Nasib Bertolak Belakang Hojlund dan Sesko di Kualifikasi Piala Dunia 2026: Satu Pesta, Satu Merana
Editor Bolanet | 9 September 2025 11:13
Bola.net - Kisah kontras dialami dua striker Manchester United, Rasmus Hojlund dan Benjamin Sesko. Keduanya merasakan nasib yang sangat berbeda saat membela negara masing-masing di ajang Kualifikasi Piala Dunia 2026.
Di satu sisi, Rasmus Hojlund berhasil mencetak gol dan membawa Denmark meraih kemenangan telak 3-0 atas Yunani. Sementara itu, Benjamin Sesko harus menelan pil pahit usai Slovenia dilibas 0-3 oleh Swiss.
Namun, cerita tidak sesederhana itu jika melihat lebih dalam ke statistik permainan. Di balik golnya, Hojlund justru mencatatkan keterlibatan yang sangat minim dalam permainan timnya.
Sebaliknya, Sesko yang timnya kalah telak justru menjadi salah satu pemain paling sibuk dan menonjol. Inilah kisah tentang paradoks penampilan dua penyerang Setan Merah.
Paradoks Rasmus Hojlund: Cetak Gol, Minim Sentuhan Bola
Rasmus Hojlund sukses mengirim sinyal positif kepada klub barunya, Napoli. Momen ini menjadi pendorong kepercayaan diri bagi sang striker yang belum mendapat menit bermain musim ini.
Ia yang masuk dari bangku cadangan langsung memberikan dampak instan bagi Denmark. Golnya lahir berkat kejeliannya memanfaatkan bola muntah hasil tendangan rekan setimnya, Patrick Dorgu.
Namun, di balik gol tersebut, tersimpan sebuah statistik yang sangat mengejutkan. Hojlund tercatat sebagai pemain dengan jumlah sentuhan bola paling sedikit di antara semua pemain di lapangan.
Keterlibatannya dalam alur permainan Denmark terbukti sangat minim. Fakta ini menjadi sebuah paradoks menarik dari penampilannya yang efisien namun kurang partisipatif malam itu.
Benjamin Sesko: Bekerja Keras di Tengah Keterpurukan Tim
Nasib 180 derajat dialami oleh pengganti Hojlund di Manchester United, Benjamin Sesko. Ia harus berjuang selama 90 menit penuh dalam kekalahan telak yang diderita Slovenia.
Meski timnya tak berdaya, Sesko tampil sebagai salah satu pemain yang paling bekerja keras. Ia bahkan menjadi satu-satunya pemain Slovenia yang mampu melepaskan tembakan tepat sasaran ke gawang Swiss.
Kontribusinya tidak hanya terbatas di lini serang saja. Striker jangkung ini juga tercatat aktif membantu pertahanan dengan memenangi duel udara dan melakukan tiga sapuan penting.
Sayangnya, kerja keras Sesko tidak cukup untuk menyelamatkan Slovenia dari kekalahan. Akurasi umpannya yang hanya 58% juga menjadi catatan kecil dari performa individunya yang menonjol.
TAG TERKAIT
BERITA TERKAIT
-
Harry Maguire Akui Laga Lawan Brentford Tidak Mudah
Liga Inggris 28 April 2026, 12:03
-
Harry Maguire Kagum dengan Agresivitas dan Teknik Casemiro
Liga Inggris 28 April 2026, 11:47
LATEST UPDATE
-
Luis Enrique: Bayern Munchen Memang Gila! Kami Bisa Saja Kalah Tadi!
Liga Champions 29 April 2026, 10:11
-
Arema Dihajar Persebaya 4-0, Begini Respon Kecewa Manajemen Singo Edan
Bola Indonesia 29 April 2026, 08:26
-
Daftar Peraih Man of The Match Liga Champions 2025/2026
Liga Champions 29 April 2026, 08:11
-
Jadwal Liga Champions Pekan Ini Live di SCTV, 29-30 April 2026
Liga Champions 29 April 2026, 07:55
-
Kontroversi PSG vs Bayern: Tuan Rumah Harusnya Tidak Dapat Penalti?
Liga Champions 29 April 2026, 07:49
-
5 Pelajaran dari Duel PSG vs Bayern: Pertandingan Tergila Musim Ini
Liga Champions 29 April 2026, 06:45
LATEST EDITORIAL
-
5 Rekor yang Masih Bisa Dipecahkan atau Disamai Bayern Munchen Musim Ini
Editorial 28 April 2026, 14:07
-
9 Pelatih Terbaik Chelsea Sejak 2000-an
Editorial 24 April 2026, 15:46














