Mungkinkah Tottenham Terdegradasi dari Premier League 2025/2026?

Asad Arifin | 13 April 2026 20:36
Mungkinkah Tottenham Terdegradasi dari Premier League 2025/2026?
Selebrasi Richarlison usai membobol gawang Liverpool di Anfield (c) Tottenham Official

Bola.net - Tottenham Hotspur berada dalam situasi yang sangat mengkhawatirkan di Premier League 2025/2026. Klub berjuluk The Lilywhites itu kini terperosok ke zona degradasi.

Kekalahan dari Sunderland pada akhir pekan menjadi pukulan telak bagi Spurs. Hasil tersebut membuat mereka turun ke peringkat ke-18 klasemen dengan raihan 30 poin.

Advertisement

Situasi semakin sulit karena West Ham mampu meraih kemenangan atas Wolves. Selisih dua poin kini memisahkan Tottenham dari zona aman.

Momentum yang diharapkan hadir dari pelatih baru Roberto De Zerbi justru belum terlihat. Spurs tampil tanpa arah yang jelas dalam laga debut sang manajer.

Dengan sisa pertandingan yang semakin sedikit, tekanan kini berada di level tertinggi. Ancaman degradasi menjadi bayang-bayang nyata yang harus segera dihindari.

1 dari 4 halaman

Performa Lesu di Era Baru De Zerbi

Performa Lesu di Era Baru De Zerbi

Roberto De Zerbi saat melatih Marseille dalam pertandingan Ligue 1 melawan Paris FC, Sabtu (31/1/2026). (c) AP Photo/Thibault Camus

Harapan besar sempat menyelimuti Tottenham setelah menunjuk Roberto De Zerbi sebagai pelatih. Namun, debutnya justru berakhir dengan kekalahan 0-1 dari Sunderland.

Penampilan Spurs dalam laga tersebut dinilai tidak menunjukkan karakter yang kuat. Mereka terlihat ragu-ragu dalam mengembangkan permainan.

Legenda Inggris, Wayne Rooney, menilai Spurs gagal memanfaatkan momentum pergantian pelatih. Ia menyoroti kurangnya agresivitas dalam permainan.

"Terkadang Anda mendapatkan momentum, tetapi saya pikir Anda mendapatkannya ketika manajer baru datang dan Anda bermain menyerang dan agresif dalam penguasaan bola," katanya.

"Saya pikir mereka agak di antara keduanya," sambung Rooney.

2 dari 4 halaman

Ancaman Degradasi yang Nyata

Ancaman Degradasi yang Nyata

Robin Le Normand dan Mathys Tel berduel dalam laga leg kedua babak 16 besar Liga Champions antara Tottenham vs Atletico Madrid, 19 Maret 2026 (c) AP Photo/Kin Cheung

Posisi Tottenham saat ini benar-benar genting. Mereka hanya terpaut dua poin dari zona aman dan berisiko terdegradasi untuk pertama kalinya sejak 1977.

Rooney menilai bahwa degradasi akan menjadi bencana besar bagi klub. Ia bahkan menyebut potensi eksodus pemain jika skenario buruk itu terjadi.

"Akan menjadi bencana bagi mereka jika mereka terdegradasi. Saya pikir di situlah beberapa pemain mungkin melihatnya, berpikir jika mereka terdegradasi, mereka dapat pindah dan pergi ke klub lain," kata Rooney.

Situasi ini membuat Tottenham harus segera menemukan solusi. Setiap poin menjadi sangat berharga dalam fase krusial musim ini.

3 dari 4 halaman

De Zerbi Cari Cara Bangkitkan Kepercayaan Diri

De Zerbi Cari Cara Bangkitkan Kepercayaan Diri

Selebrasi Dominic Solanke dalam laga Tottenham vs Borussia Dortmund di Liga Champions, Rabu (21/1/2026). (c) AP Photo/Kin Cheung

Roberto De Zerbi mengakui bahwa timnya sedang mengalami krisis kepercayaan diri. Ia menilai para pemain belum mampu menunjukkan permainan terbaik mereka.

"Kami bermain bagus, mungkin tidak cukup untuk menang tetapi kami kurang beruntung dalam beberapa situasi di babak pertama," kata De Zerbi dikutip dari BBC Sport.

Pelatih asal Italia itu menegaskan bahwa perbaikan harus segera dilakukan. Ia ingin membangun kembali mentalitas tim agar mampu bersaing.

"Kami pasti bisa bermain lebih baik dan Anda bisa merasa lebih baik. Kami harus mengusahakannya. Pekerjaan saya tidak terlalu banyak di lapangan karena mereka adalah orang-orang yang baik dan saya kasihan pada mereka," kata De Zerbi.

Sumber: BBC Sport

LATEST UPDATE