Mourinho Soal MU vs Liverpool: Klopp Berharap Dapat Daging, Malah Dikasih Ikan
Yaumil Azis | 21 Oktober 2019 07:20
Bola.net - Jose Mourinho menyumbangkan pendapatnya soal laga pekan ke-9 Premier League yang mempertemukan Manchester United dengan Liverpool. Menurutnya, The Reds menjadi sisi yang dipersulit pada pertandingan tersebut.
Sebagai informasi, pertemuan antara kedua tim yang digelar di Old Trafford itu berakhir dengan kedudukan seimbang 1-1. Gol masing-masing tim diciptakan oleh dua pemain berkebangsaan Inggris, Marcus Rashford dan Adam Lallana.
Manchester United sendiri bisa dikatakan nyaris memenangkan laga kali ini. Sebab keunggulan mereka sempat bertahan sampai lima menit sebelum bubaran. Sayangnya Adam Lallana membuyarkan harapan the Red Devils untuk meraih kemenangan.
Hasil tersebut membuat Manchester United turun satu peringkat ke posisi 12 di klasemen sementara Premier League dengan koleksi 10 poin. Sementara Liverpool masih kokoh di puncak klasemen dengan raihan 25 angka.
Scroll ke bawah untuk membaca informasi selengkapnya.
Klopp Tak Suka Menunya
Menilik performa sebelum pertandingan, Manchester United bisa disebut lebih buruk dari Liverpool. Mereka tak pernah lagi menuai kemenangan di ajang Premier League sejak berhasil mengalahkan Leicester City dengan skor tipis 1-0 bulan September lalu.
Meskipun demikian, laga antara kedua peraih terbanyak trofi Premier League itu tetap dinantikan oleh banyak orang. Termasuk Mourinho, yang sempat menukangi Manchester United. Ia memberikan sedikit pendapatnya soal pertandingan tersebut.
"Klopp tidak suka menunya - ia menginginkan daging dan hanya mendapatkan ikan," tutur Mourinho menggambarkan jalannya pertandingan saat diundang sebagai pandit di Sky Sports.
"Mereka senang menghadapi lawan yang mencoba mencari peluang dari serangan balik. Tentu saja, United, dengan batahan yang mereka miliki saat ini, menerapkan gaya bermain yang berbeda," lanjutnya.
Rekor Masih Jadi Milik Mourinho
Mourinho melihat formasi tiga bek yang diterapkan oleh pelatih the Red Devils, Ole Gunnar Solskjaer, sukses membuat barisan penyerang Liverpool tak berkutik. Meski mereka tampil dengan dominan hampir di sepanjang pertandingan.
"Mereka [Manchester United] mencoba untuk menghentikan transisi, selalu bermain dengan posisi tiga bek, selalu kompak. Liverpool tak suka dengan menunya. Liverpool kehilangan kualitas saat bermain melawan blok rendah," tambahnya.
Pelatih asal Portugal itu kemudian merasa lega dengan kegagalan Liverpool meraih kemenangan. Dengan demikian, rekor yang pernah dibukukan olehnya saat masih menukangi Chelsea dulu masih utuh sampai sekarang.
"Saya harus mengakui bahwa saya merasa sangat senang karena mereka tidak menang, sebab rekor lainnya [sembilan kemenangan beruntun Chelsea di awal musim 2005/06] tetap jadi milik saya, bukan mereka," tandasnya.
(Goal International)
Baca Juga:
- Mourinho: Kalau Jadi Solskjaer, Saya Pasti Bangga Sekaligus Kecewa
- Di Tengah Badai Kontroversi, Solskjaer Dukung Keputusan Wasit dan VAR
- Rashford: Liverpool Tak Pantas Raih Poin dari Manchester United
- Statistik Laga Man United vs Liverpool: Klopp yang Sering Direpotkan Solskjaer
- Rentetan Kemenangan Liverpool Dihentikan Manchester United, Jurgen Klopp Tetap Puas
TAG TERKAIT
BERITA TERKAIT
-
Inter vs Arsenal 1-3: Proses Pendewasaan Nerazzurri
Liga Champions 21 Januari 2026, 08:36
-
Gagal Bersinar di Old Trafford, Ugarte Bakal Ditukar dengan Bintang Muda Sunderland
Liga Inggris 21 Januari 2026, 04:59
-
Prediksi Marseille vs Liverpool 22 Januari 2026
Liga Champions 21 Januari 2026, 03:00
-
Prediksi Juventus vs Benfica 22 Januari 2026
Liga Champions 21 Januari 2026, 03:00
LATEST UPDATE
-
Resmi! Vidio Tayangkan UFC di Indonesia
Olahraga Lain-Lain 21 Januari 2026, 14:31
-
Juventus vs Benfica: Spalletti Siap Adu Mekanik dengan Mourinho
Liga Champions 21 Januari 2026, 14:31
-
Juventus vs Benfica: Misi Wajib Menang Bianconeri!
Liga Champions 21 Januari 2026, 14:05
-
Menuju Piala Dunia 2026: Tiga Aturan Baru Disiapkan, VAR dan Timewasting Jadi Fokus
Piala Dunia 21 Januari 2026, 14:02
-
Transformasi Khephren Thuram: Dari Pemuda Naif Jadi 'Monster' Lini Tengah Juventus
Liga Champions 21 Januari 2026, 13:58
-
Atalanta vs Bilbao: Ederson Minta La Dea Berikan 110 Persen!
Liga Champions 21 Januari 2026, 13:42
-
Kontroversi Dalot vs Doku di Derby Manchester, Howard Webb Tegaskan VAR Sudah Tepat
Liga Inggris 21 Januari 2026, 13:30
-
Lupakan Mateta, Juventus Kini Selangkah Lagi Dapatkan Youssef En-Nesyri?
Liga Italia 21 Januari 2026, 13:29
-
Chelsea vs Pafos FC: Estevao Willian Mengejar Rekor Mbappe, Reuni David Luiz
Liga Champions 21 Januari 2026, 13:21
-
Man City Terpuruk di Bodo/Glimt, Guardiola Akui Segala Hal Berjalan Melawan Timnya
Liga Champions 21 Januari 2026, 12:48
-
Setelah 12 Tahun, Ter Stegen Diam-Diam Tinggalkan Barcelona
Liga Spanyol 21 Januari 2026, 12:17
-
Inter Babak Belur di Kandang, Arsenal Terlalu Kejam di Depan Gawang
Liga Champions 21 Januari 2026, 12:17
-
Panduan Membeli Tiket KLBB Festival 2026, Jangan Sampai Nyesel Nggak Nonton Raisa!
Lain Lain 21 Januari 2026, 11:58
-
Kode Keras Arne Slot: Mohamed Salah Siap Starter Lawan Marseille?!
Liga Champions 21 Januari 2026, 11:44
LATEST EDITORIAL
-
9 Pemain yang Pernah Bermain untuk Inter Milan dan Arsenal
Editorial 20 Januari 2026, 14:06
-
6 Bek Tengah yang Bisa Datangkan Liverpool Setelah Kehilangan Marc Guehi
Editorial 20 Januari 2026, 13:05
-
5 Pemain Liverpool yang Bisa Ikuti Jurgen Klopp ke Real Madrid
Editorial 19 Januari 2026, 12:24
-
4 Bek Tengah yang Bisa Jadi Target Chelsea di Bursa Januari: Ada Eks Real Madrid
Editorial 19 Januari 2026, 12:06


