Nestapa Chelsea di Akhir Musim: Gagal ke Eropa, The Blues Serahkan Skuad Terpuruk pada Xabi Alonso
Afdholud Dzikry | 25 Mei 2026 05:30
Bola.net - Chelsea menutup musim 2025/2026 dengan kegagalan besar setelah dipastikan absen dari seluruh kompetisi Eropa. Kekalahan pada pekan terakhir Premier League membuat klub asal London Barat itu finis di posisi ke-10, jauh dari ekspektasi awal musim.
Hasil tersebut memperpanjang rangkaian buruk Chelsea sepanjang musim ini. Padahal, sebelum laga terakhir dimainkan, peluang mereka untuk menembus zona Eropa masih terbuka. Namun semuanya runtuh dalam satu malam yang mengecewakan di Stamford Bridge.
Sebelumnya, harapan meraih tiket Eropa lewat jalur alternatif juga sudah lebih dulu hilang setelah mereka gagal di final kompetisi domestik. Chelsea akhirnya menutup musim tanpa trofi sekaligus tanpa kepastian tampil di level Eropa musim depan.
Situasi itu sekaligus menjadi akhir masa kerja manajer interim yang memimpin tim sejak pertengahan musim. Setelah periode penuh kekacauan, tongkat kepelatihan kini resmi diserahkan kepada Xabi Alonso yang datang membawa ekspektasi besar.
Berkah Kegagalan The Blues Bagi Para Rival

Di tengah keterpurukan Chelsea, beberapa rival justru menikmati akhir musim yang manis. Brighton & Hove Albion, Sunderland, dan Bournemouth berhasil memanfaatkan situasi untuk mengamankan tempat di kompetisi Eropa.
Brighton menutup musim dengan optimisme tinggi dan mulai dipandang sebagai salah satu tim yang bisa berbicara banyak di Conference League musim depan. Sunderland bahkan menjadi kejutan terbesar setelah sukses lolos ke Liga Europa hanya setahun usai bermain di Championship.
Bournemouth nyaris melangkah lebih jauh ke zona Liga Champions. Namun harapan itu sirna setelah hasil pertandingan lain tidak berjalan sesuai kebutuhan mereka. Meski begitu, tiket Liga Europa tetap menjadi pencapaian bersejarah bagi klub tersebut.
Kekacauan Manajemen dan Rentetan Hasil Buruk Chelsea

Musim Chelsea berjalan penuh ketidakpastian sejak awal. Keputusan memecat Enzo Maresca pada Januari menjadi salah satu titik yang paling banyak disorot, terutama karena saat itu tim masih berada di posisi lima besar.
Manajemen lalu menunjuk Liam Rosenior, tetapi masa kerjanya berlangsung singkat. Setelah itu, Calum McFarlane mengambil alih sebagai manajer interim hingga akhir musim. Hasilnya tetap jauh dari memuaskan dengan total hanya 52 poin yang berhasil dikumpulkan.
Jumlah itu turun drastis dibanding musim sebelumnya. Keterpurukan mereka semakin terasa ketika kalah 1-0 dari Manchester City di final FA Cup dan gagal mengamankan jalur otomatis ke Liga Europa.
Pintu Eropa benar-benar tertutup usai kekalahan 2-1 dari Sunderland pada laga terakhir musim ini. Kekalahan itu sekaligus menjadi penutup pahit bagi periode manajer interim di kursi pelatih.
Proyek Gagal BlueCo dan Ekspektasi Tinggi untuk Xabi Alonso

Hasil musim ini menambah tekanan terhadap proyek BlueCo sejak mengambil alih klub pada 2022. Dalam empat musim terakhir, Chelsea finis di posisi 12, keenam, keempat, lalu turun lagi ke peringkat 10. Performa yang naik turun membuat arah proyek mereka mulai dipertanyakan.
Padahal, dana yang dikeluarkan pemilik klub sudah menembus angka lebih dari satu miliar poundsterling. Fokus perekrutan pemain muda berbakat memang terlihat menjanjikan di atas kertas, tetapi belum mampu memberi hasil stabil di lapangan.
Kini, tugas besar membangkitkan Chelsea berada di tangan Xabi Alonso. Mantan pelatih Real Madrid itu disebut akan mendapat kendali lebih besar dalam urusan transfer dan pembangunan skuad.
Absennya Chelsea dari kompetisi Eropa sebenarnya memberi satu keuntungan: Alonso bisa fokus penuh membenahi tim di level domestik. Namun situasi itu juga membawa tekanan baru. Dengan jadwal yang lebih ringan, tuntutan untuk segera menghadirkan trofi akan terasa jauh lebih besar musim depan.
TAG TERKAIT
BERITA TERKAIT
-
Xabi Alonso Ungkap Alasan Palestra dan Caicedo Absen Lawan Fulham
Liga Inggris 25 Agustus 2026, 11:24
-
Newcastle Sepakat Rekrut Nico Gonzalez dari Manchester City
Liga Inggris 25 Agustus 2026, 10:04
-
Jadwal Lengkap Premier League 2026/2027
Liga Inggris 25 Agustus 2026, 09:47
-
Manchester City Sepakat Datangkan Allan Elias dari Palmeiras
Liga Inggris 25 Agustus 2026, 08:44
-
5 Pelajaran Chelsea vs Fulham: Cole Palmer Bersinar dalam Debut Impian Xabi Alonso
Liga Inggris 25 Agustus 2026, 08:04
LATEST UPDATE
-
Cole Palmer Kembali Bangkit, Awali Musim Baru dengan Gol dan Assist
Liga Inggris 25 Agustus 2026, 14:00
-
Gabriel Martinelli Dekati Pintu Keluar Arsenal, Al Hilal Siapkan Tawaran Besar
Liga Inggris 25 Agustus 2026, 13:00
-
Manchester United Ingin Pinjam Alejandro Balde, Barcelona Minta 30-40 Juta Euro
Liga Inggris 25 Agustus 2026, 12:04
-
Xabi Alonso Ungkap Alasan Palestra dan Caicedo Absen Lawan Fulham
Liga Inggris 25 Agustus 2026, 11:24
-
Juventus Cemas, Kenan Yildiz Terancam Absen 2 Bulan Usai Cedera Lawan Frosinone
Liga Italia 25 Agustus 2026, 10:44
-
Newcastle Sepakat Rekrut Nico Gonzalez dari Manchester City
Liga Inggris 25 Agustus 2026, 10:04
-
Jadwal Lengkap Serie A 2026/2027
Liga Italia 25 Agustus 2026, 09:59
-
Jadwal Lengkap La Liga 2026/2027
Liga Spanyol 25 Agustus 2026, 09:52
-
Jadwal Lengkap Premier League 2026/2027
Liga Inggris 25 Agustus 2026, 09:47
LATEST EDITORIAL
-
4 Klub yang Bisa Jadi Pelabuhan Nicolas Jackson, Aston Villa Paling Berpeluang?
Editorial 25 Agustus 2026, 11:33
-
5 Alternatif Bek Kiri Manchester United jika Gagal Mendapatkan Lewis Hall
Editorial 12 Agustus 2026, 12:51
-
6 Pemain yang Bisa Dijual Real Madrid demi Datangkan Rekrutan Baru
Editorial 5 Agustus 2026, 10:59
-
5 Pemain yang Masih Bisa Direkrut Manchester United Sebelum Bursa Transfer Ditutup
Editorial 4 Agustus 2026, 13:00

