MU Diklaim Membosankan, Le Tissier Bela Van Gaal
Editor Bolanet | 1 Desember 2015 21:37
Setan Merah terpuruk sepeninggal Sir Alex Ferguson. Apalagi David Moyes gagal memenuhi ekspektasi tinggi yang dipasang klub tersebut. Kemudian datanglah Van Gaal di musim panas 2014.
United akhirnya kembali ke kancah Liga Champions musim ini dan mereka juga bersaing menjadi juara EPL. Akan tetapi, hal tersebut tak membuat para fans mencibir manajer asal Belanda tersebut. Van Gaal dianggap merusak tradisi permainan Wayne Rooney cs yang sudah terbentuk sejak lama dan bahkan dianggap menerapkan skema main yang membosankan.
Kecaman pada Van Gaal bahkan datang dari sejumlah pandit dan mantan pemain United, seperti Paul Scholes. Akan tetapi, muncul pembelaan dari Le Tissier. Legenda itu menyatakan bahwa Van Gaal didatangkan bukan untuk membuat Setan Merah bermain atraktif, namun demi membawa mereka kembali berprestasi.
Itulah tugas manajer, yakni mendapatkan hasil yang sesuai. United terbiasa menang dengan gaya namun pada akhirnya jika mereka finis di empat besar atau bahkan memenangkan titel juara, tak akan ada seorangpun yang akan melihat ke belakang dan mengatakan mereka bermain membosankan, ujar Le Tissier pada Sky Sports.
Musim ini misi mereka adalah untuk memastikan bahwa mereka berada di empat besar lagi, mengingat apa yang mereka alami sejak Sir Alex meninggalkan klub tersebut, sambungnya. [initial]
Baca Juga:
- Keputusan Van Gaal Tetap Mainkan Rooney Dipertanyakan
- Eks MU: Van Gaal Egois dan Membuat Pemain Takut
- Penampilan Buruk Rooney Dinilai karena Filosofi Van Gaal
- Tegaskan Bertahan, Vardy Bikin MU Patah Hati
- Bos Celta Vigo Inginkan Victor Valdes
- Chris Smalling Bek Yang Biasa-Biasa Saja. Benarkah?
- Eks Belanda Gagal Paham Mengapa Van Gaal Lepas Di Maria
- 'Neymar Tergoda Pindah ke Manchester United'
- Karena Sang Ibu, Ronaldo Bisa Pilih MU
- Bintang-bintang MU Muak dengan Cara Latihan Van Gaal
- Agen Pastikan Neymar Tak Tinggalkan Barca
- Chelsea Gabung Bursa Perburuan Muller
TAG TERKAIT
BERITA TERKAIT
-
Brighton vs Chelsea, Yang Jadi Masalah Adalah Etos Kerja Pemain The Blues
Liga Inggris 22 April 2026, 10:37
-
Apa Rahasia Hancurkan Chelsea 3-0, Brighton?
Liga Inggris 22 April 2026, 10:22
-
Soal Aurelien Tchouameni, Manchester United Masih 'Wait and See'
Liga Inggris 22 April 2026, 10:21
-
Chelsea Dipermalukan Brighton, Gary Cahill Meledak: Nggak Ada Positifnya!
Liga Inggris 22 April 2026, 10:20
-
Chelsea yang Sangat Buruk, Tak Punya Nyali, dan Berjalan Mundur
Liga Inggris 22 April 2026, 10:16
LATEST UPDATE
-
PSIM vs Persija Jakarta: Misi Macan Kemayoran Jaga Tren Menang di Gianyar
Bola Indonesia 22 April 2026, 12:18
-
Profil Timnas Spanyol di Piala Dunia 2026: Sudah Saatnya Juara Lagi
Piala Dunia 22 April 2026, 12:11
-
Trofi Apa Saja yang Bisa Dimenangkan Inter Milan Musim Ini?
Liga Italia 22 April 2026, 12:00
-
Kalau Gak Main di MU, Bruno Fernandes Sudah Jadi Pemenang Ballon d'Or!
Liga Inggris 22 April 2026, 11:32
-
Inter Milan Sudah di Final Coppa Italia, tapi Siapa Lawannya?
Liga Italia 22 April 2026, 11:10
-
Brighton vs Chelsea, Yang Jadi Masalah Adalah Etos Kerja Pemain The Blues
Liga Inggris 22 April 2026, 10:37
-
Apa Rahasia Hancurkan Chelsea 3-0, Brighton?
Liga Inggris 22 April 2026, 10:22
LATEST EDITORIAL
-
Darurat Lini Depan Liverpool: 4 Opsi Pengganti Hugo Ekitike Usai Cedera Parah
Editorial 21 April 2026, 11:46
-
9 Kandidat Pengganti Alvaro Arbeloa di Real Madrid
Editorial 16 April 2026, 23:37
-
6 Top Skor Sepanjang Masa Liga Champions
Editorial 15 April 2026, 20:59








