 langkah ke belakang," imbuhnya dengan nada kecewa.
Pemain Merasa Kehilangan

Suara ketidakpuasan ternyata tidak hanya datang dari luar. Bek sayap Marc Cucurella juga mengungkapkan betapa beratnya bagi ruang ganti saat harus berpisah dengan Maresca, terutama setelah ikatan kuat yang terbentuk pasca meraih gelar juara.
Cucurella merasa memenangkan gelar seperti Piala Dunia Antarklub telah memperkuat hubungan antara pemain dan manajer. Perasaan "berani mati" untuk pelatih sudah mulai tumbuh di skuat London Barat tersebut sebelum akhirnya diputus paksa.
"Kami tahu apa yang diinginkan Maresca dari kami. Memenangi titel juara seperti Piala Dunia Antarklub juga membantu kami, menguatkan ikatan kami. Saat pelatih memberi anda kepercayaan diri dan menawarkan tempat untuk berjuang menjadi juara, anda akan memberikan segalanya," ujar Cucurella.
"Saat Maresca pergi, dampaknya besar bagi kami. Ini keputusan yang diambil klub. Jika Anda bertanya kepada saya, saya tidak akan mengambil keputusan ini," ungkapnya.
Pemain asal Spanyol itu juga menyarankan agar manajemen lebih bijak dalam menentukan waktu pergantian pelatih. Menurutnya, perubahan besar seperti itu seharusnya menunggu hingga akhir musim agar pelatih baru dan pemain memiliki waktu persiapan yang cukup di masa pramusim.
Kini, Chelsea harus kembali beradaptasi di bawah arahan Liam Rosenior. Namun, bayang-bayang kesuksesan singkat Maresca nampaknya masih menghantui Stamford Bridge dan para pendukung setianya.
TAG TERKAIT
BERITA TERKAIT
-
Arsenal dan Rekam Jejak Mereka Setelah Menjuarai Community Shield
Liga Inggris 18 Agustus 2026, 11:16
-
FIFA Pecat COO Kevin Lamour Usai Menentang Gianni Infantino
Piala Dunia 18 Agustus 2026, 09:27
-
Manchester United dan Para Rival yang Bisa Jegal Arsenal di Premier League 2026-27
Liga Inggris 18 Agustus 2026, 07:19
-
Klub Saudi Pro League Bermiant Pada Pedro Neto, Chelsea Tergoda Jual?
Liga Inggris 17 Agustus 2026, 23:30
-
Michael Carrick Pelatih Bagus, Tapi Tidak Akan Sanggup Bawa MU Juara!
Liga Inggris 17 Agustus 2026, 22:34
LATEST UPDATE
-
Fermin Lopez Siap Jadi False 9 Barcelona
Liga Spanyol 19 Agustus 2026, 15:13
-
29 Menit Yan Diomande, Indikasi Positif untuk Real Madrid
Liga Spanyol 19 Agustus 2026, 14:20
-
Daftar 18 Pemain Timnas Voli Putra Indonesia untuk Hadapi Kamboja
Voli 19 Agustus 2026, 13:34
-
Transfer Rodri ke Barcelona: Siapa yang Diuntungkan dan Siapa Saja yang Dirugikan?
Liga Spanyol 19 Agustus 2026, 13:25
-
Timnas Voli Putra Indonesia Uji Kekuatan Kamboja Jelang Asian Games 2026
Voli 19 Agustus 2026, 13:24
-
Diogo Dalot Berharap Rafael Leao Bertahan di AC Milan
Liga Italia 19 Agustus 2026, 13:01
-
Real Madrid Masih Mencari Pengganti Toni Kroos di Lini Tengah
Liga Spanyol 19 Agustus 2026, 12:27
-
Jude Bellingham Jadi Nomor 10, Arda Guler Bisa Berperan sebagai Nomor 6
Liga Spanyol 19 Agustus 2026, 11:21
-
Mourinho Ungkap Alasan Rodri Lebih Pilih Barcelona daripada Real Madrid
Liga Spanyol 19 Agustus 2026, 10:58
-
Jose Mourinho Dituntut Bawa Real Madrid Juara La Liga dan Kalahkan Barcelona
Liga Spanyol 19 Agustus 2026, 10:53
-
Diego Moreira, Amunisi Serbaguna untuk AC Milan
Liga Italia 19 Agustus 2026, 10:27
-
Liverpool Butuh Winger Anyar, Kebutuhan Mendesak di Lini Serang
Liga Inggris 19 Agustus 2026, 10:16
-
Timnas Voli Putri Indonesia Bawa Semangat HUT RI ke AVC Continental 2026
Voli 19 Agustus 2026, 09:20
-
Menanti Debut Rodri di Barcelona
Liga Spanyol 19 Agustus 2026, 09:00
LATEST EDITORIAL
-
5 Alternatif Bek Kiri Manchester United jika Gagal Mendapatkan Lewis Hall
Editorial 12 Agustus 2026, 12:51
-
6 Pemain yang Bisa Dijual Real Madrid demi Datangkan Rekrutan Baru
Editorial 5 Agustus 2026, 10:59
-
5 Pemain yang Masih Bisa Direkrut Manchester United Sebelum Bursa Transfer Ditutup
Editorial 4 Agustus 2026, 13:00
-
7 Transfer yang Bisa Dituntaskan Manchester United Pekan Ini
Editorial 3 Agustus 2026, 10:59

