Mourinho Sebut Nuno Memang Layak Berkarir di EPL
Dimas Ardi Prasetya | 21 September 2018 21:57
- Manajer Manchester United Jose Mourinho menganggap manajer Wolverhampton Nuno Espirito Santo memang layak dan berhak berkarir di pentas Premier League.
Nuno mengawali karir kepelatihannya pada tahun 2010. Awalnya ia menjadi pelatih kiper dahulu di Malaga.
Ia kemudian sempat mampir di Panathinaikos sebelum akhirnya menjadi pelatih utama tim Rio Ave FC pada tahun 2012. Pada tahun 2014, ia sempat diangkat menjadi pelatih Valencia di ajang La Liga.
Ia sempat melatih mantan timnya, Porto. Ia menerima tugas itu pada musim panas 2016
Pada musim panas 2017, Nuno diangkat menjadi manajer Wolverhampton. Di sini ia berhasil mengangkat performa Wolves dan akhirnya sukses membawa tim itu promosi ke pentas Premier League pada musim 2018-19 ini.
Pujian Mourinho
Mourinho cukup mengenal Nuno. Sebab ia pernah menjadi bosnya di FC Porto.
Manajer asal Portugal ini pun memuji Nuno. Ia mengagumi jalan yang ditempuh Nuno untuk bisa berada di posisinya sekarang ini.
"Ketika mereka adalah pemain, Anda selalu memiliki pemain Anda memiliki sedikit perasaan bahwa mereka dapat menjadi manajer, tetapi saya tidak berpikir bahkan kemudian memikirkannya, tim itu di Porto itu," ucapnya seperti dilansir Sportsmole.
"Saya akan mengatakan 75% dari mereka sekarang adalah manajer, Nuno mencapai tingkat Premier League dan mencapai itu menjadi prestasi dan kredit tersendiri. Ia tidak datang langsung ke Liga Premier, ia datang ke divisi Championship, jadi ia mendapatkan hak untuk menjadi manajer Premier League dan pekerjaan fantastis, hasilnya berbicara dengan sendirinya," pujinya.
Reaksi Nuno
Nuno merasa terhormat ketika mantan bosnya itu memujinya. Ia lantas menyebut Mourinho adalah sumber inspirasinya sebagai manajer.
"Merupakan sebuah kehormatan ketika ia berbicara tentang saya, tapi ini bukan tentang saya, itu tentang Wolves melawan Manchester United. Besok apa yang akan kita lihat adalah dua tim sepakbola yang bagus mencoba untuk mencapai hasil yang terbaik," serunya seperti dilansir Sky Sports.
"Untuk semua pemain yang berada di skuat (pada saat itu, 2002-2004) - ia adalah inspirasi besar. Itu akan tinggal di ingatan kita selamanya. Tapi kemudian hal-hal berubah. Anda melanjutkan dengan karir Anda secara pribadi - ia adalah inspirasi besar," tandas Nuno.
Berita Video
Guard Trail Blazers, Damian Lillard melakukan latihan yang tak biasa, seperti apa itu?
TAG TERKAIT
BERITA TERKAIT
-
Arda Guler Jadi Pilar Proyek Baru Jose Mourinho di Real Madrid
Liga Spanyol 21 Juli 2026, 23:59
LATEST UPDATE
-
Prancis Tinggalkan Banyak Catatan Positif dari Piala Dunia 2026
Piala Dunia 22 Juli 2026, 18:03
-
Spanyol Punya Modal Besar Pertahankan Gelar Piala Dunia pada 2030
Piala Dunia 22 Juli 2026, 17:31
-
Piala Dunia 2026 Pecahkan Rekor! Ini Cara Seluruh 308 Gol Tercipta
Piala Dunia 22 Juli 2026, 16:47
-
Kalah 0-3, Bali United Dapat Ujian Berkualitas dari Timnas Indonesia
Bola Indonesia 22 Juli 2026, 16:39
-
Tampil di Piala AFF 2026, Singapura Kehilangan Dua Pemain Andalan
Bola Indonesia 22 Juli 2026, 16:30
-
Alasan Manchester United Enggan Belanja Pemain Tembus 100 Juta Pounds
Liga Inggris 22 Juli 2026, 14:00
-
Barcelona Tak Tutup Pintu untuk Kepergian Ronald Araujo
Liga Spanyol 22 Juli 2026, 12:00
-
Kabar Baik untuk Real Madrid, Rodrygo Berpeluang Comeback Lebih Cepat
Liga Spanyol 22 Juli 2026, 11:31
-
Tottenham Masuk Persaingan, 3 Klub Premier League Incar Marcus Rashford
Liga Inggris 22 Juli 2026, 11:01
-
Andoni Iraola Buka Suara soal Rumor Alexis Mac Allister ke Real Madrid
Liga Inggris 22 Juli 2026, 10:31
-
Gary Neville: Tanpa Lionel Messi, Argentina Sulit Tembus Semifinal
Piala Dunia 22 Juli 2026, 10:01
LATEST EDITORIAL
-
6 Alternatif Enzo Fernandez untuk Real Madrid
Editorial 3 Juli 2026, 14:19
-
Makin Panas! 5 Opsi Klub Baru Julian Alvarez, Barcelona Jadi Tujuan Impian
Editorial 24 Juni 2026, 15:34
-
6 Kemenangan Terbesar dalam Sejarah Piala Dunia
Editorial 15 Juni 2026, 16:55









