MU Boros! Matthijs de Ligt Dinilai Tak Sebanding dengan Harganya
Aga Deta | 18 Februari 2025 13:23
Bola.net - Legenda Arsenal, Martin Keown, melontarkan kritik terhadap Manchester United atas biaya transfer yang dinilainya terlalu berlebihan untuk Matthijs de Ligt. Menurutnya, bek asal Belanda itu bermain terlalu kaku dan justru menimbulkan masalah bagi tim.
Manchester United mengeluarkan dana besar untuk mendatangkan Matthijs de Ligt dari Bayern Munich. Bek asal Belanda itu bergabung bersama Noussair Mazraoui dalam kesepakatan senilai £60 juta (sekitar Rp1,2 triliun).
De Ligt sebelumnya menghabiskan dua tahun di Bayern setelah dibeli dari Juventus seharga €77 juta (sekitar Rp1,3 triliun). Namun, performanya dianggap tidak sesuai harapan.
Di Juventus, De Ligt sempat meraih gelar Serie A dan Coppa Italia. Sebelumnya, ia juga memenangkan trofi bersama Ajax, klub tempatnya berkembang.
Permainan De Ligt Dikritik

De Ligt bermain di bawah Erik ten Hag di Ajax, yang kemudian memboyongnya ke Old Trafford. Namun, Ten Hag hanya sebentar melatihnya sebelum dipecat oleh United.
Di bawah pelatih baru Ruben Amorim, De Ligt masih menjadi pemain utama. Sayangnya, performanya dinilai belum memuaskan.
Martin Keown merasa permainan De Ligt terlalu kaku. "Dia bermain seperti robot," kata Keown di talkSPORT.
Manchester United Terpuruk

Manchester United baru saja kalah 1-0 dari Tottenham, membuat mereka terpuruk di posisi ke-15 Premier League. Keown menilai De Ligt menjadi salah satu penyebab masalah tim.
"Jumlah uang yang mereka keluarkan untuknya hampir tidak masuk akal," ujarnya. "Dia membuat keputusan yang salah dan menciptakan masalah bagi tim."
Keown juga menilai Amorim harus meningkatkan kepercayaan diri De Ligt. "Saya belum melihat dia mendapatkan kepercayaan diri dari pelatihnya," tambahnya.
Sumber: Metro
Klasemen Premier League
TAG TERKAIT
BERITA TERKAIT
-
Skenario Kelolosan Kanada ke Babak 32 Besar Piala Dunia 2026
Piala Dunia 19 Juni 2026, 23:38
-
Prediksi Piala Dunia 2026: Selandia Baru vs Mesir 22 Juni 2026
Piala Dunia 19 Juni 2026, 22:53
-
Prediksi Piala Dunia 2026: Uruguay vs Cape Verde 22 Juni 2026
Piala Dunia 19 Juni 2026, 22:38
-
Prediksi Piala Dunia 2026: Belgia vs Iran 22 Juni 2026
Piala Dunia 19 Juni 2026, 21:55
LATEST UPDATE
-
Link Live Streaming Piala Dunia 2026: Belanda vs Swedia Malam Ini
Piala Dunia 20 Juni 2026, 22:33
-
Prediksi Piala Dunia 2026: Norwegia vs Senegal 23 Juni 2026
Piala Dunia 20 Juni 2026, 21:45
-
Juventus Pantau 2 Penyerang Yang Sedang Main di Piala Dunia 2026, Siapa?
Liga Italia 20 Juni 2026, 21:37
-
Prediksi Piala Dunia 2026: Yordania vs Aljazair 23 Juni 2026
Piala Dunia 20 Juni 2026, 21:31
-
Duet Isak dan Gyokeres Bakal Makin Mengerikan di Piala Dunia 2026
Piala Dunia 20 Juni 2026, 21:24
-
Prediksi Piala Dunia 2026: Prancis vs Irak 23 Juni 2026
Piala Dunia 20 Juni 2026, 21:17
-
Link Streaming Piala Dunia 2026: Belanda vs Swedia
Piala Dunia 20 Juni 2026, 21:15
-
Prediksi Piala Dunia 2026: Argentina vs Austria 23 Juni 2026
Piala Dunia 20 Juni 2026, 21:03
-
Kejutan! Ronaldinho Gabung Klub Serie C Italia Ravenna
Liga Italia 20 Juni 2026, 20:13
-
Manuel Akanji Yakin Kevin De Bruyne Bakal Bersinar di Serie A Musim Depan
Liga Italia 20 Juni 2026, 20:04
LATEST EDITORIAL
-
6 Kemenangan Terbesar dalam Sejarah Piala Dunia
Editorial 15 Juni 2026, 16:55
-
10 Target Transfer Arsenal yang Patut Dipantau di Piala Dunia 2026
Editorial 12 Juni 2026, 14:41
-
10 Negara dengan Koleksi Trofi Mayor Terbanyak, Argentina Ungguli Brasil
Editorial 11 Juni 2026, 14:28







