MU Sudah 70% Menjadi Penantang Gelar yang Serius
Serafin Unus Pasi | 22 Juli 2020 19:40
Bola.net - Gelandang Manchester United, Nemanja Matic menilai ada perkembangan yang positif dalam timnya saat ini. Ia percaya tidak lama lagi, Setan Merah akan menjadi penantang gelar yang serius di ajang EPL.
Sebagai pemenang gelar EPL terbanyak sepanjang sejarah, MU sudah lama tidak memenangkan trofi prestisius tersebut. Terakhir kali mereka memenangkan trofi itu terjadi di tahun 2013, di tahun terakhir Sir Alex Ferguson menjabat sebagai manajer Manchester United.
Tujuh tahun berlalu, MU tidak pernah menjadi penantang gelar yang serius. Padahal manajemen Setan Merah sudah mengeluarkan banyak sekali uang untuk membeli pemain-pemain berkualitas dan mendatangkan pelatih-pelatih terbaik.
Namun Matic cukup pede menyebut bahwa Setan Merah sedikit lagi akan menjadi penantang gelar juara yang serius. "Saya rasa tim ini berkembang setiap hari, selangkah demi selangkah," ujar Matic kepada Sky Sports.
Baca komentar lengkap sang gelandang di bawah ini.
Sudah Lebih Baik
Matic punya dasar mengatakan bahwa MU kini sudah jauh lebih baik daripada musim-musim sebelumnya.
Ia menyebut performa apik MU dalam beberapa bulan terakhir bisa menjadi patokan seberapa besar perkembangan Setan Merah.
"Saya bisa bilang ada perbedaan yang besar antara performa kami di awal musim dan pada saat ini. Namun perbedaan ini dalam artian yang positif, tentu saja."
Kurang 30%
Matic menilai bahwa Manchester United sudah 70% siap menjadi penantang gelar juara EPL musim depan.
Ia menilai jika timnya bisa menambah 30% lagi, maka mereka akan siap mengganggu supremasi Liverpool dan Manchester City.
"Jika kami bisa meningkatkan 30% lagi kemampuan kami, maka kami akan siap bersaing untuk menantang gelar juara EPL lagi. Saya percaya bahwa kami akan segera siap bersaing dengan tim manapun." ujarnya.
Tren Positif
Manchester United sempat meraih tren positif tidak terkalahkan di 19 pertandingan beruntun.
Namun momentum apik itu patah saat mereka kalah dari Chelsea di semi final FA Cup di akhir pekan kemarin.
(Sky Sports)
TAG TERKAIT
BERITA TERKAIT
-
Kebangkitan Kobbie Mainoo Jadi Momen Emas bagi Ineos di Manchester United, Kok Bisa?
Liga Inggris 20 Januari 2026, 17:11
LATEST UPDATE
-
Inter vs Arsenal 1-3: Proses Pendewasaan Nerazzurri
Liga Champions 21 Januari 2026, 08:36
-
Kalah Duel Fisik dan Teknik, Chivu Sebut Level Arsenal Jauh di Atas Inter Milan
Liga Champions 21 Januari 2026, 08:30
-
Memuji Duo Gabriel Jesus - Viktor Gyokeres, Mengklaim Arsenal Sudah Naik Level
Liga Champions 21 Januari 2026, 08:19
-
Rapor Pemain Inter: Gol Roket Sucic Tak Cukup, Arsenal Pulang Tersenyum
Liga Champions 21 Januari 2026, 08:06
-
Man of the Match Sporting CP vs PSG: Luis Suarez
Liga Champions 21 Januari 2026, 07:19
-
Man of the Match Inter vs Arsenal: Gabriel Jesus
Liga Champions 21 Januari 2026, 07:05
-
Man of the Match Bodo/Glimt vs Man City: Jens Petter Hauge
Liga Champions 21 Januari 2026, 06:51
-
Man of the Match Real Madrid vs Monaco: Vinicius Junior
Liga Champions 21 Januari 2026, 05:51
-
Hasil Copenhagen vs Napoli: Partenopei Gagal Menang Meski Unggul Jumlah Pemain
Liga Champions 21 Januari 2026, 05:29
LATEST EDITORIAL
-
9 Pemain yang Pernah Bermain untuk Inter Milan dan Arsenal
Editorial 20 Januari 2026, 14:06
-
6 Bek Tengah yang Bisa Datangkan Liverpool Setelah Kehilangan Marc Guehi
Editorial 20 Januari 2026, 13:05
-
5 Pemain Liverpool yang Bisa Ikuti Jurgen Klopp ke Real Madrid
Editorial 19 Januari 2026, 12:24
-
4 Bek Tengah yang Bisa Jadi Target Chelsea di Bursa Januari: Ada Eks Real Madrid
Editorial 19 Januari 2026, 12:06










