Nasib Terkini 6 Pembelian Manchester United Era 2015: Ada yang Terdampar di Yunani Sampai Brasil
Editor Bolanet | 2 Agustus 2025 16:00
Bola.net - Manchester United kembali aktif di bursa transfer dengan mendatangkan Bryan Mbeumo dari Brentford musim panas ini. Namun, melihat rekam jejak transfer mereka di masa lalu, fans patut was-was dengan rekrutan anyar tersebut.
Musim 2015/16 menjadi salah satu periode kelam Man United dalam hal transfer pemain. Enam pemain yang didatangkan saat itu kini tersebar di berbagai liga dengan karier yang jauh dari gemilang.
Anthony Martial yang dibeli dengan status remaja termahal dunia senilai 36 juta poundsterling kini bermain di Yunani. Sementara nama-nama besar lain seperti Memphis Depay dan Bastian Schweinsteiger juga gagal memenuhi ekspektasi di Old Trafford.
Kegagalan transfer musim 2015/16 ini menjadi pelajaran berharga bagi MU. Mereka harus lebih cermat dalam merekrut pemain agar tidak mengulangi kesalahan yang sama di era modern ini.
Martial Terdampar di Yunani

Anthony Martial datang ke Old Trafford dengan label remaja termahal dunia pada 2015. Pemain asal Prancis itu diboyong dari Monaco dengan harapan menjadi penerus legenda MU di lini depan.
Selama sembilan tahun berseragam Setan Merah, Martial tampil dalam 300 pertandingan dengan catatan gol yang lumayan. Namun, inkonsistensi performa membuatnya dipinjamkan ke Sevilla pada 2022 sebelum akhirnya dilepas gratis.
Kini pemain berusia 29 tahun itu bermain untuk AEK Athens di Liga Yunani. Perjalanan karier Martial membuktikan bahwa label mahal tidak menjamin kesuksesan di klub sebesar Man United.
Schneiderlin Pensiun Tanpa Jejak
Morgan Schneiderlin didatangkan dari Southampton dengan banderol 25 juta poundsterling pada 2015. Gelandang bertahan Prancis itu diharapkan bisa memperkuat lini tengah Man United yang saat itu butuh pembenahan.
Sayangnya, Schneiderlin hanya bertahan kurang dari dua tahun sebelum dijual ke Everton. Setelah tiga tahun di Goodison Park, kariernya terus menurun dengan bermain di Nice, Konyaspor, hingga AE Kifisia.
Pada 2024, Schneiderlin memutuskan gantung sepatu tanpa pernah benar-benar bersinar. Kisahnya menjadi bukti bahwa tidak semua pemain bisa beradaptasi dengan tekanan bermain untuk klub raksasa.
Depay Mengembara ke Brasil

Memphis Depay tiba di Manchester dengan ekspektasi tinggi setelah tampil gemilang bersama PSV. Pemain sayap Belanda itu diproyeksikan menjadi bintang masa depan MU di lini serang.
Realitanya, Depay hanya bertahan dua musim sebelum dijual ke Lyon dengan kerugian besar. Meski sempat bangkit di Prancis dan bermain untuk Barcelona serta Atletico Madrid, kariernya tidak pernah mencapai puncak yang diharapkan.
Saat ini Depay bermain untuk Corinthians di Brasil, jauh dari sorotan sepak bola Eropa. Perpindahannya ke Amerika Selatan menandai penurunan level karier yang signifikan.
Darmian Pulang Kampung
Matteo Darmian menjadi satu-satunya klub non-Italia dalam kariernya ketika bergabung dengan Man Utd. Bek serba bisa itu didatangkan dari Torino dengan harapan bisa memperkuat lini belakang.
Setelah hampir 100 penampilan dalam empat tahun, Darmian memutuskan kembali ke Italia. Dia bergabung dengan Parma pada 2019 sebelum akhirnya pindah ke Inter Milan.
Di usia 35 tahun, Darmian masih bermain untuk Nerazzurri dan menikmati masa-masa akhir kariernya. Keputusannya meninggalkan MU terbukti tepat karena dia lebih cocok dengan sepak bola Italia.
Schweinsteiger Terhenti Cedera
Kedatangan Bastian Schweinsteiger ke Old Trafford disambut meriah oleh fans Manchester United. Gelandang legendaris Bayern Munich itu diharapkan membawa pengalaman dan mentalitas juara ke skuad.
Namun, cedera terus menghantui Schweinsteiger selama di Manchester. Performa inkonsisten membuatnya terpinggirkan dan akhirnya pindah ke Chicago Fire di MLS.
Schweinsteiger pensiun pada 2019 setelah dua tahun di Amerika Serikat. Petualangannya di Manchester United menjadi catatan kelam di penghujung karier gemilangnya bersama timnas Jerman dan Bayern Munich.
Romero Si Kiper Cadangan Setia
Sergio Romero datang gratis dari Sampdoria dan menjadi kiper cadangan andal selama enam tahun. Kiper timnas Argentina itu selalu tampil solid ketika diberi kesempatan menggantikan David de Gea.
Setelah kontraknya habis pada 2021, Romero bergabung dengan Venezia di Italia. Petualangan singkatnya di Serie A dilanjutkan dengan kepindahan ke Boca Juniors di tanah kelahirannya.
Di usia 37 tahun, Romero masih bermain untuk klub legendaris Argentina tersebut. Dari semua rekrutan 2015/16, dia mungkin satu-satunya yang memberikan kontribusi sesuai ekspektasi meski hanya sebagai pemain cadangan.
Jangan Sampai Ketinggalan ini Bolaneters!
Mau Benjamin Sesko, MU Diminta Serahkan Pemain Ini ke RB Leipzig
Bruno Fernandes Bertahan di MU, Pertanda Setan Merah Bakal Bangkit!
Ternyata, MU Sempat Dekati Alexander Isak Sebelum Liverpool Mengincar
Demi Cabut dari Manchester United, Sancho Siap Lakukan Pengorbanan Besar
Manchester United Hadapi Arsenal di Partai Pembuka EPL, Ayden Heaven: Siapa Takut?
TAG TERKAIT
BERITA TERKAIT
-
Memprediksi Peluang Manchester United Terdegradasi
Liga Inggris 1 November 2026, 09:00
-
Rating Pemain Man City usai Dipermalukan Brighton di Etihad: Doku 8, Haaland 5
Liga Inggris 1 November 2026, 07:36
-
Rating Pemain Man Utd usai Terkapar di Markas Chelsea: Lisandro Martinez Terburuk!
Liga Inggris 1 November 2026, 07:06
-
Rating Pemain Chelsea usai Menang 2-0 vs Man Utd: Colwill, Lavia, Rogers 8, Palmer 9
Liga Inggris 1 November 2026, 06:58
-
Jadwal Liga Inggris di SCTV Pekan Ini, 31 Oktober - 3 November 2026
Liga Inggris 1 November 2026, 06:36
LATEST UPDATE
-
Michael Carrick Tak Gentar Manchester United Terancam Masuk Zona Degradasi
Liga Inggris 1 November 2026, 15:15
-
Live Streaming Juventus vs Napoli: Jadwal dan Link Nonton
Liga Italia 1 November 2026, 14:30
-
Live Streaming Liverpool vs Arsenal: Jadwal dan Link Nonton
Liga Inggris 1 November 2026, 13:17
-
Keluarga Hadir di Sepang, Veda Ega Pratama Sukses Raih Podium Kedua
Otomotif 1 November 2026, 12:51
-
Runner Up di Sepang, Veda Ega Pratama Ukir Pencapaian Terbaik di Moto3
Otomotif 1 November 2026, 12:46
-
Klasemen Moto3 2026: Veda Ega Pratama Naik ke Posisi 7
Otomotif 1 November 2026, 12:41
-
Live Streaming Racing Santander vs Madrid: Jadwal dan Link Nonton
Liga Spanyol 1 November 2026, 12:13
-
Hasil Moto3 Malaysia 2026: Maximo Quiles Juara, Veda Ega Pratama Finis Kedua!
Otomotif 1 November 2026, 11:43
-
Live Streaming PSIM vs Borneo FC: Jadwal dan Link Nonton
Bola Indonesia 1 November 2026, 11:18
-
Live Streaming Persib Bandung vs Isenmulang FC: Jadwal dan Link Nonton
Bola Indonesia 1 November 2026, 10:14
-
Batas Waktu untuk Michael Carrick di Manchester United
Liga Inggris 1 November 2026, 09:10
-
Memprediksi Peluang Manchester United Terdegradasi
Liga Inggris 1 November 2026, 09:00
-
Rating Pemain Barcelona vs Alaves: Raphinha dan Yamal 9, Fermin Lopez Tertinggi
Liga Spanyol 1 November 2026, 08:51
LATEST EDITORIAL
-
4 Pemain Inggris yang Meraih Ballon d'Or sebelum Harry Kane
Editorial 27 Oktober 2026, 13:52
-
Kursi Panas Pelatih Premier League: 4 Manajer yang Berisiko Dipecat Lebih Dulu
Editorial 26 Oktober 2026, 23:49
-
7 Pelatih Gratis yang Bisa Gantikan Michael Carrick di Manchester United
Editorial 26 Oktober 2026, 16:03
-
5 Pemain Argentina yang Bisa Mewarisi Nomor 10 Lionel Messi
Editorial 8 Oktober 2026, 11:18


