Mourinho Beber Alasannya Kesulitan Raih Trofi di MU
Dimas Ardi Prasetya | 3 Maret 2019 21:23
Bola.net - - Jose Mourinho mengaku ia kesulitan untuk bisa meraih trofi tambahan di Manchester United karena tidak memiliki hubungan yang baik dengan para pemainnya.
Mourinho meraih sukses besar di musim perdananya di United. Ia membantu Setah Merah meraih tiga trofi juara sekaligus.
United meraih gelar Community Shield. Kemudian trofi EFL Cup dan Liga Europa.
Namun setelah itu prestasinya makin menurut. Bahkan di musim ketiganya, prestasi United menurun makin drastis.
Mustahil
Situasi jadi makin runyam karena hubungan Mourinho dengan anak-anak asuhnya memburuk. Salah satunya dengan Paul Pogba.
Mourinho pun mengatakan bahwa hal inilah yang membuatnya gagal meraih trofi juara. Ia mengaku mustahil baginya untuk meraih trofi juara jika hubungnnya dengan anak-anak asuhnya tidak harmonis.
"Tidak mungkin memenangkan trofi tanpa hubungan yang baik dengan para pemain," katanya pada beIN Sports.
"Di Real Madrid saya memenangkan trofi, di Chelsea saya memenangkan trofi, banyak trofi, tiga trofi Premier League, yang terhitung banyak di Inggris," klaimnya.
"Di Manchester United saya memenangkan trofi juga, tidak mungkin memenangkan trofi tanpa hubungan [dengan pemain] yang baik," cetus Mourinho.
Utamakan Klub
Mourinho kemudian mengaku meyakini bahwa semua pihak, entah manajer atau pemain, wajib mengesampingkan egonya demi klub. Ia pun mengaku sudah melakukan itu selama ini di MU.
"Jika Anda memberi tahu saya bahwa pada musim lalu saya memiliki beberapa masalah... Saya tidak ingin membicarakan [itu] karena alasan yang jelas. Saya tidak akan menyangkal kepada Anda bahwa beberapa faktor memiliki pengaruh karena periode terakhir itu tidak bagus. Tidak mungkin memenangkan piala tanpa hubungan yang baik dengan pemain," tuturnya.
"Yang Anda butuhkan kadang-kadang adalah untuk mempercepat beberapa proses, yang Anda butuhkan adalah menjadi seorang yang mengutakaman klub dan kadang-kadang menjadi seorang yang mengutamakan klub Anda perlu sedikit melupakan diri sendiri, serunya.
"Saya pikir saya selalu melakukannya, kadang-kadang demi kebaikan kebutuhan mendesak klub dan grup. Saya menempatkan diri saya dalam situasi yang di mata orang-orang dari luar bukanlah posisi terbaik, tetapi saya sama sekali tidak menyesal karena saya selalu memberikan segalanya untuk klub," pungkasnya.
Berita Video
Berita video kreasi dan semangat Bobotoh di Stadion Si Jalak Harupat pada laga pembuka Piala Presiden 2019, Persib Bandung vs PS Tira Persikabo, Sabtu (2/3/2019).
TAG TERKAIT
BERITA TERKAIT
LATEST UPDATE
-
106 Hari yang Berujung Pemecatan: Kisah Singkat Liam Rosenior di Chelsea
Liga Inggris 23 April 2026, 00:24
-
Calum McFarlane Kembali Jadi Pelatih Sementara Chelsea
Liga Inggris 23 April 2026, 00:17
-
Juventus Cari Alternatif: Alisson Sulit, De Gea Jadi Opsi
Liga Italia 22 April 2026, 23:23
-
Prediksi BRI Super League: PSM vs Persik 23 April 2026
Bola Indonesia 22 April 2026, 19:30
LATEST EDITORIAL
-
7 Kandidat Pengganti Casemiro di Manchester United, Siapa Paling Ideal?
Editorial 22 April 2026, 15:08
-
Darurat Lini Depan Liverpool: 4 Opsi Pengganti Hugo Ekitike Usai Cedera Parah
Editorial 21 April 2026, 11:46
-
9 Kandidat Pengganti Alvaro Arbeloa di Real Madrid
Editorial 16 April 2026, 23:37

















