'Mr Dependable' Manchester United Itu Bernama Luke Shaw
Gia Yuda Pradana | 10 Februari 2026 10:49
Bola.net - Luke Shaw menjadi kisah sukses besar Manchester United pada musim 2025/26 setelah melewati periode panjang penuh cedera. Bek kiri asal Inggris itu kini tampil sebagai pemain paling konsisten di skuad utama.
Perubahan ini terasa kontras dengan dua musim sebelumnya ketika ia kerap absen karena masalah kebugaran. Kini, Luke Shaw selalu menjadi starter di setiap pertandingan Premier League yang dijalani Setan Merah.
Kondisi tersebut membuat statusnya berubah menjadi figur yang bisa diandalkan setiap pekan. Julukan 'Mr Dependable' layak disematkan karena kontribusinya hadir hampir tanpa jeda.
Kebangkitan Luke Shaw Setelah Dua Musim Sulit di Manchester United

Dalam dua musim terakhir sebelum 2025/26, Shaw mengalami masa yang berat akibat cedera beruntun. Ia bahkan sempat kembali hanya untuk menutup periode itu dengan gol bunuh diri di final Liga Europa.
Catatan absennya mencapai lebih dari 70 pertandingan di semua kompetisi bersama Manchester United. Rekam jejak itu membuat banyak pihak meragukan kemampuannya tampil stabil dalam satu musim penuh.
Musim ini, situasinya berubah total dengan kehadiran rutin di lapangan. Kepercayaan diri Shaw tumbuh seiring menit bermain yang terus bertambah.
Statistik yang Menegaskan Peran Kunci Luke Shaw di Manchester United

Hingga saat ini, Shaw sudah mengoleksi 2.183 menit bermain pada musim 2025/26. Jumlah tersebut melampaui total menit bermainnya pada dua musim sebelumnya yang hanya mencapai 1.767 menit.
Ia mencatat 25 kali menjadi starter di Premier League musim ini. Angka itu lebih banyak dibandingkan 16 kali starter liga yang ia raih dalam dua musim gabungan sebelumnya.
Dari 25 laga tersebut, Shaw menyelesaikan 90 menit penuh dalam 16 pertandingan. Konsistensi ini jarang dimiliki pemain dengan riwayat cedera serius seperti dirinya.
Faktor Pendukung Konsistensi Luke Shaw di Manchester United Musim Ini

Musim 2025/26 memberi kondisi yang ideal karena Manchester United tidak bermain dua kali sepekan akibat tersingkir lebih awal dari kompetisi piala dan tanpa jadwal Eropa. Hal ini membantu menjaga kebugaran fisik pemain inti.
Selain itu, sistem permainan Ruben Amorim sempat menempatkan Shaw sebagai bek tengah. Peran ini membuatnya tidak perlu terlalu sering naik turun sisi lapangan.
Posisi tersebut mengurangi beban jarak tempuh dan risiko cedera. Efektivitasnya juga terlihat di atas lapangan.
Michael Carrick Kembalikan Luke Shaw ke Posisi Aslinya di Manchester United

Situasi berubah ketika Shaw kembali bermain sebagai bek kiri dalam skema empat bek Michael Carrick. Peran ini menuntut kontribusi ofensif yang lebih besar dibanding musim sebelumnya.
Ketika Manchester United berturut-turut mengalahkan Manchester City 2-0, Arsenal 3-2, Fulham 3-2, dan Tottenham 2-0, Luka Shaw selalu ada di atas lapangan. Dia benar-benar 'Mr Dependable', sosok yang bisa diandalkan.
Tantangan berikutnya datang pada musim depan ketika Manchester United berpotensi kembali tampil di kompetisi Eropa. Jadwal padat akan menguji apakah performa stabil ini bisa dipertahankan.
Jika ia juga masuk skuad Piala Dunia, intensitas pertandingan akan meningkat signifikan. Manchester United perlu menyusun rotasi cermat agar tidak mengulang siklus cedera yang pernah terjadi kepadanya.
Sumber: United in Focus
Klasemen
Baca Artikel-artikel Menarik Lainnya:
Sassuolo vs Inter: Rating Pemain dari Banjir Gol di Markas Jay Idzes dan Kolega
Juventus vs Lazio: Rating Pemain dari Laga Dramatis di Allianz Stadium
Valencia vs Real Madrid: Rating Pemain Los Blancos dari Kemenangan 2-0 di Mestalla
Gol Perdana Haaland di Anfield dan Kemenangan Dramatis Man City
Gol Spektakuler Szoboszlai yang Berujung Malapetaka
Man City yang Menolak Tersingkir dari Perburuan Gelar Premier League
Drama VAR Liverpool vs Man City di Anfield, Keputusan Kontroversial yang Memecah Opini
TAG TERKAIT
BERITA TERKAIT
-
Michael Carrick Selamat dari Pemecatan, Manchester United Masih Beri Kesempatan
Liga Inggris 27 Oktober 2026, 13:42
-
Jadwal Lengkap Premier League 2026/2027
Liga Inggris 27 Oktober 2026, 12:28
-
Kursi Panas Pelatih Premier League: 4 Manajer yang Berisiko Dipecat Lebih Dulu
Editorial 26 Oktober 2026, 23:49
-
Kalah 0-3 dari Bournemouth, Pemain MU Diminta Ngaca!
Liga Inggris 26 Oktober 2026, 20:25
LATEST UPDATE
-
Sisi Versatile Rizky Ridho yang Dioptimalkan Shin Tae-yong
Bola Indonesia 27 Oktober 2026, 18:30
-
Hasil BRI Super League: Kartu Merah Warnai Kemenangan Borneo FC atas PSS
Bola Indonesia 27 Oktober 2026, 17:30
-
BRI Kepanjen Salurkan KUR Rp496 Miliar kepada 10 Ribu Nasabah, Dorong UMKM Naik Kelas
News 27 Oktober 2026, 17:27
-
Ini Satu Hal yang Buat Lamine Yamal Kalah dari Harry Kane dalam Ballon d'Or 2026
Liga Champions 27 Oktober 2026, 15:49
-
Barcelona Lewatkan Kesempatan Rekrut Bomber Tajam Club Brugge, Kini Menyesal?
Liga Spanyol 27 Oktober 2026, 15:42
-
Christian Pulisic Sepakat Perpanjang Kontrak di AC Milan hingga 2031
Liga Italia 27 Oktober 2026, 15:02
-
Pedas! Gary Neville Tuding Bruno Fernandes Sebagai 'Pengkhianat'
Liga Inggris 27 Oktober 2026, 14:55
LATEST EDITORIAL
-
4 Pemain Inggris yang Meraih Ballon d'Or sebelum Harry Kane
Editorial 27 Oktober 2026, 13:52
-
Kursi Panas Pelatih Premier League: 4 Manajer yang Berisiko Dipecat Lebih Dulu
Editorial 26 Oktober 2026, 23:49
-
7 Pelatih Gratis yang Bisa Gantikan Michael Carrick di Manchester United
Editorial 26 Oktober 2026, 16:03
-
5 Pemain Argentina yang Bisa Mewarisi Nomor 10 Lionel Messi
Editorial 8 Oktober 2026, 11:18








