Mkhitaryan Akui Tidak Bahagia Bermain di Inggris
Dimas Ardi Prasetya | 11 September 2019 01:04
Bola.net - Gelandang asal Armenia Henrikh Mkhitaryan mengakui ia tidak bahagia bermain di Inggris bersama Arsenal.
Mkhitaryan mengawali karirnya di Inggris pada tahun 2016. Saat itu ia didatangkan oleh Manchester United dari Borussia Dortmund.
Pada Januari 2018, ia dilepas oleh MU ke Arsenal. Ia menjadi bagian dari pertukaran Alexis Sanchez ke Old Trafford.
Mkhitaryan sebenarnya sempat menunjukkan start yang menjanjikan di Arsenal. Di sana ia mencetak tiga assist sekaligus saat melakoni debutnya dengan The Gunners lawan Everton.
Namun pada akhirnya ia kesulitan menunjukkan performa terbaiknya bagi The Gunners. Hal ini membuat Unai Emery melepasnya ke AS Roma pada musim panas 2019 kemarin.
Bukan Sebuah Kemunduran
Mkhitarnya dilepas oleh Arsenal dengan status pinjaman selama satu musim penuh di Roma. Emery sendiri menganggapnya sebagai surplus di skuatnya, setelah musim ini mendatangkan pemain seperti Nicolas Pepe dan Dani Ceballos.
Liga Serie A dianggap masih berada di bawah level Premier League. Meski demikian Mkhitaryan tidak menganggap kepindahan itu sebagai penurunan dalam karirnya.
“Sekarang saya di Roma dan saya fokus pada mereka," tegas Mkhitaryan seperti dilansir Goal International.
“Ini bukan langkah mundur karena sepakbola hebat dimainkan di sini. Saya ingin mengubah pemandangan dan bagi saya ini adalah kesempatan untuk diraih," tegasnya lagi.
Tidak Bahagia
Pemain berusia 30 tahun itu lantas membeberkana apa alasannya tak bisa tampil apik di Inggris, khususnya bersama Arsenal. Ia mengaku ia tidak merasa bahagia di negeri Ratu Elizabeth tersebut.
“Saya harus menikmati bermain sepakbola. Terlepas di mana pun tempatnya," tegasnya.
"Saya tidak lagi merasa bahagia. Mungkin saya kurang cocok dengan sepakbola Inggris," seru Mkhitaryan.
Sejauh ini Henrikh Mkhitaryan sama sekali belum dimainkan di pentas Serie A oleh AS Roma. Namun sebelumnya bersama Arsenal, ia sudah bermain sebanyak tiga kali.
(Goal International)
TAG TERKAIT
BERITA TERKAIT
-
Tempat Menonton Inter vs Arsenal: Jam Berapa Siaran Langsung UCL Laga Ini?
Liga Inggris 20 Januari 2026, 17:45
-
Kebangkitan Kobbie Mainoo Jadi Momen Emas bagi Ineos di Manchester United, Kok Bisa?
Liga Inggris 20 Januari 2026, 17:11
-
Michael Carrick Ingin Boyong Pemain Middlesbrough ini ke Manchester United?
Liga Inggris 20 Januari 2026, 16:22
LATEST UPDATE
-
Prediksi Bayern vs Union Saint-Gilloise 22 Januari 2026
Liga Champions 20 Januari 2026, 22:28
-
Prediksi Atalanta vs Athletic Club 22 Januari 2026
Liga Champions 20 Januari 2026, 22:24
-
Prediksi Qarabag FK vs Eintracht Frankfurt 22 Januari 2026
Liga Champions 20 Januari 2026, 21:09
-
Real Madrid vs Monaco: Statistik Gol Mbappe Jadi Ancaman Nyata buat Mantan Klubnya
Liga Champions 20 Januari 2026, 21:04
-
Villarreal vs Ajax: Jaminan Gol dalam Laga yang Berpotensi Berjalan Terbuka
Liga Champions 20 Januari 2026, 20:55
-
Prediksi Galatasaray vs Atletico Madrid 22 Januari 2026
Liga Champions 20 Januari 2026, 20:49
-
Copenhagen vs Napoli: Panggung Istimewa bagi Rasmus Hojlund
Liga Champions 20 Januari 2026, 20:17
-
Update Transfer Resmi 18 Klub BRI Super League pada Januari 2026
Bola Indonesia 20 Januari 2026, 20:14
-
Madrid vs Monaco: Ujian Arbeloa, Reuni Mbappe, dan Angkernya Bernabeu
Liga Champions 20 Januari 2026, 20:00
-
Sporting vs PSG: Tamu yang Sangat Berbahaya
Liga Champions 20 Januari 2026, 19:58
LATEST EDITORIAL
-
9 Pemain yang Pernah Bermain untuk Inter Milan dan Arsenal
Editorial 20 Januari 2026, 14:06
-
6 Bek Tengah yang Bisa Datangkan Liverpool Setelah Kehilangan Marc Guehi
Editorial 20 Januari 2026, 13:05
-
5 Pemain Liverpool yang Bisa Ikuti Jurgen Klopp ke Real Madrid
Editorial 19 Januari 2026, 12:24
-
4 Bek Tengah yang Bisa Jadi Target Chelsea di Bursa Januari: Ada Eks Real Madrid
Editorial 19 Januari 2026, 12:06







