Misteri Daya Tarik Manchester United: Terpuruk Tapi Tetap Jadi Magnet Bintang?
Richard Andreas | 14 Juni 2025 07:17
Bola.net - Musim terburuk dalam sejarah modern tidak membuat Manchester United kehilangan daya tarik.
Meskipun finis di posisi ke-15 Premier League, klub ini tetap menjadi incaran para pemain. Nama besar dan sejarah panjang klub menjadi magnet kuat yang tak mudah pudar.
Bagi sebagian pemain, mengenakan jersey merah masih menjadi mimpi masa kecil yang ingin diwujudkan. Artikel ini akan mengulas alasan mengapa United tetap menarik.
Ini juga akan membahas siapa saja yang terpikat. Apa yang membuat pesona Old Trafford tetap menyala di tengah krisis performa juga akan dibahas.
Klub Raksasa Meski Terpuruk

Tidak banyak klub yang bisa jatuh sedalam Manchester United dan tetap berdiri setegak itu. Pada tahun 1973-74, mereka sempat terdegradasi. Namun, hal itu justru menyebabkan lonjakan jumlah penonton.
Fakta bahwa mereka bisa mengumpulkan 81 ribu penggemar untuk laga Piala FA melawan tim non-liga di stadion netral membuktikan daya tarik mereka. Saat itu Old Trafford rusak akibat Perang Dunia II.
Namun, semangat pendukung tidak ikut runtuh. Warisan inilah yang membuat klub ini terus bertahan di antara raksasa dunia. Mereka bersanding dengan Barcelona dan Real Madrid sebagai institusi global dalam sepak bola.
DNA Klub yang Masih Bernyawa
Manchester United bukan sekadar klub. Mereka adalah simbol sepak bola menyerang, pemain muda, dan semangat pantang menyerah. Rata-rata penonton di Old Trafford musim lalu mencapai 73.815 orang.
CEO klub, Omar Berrada, mengatakan tidak sulit menarik pemain baru meskipun tanpa tiket Liga Champions. Menurutnya, yang terpenting adalah pemain yang datang benar-benar ingin membela United.
Jika ada yang menolak karena tidak bermain di Liga Champions, maka mereka bukan tipe pemain yang dicari klub. Pernyataan itu menunjukkan standar idealisme yang masih dijaga.
Lebih dari Sekadar Gaji

Uang tentu berperan, tetapi bukan satu-satunya alasan. Banyak klub lain bisa memberi gaji besar. Namun, tidak semua bisa menawarkan sejarah dan sorotan global seperti United.
Bermain di depan stadion penuh setiap pekan di liga terbaik dunia tetap menjadi daya tarik utama.
Bahkan, beberapa laga saja sudah cukup mengangkat reputasi seorang pemain. Brentford dan Bournemouth mungkin bisa mengalahkan United di lapangan.
Namun, mereka tidak bisa menawarkan warisan yang sama. Old Trafford tetap menjadi simbol keagungan.
Jejak Legenda dan Mimpi Masa Kecil
Matheus Cunha adalah contoh nyata. Ia baru saja bergabung dari Wolves dan mengaku sudah mencintai United sejak menonton di rumah neneknya di Brasil.
Meskipun belum ada gelar liga selama lebih dari satu dekade, sejarah klub tetap hidup di benak para pemain.
Mereka ingin menjadi bagian dari kebangkitan dan menciptakan era baru. Hojlund mungkin bukan Haaland, dan United tidak lagi merebut bintang dari Spurs. Namun, tradisi mendatangkan talenta potensial tetap terjaga.
Penggemar rival mungkin tidak paham mengapa pesona United begitu besar. Namun, mereka juga tidak bisa menyangkalnya. Hal itu karena efeknya bisa dirasakan di mana-mana.
Jangan sampai ketinggalan infonya
TAG TERKAIT
BERITA TERKAIT
-
Catatan Menarik Arsenal vs Sunderland: Gyokeres Gemar Cetak Gol ke Tim Promosi
Liga Inggris 8 Februari 2026, 01:08
-
Rapor Pemain Chelsea saat Gilas Wolves: Palmer Gemilang, Neto dan Garnacho Kesulitan
Liga Inggris 8 Februari 2026, 00:47
-
Man of the Match Wolves vs Chelsea: Cole Palmer
Liga Inggris 8 Februari 2026, 00:20
-
Man of the Match Arsenal vs Sunderland: Viktor Gyokeres
Liga Inggris 8 Februari 2026, 00:02
LATEST UPDATE
-
Ketajaman Lewandowski, Konsistensi Rashford, Mentalitas Kolektif Barcelona
Liga Spanyol 8 Februari 2026, 07:00
-
Terungkap Alasan Menepinya Frenkie de Jong saat Barcelona Hantam Mallorca
Liga Spanyol 8 Februari 2026, 05:56
-
Kekalahan di Final Tak Menghapus Makna Perjalanan Luar Biasa Timnas Futsal Indonesia
Tim Nasional 8 Februari 2026, 05:08
-
Wolves vs Chelsea: Sinyal Kebangkitan Cole Palmer jelang Piala Dunia 2026
Liga Inggris 8 Februari 2026, 04:54
-
Arsenal vs Sunderland: Gyokeres Menggila, The Gunners Menjauh di Puncak
Liga Inggris 8 Februari 2026, 04:14
-
Nonton Live Streaming Pertandingan Proliga 2026 di MOJI Hari Ini, 8 Februari 2026
Voli 8 Februari 2026, 04:00
-
Prediksi Valencia vs Real Madrid 9 Februari 2026
Liga Spanyol 8 Februari 2026, 03:00
-
Prediksi PSG vs Marseille 9 Februari 2026
Liga Eropa Lain 8 Februari 2026, 02:45
-
Prediksi Juventus vs Lazio 9 Februari 2026
Liga Italia 8 Februari 2026, 02:45
-
Man Utd vs Tottenham: Magis Mainoo dan 4 Kemenangan Beruntun Setan Merah
Liga Inggris 8 Februari 2026, 02:37
-
Hasil Genoa vs Napoli: Hojlund Jadi Pahlawan Kemenangan Dramatis 10 Pemain Partenopei
Liga Italia 8 Februari 2026, 02:24
-
Catatan Menarik Arsenal vs Sunderland: Gyokeres Gemar Cetak Gol ke Tim Promosi
Liga Inggris 8 Februari 2026, 01:08
-
Barcelona vs Mallorca: 1 Jam yang Brilian
Liga Spanyol 8 Februari 2026, 01:03
LATEST EDITORIAL
-
Gelimang Uang Tak Menjamin Bahagia, 4 Bintang Saudi Pro League Ini Katanya Tak Kerasan
Editorial 5 Februari 2026, 11:49
-
8 Kandidat Klub Baru Cristiano Ronaldo Jika Berpisah dengan Al Nassr, Balik ke MU?
Editorial 4 Februari 2026, 15:31
-
10 Pemain Bebas Transfer yang Masih Bisa Direkrut Klub-Klub Top Eropa
Editorial 4 Februari 2026, 14:57
-
Dari Jeremy Jacquet hingga Alisson: 7 Pemain yang Menolak Chelsea untuk Liverpool
Editorial 3 Februari 2026, 14:14
-
10 Transfer Termahal Januari 2026
Editorial 3 Februari 2026, 11:42


