Neville Minta Pelatih MU Berikutnya Paham Tradisi Klub Sebelum Masuk ke Old Trafford
Editor Bolanet | 16 Januari 2019 23:30
Bola.net - - Legenda MU, Gary Neville, tampaknya tidak tertarik dengan siapa yang akan melanjutkan tongkat estafet kepelatihan bekas klubnya itu musim depan. Ia hanya menuntut calon pelatih anyar untuk mempelajari tradisi serta filosofi permainan The Red Devils.
Manchester United menunjuk Ole Gunnar Solskjaer sebagai pelatih setelah mendepak sosok sebelumnya, Jose Mourinho. Bersama pria asal Norwegia itu, Paul Pogba dkk berhasil menunjukkan performa yang jauh lebih memukau ketimbang sebelumnya.
Sayangnya, pos pelatih Manchester United belum sepenuhnya dalam genggamannya. Ia didapuk sebagai pelatih untuk sementara waktu setidaknya hingga akhir musim nanti, demi memberi masa tambahan kepada manajemen dalam mencari sosok anyar.
Scroll ke bawah untuk membaca informasi selengkapnya.
Larangan Neville
Satu hal yang kembali terlihat di MU sejak diasuh oleh Solskjaer adalah gaya bermain menyerangnya. Tiga pelatih sebelumnya, yakni Mourinho, David Moyes, dan juga Louis Van Gaal, terkenal lebih mengandalkan permainan bertahan saja.
Gary Neville tidak ingin itu terjadi lagi jika nanti Manchester United tak tertarik mempermanenkan Solskjaer. Untuk calon pelatih berikutnya, ia berharap tim mempertimbangkan sosok-sosok yang paham betul dengan tradisi dan filosofi tim.
"Tak ada lagi yang boleh masuk ke tempat latihan Manchester United ataupun Old Trafford sambil membawa filosofinya sendiri. Sudah cukup," ujar Neville kepada Sky Sports.
"Filosofi Manchester United sangatlah dalam dan juga berarti, sama seperti milik Barcelona dan juga Ajax. Di Man United, anda bermain cepat, menyerang dengan cara yang menghibur. Anda membawa pemain muda dan memberinya kepercayaan, dan anda menang," lanjutnya.
Senang Menyaksikan MU yang Sekarang
Neville berujar bahwa filosofi yang diterapkan Solskjaer pada musim ini sangat cocok dengan Manchester United. Ia mengaku terkesan kala menyaksikan penampilan bekas klubnya tersebut, terutama saat mereka melawat ke markas Tottenham akhir pekan kemarin.
"Apa yang Ole Gunnar Solskjaer lakukan dalam waktu sebulan, terlepas dari apa yang klub lakukan musim ini, telah menunjukkan Manchester United yang seperti itu. Saya senang melihatnya. Saya jadi ingin ke stadion lagi," tambahnya.
"Ada satu serangan balik pada babak pertama di Wembley, di mana mereka berlari maju dari satu kotak penalti ke yang lainnya dan saya berpikir 'wow! Saya menyaksikan seragam merah lari dari kotak ke kotak dalam waktu tiga detik, melepaskan umpan cepat' dan itulah yang ingin anda saksikan," tandasnya.
Gary Neville sendiri cukup akrab dengan filosofi yang digunakan Manchester United. Wajar saja, ia merupakan salah satu pemain yang betah membela satu klub dan telah bermain untuk The Red Devils sejak tahun 1992 hingga 2011.
Saksikan Juga Video Ini
Ada 10 tim Premier League yang tak mampu membobol gawang yang dikawal oleh kiper Arsenal, Petr Cech. Tim mana sajakah itu? Simak informasi selengkapnya melalui tautan video yang tersedia di bawah ini.
TAG TERKAIT
BERITA TERKAIT
-
Gercep, MU Lagi Nego Tipis-tipis dengan Pelatih asal Italia Ini
Liga Inggris 20 Januari 2026, 15:52
-
Arsenal Tikung Manchester United untuk Bek Tangguh Inter Milan Ini?
Liga Inggris 20 Januari 2026, 15:41
-
AS Roma Pastikan Batal Rekrut Joshua Zirkzee dari MU
Liga Italia 20 Januari 2026, 15:30
-
Pemain Timnas Portugal Ini Jadi Pembelian Pertama Michael Carrick di MU?
Liga Inggris 20 Januari 2026, 15:17
LATEST UPDATE
-
Prediksi Qarabag FK vs Eintracht Frankfurt 22 Januari 2026
Liga Champions 20 Januari 2026, 21:09
-
Real Madrid vs Monaco: Statistik Gol Mbappe Jadi Ancaman Nyata buat Mantan Klubnya
Liga Champions 20 Januari 2026, 21:04
-
Villarreal vs Ajax: Jaminan Gol dalam Laga yang Berpotensi Berjalan Terbuka
Liga Champions 20 Januari 2026, 20:55
-
Prediksi Galatasaray vs Atletico Madrid 22 Januari 2026
Liga Champions 20 Januari 2026, 20:49
-
Copenhagen vs Napoli: Panggung Istimewa bagi Rasmus Hojlund
Liga Champions 20 Januari 2026, 20:17
-
Update Transfer Resmi 18 Klub BRI Super League pada Januari 2026
Bola Indonesia 20 Januari 2026, 20:14
-
Madrid vs Monaco: Ujian Arbeloa, Reuni Mbappe, dan Angkernya Bernabeu
Liga Champions 20 Januari 2026, 20:00
-
Sporting vs PSG: Tamu yang Sangat Berbahaya
Liga Champions 20 Januari 2026, 19:58
-
Inter vs Arsenal: Catatan Historis Nerazzurri Berada dalam Ancaman
Liga Champions 20 Januari 2026, 19:47
-
Tottenham vs Dortmund: Catatan 23 Laga Kandang Eropa Tanpa Kalah Jadi Modal Spurs
Liga Champions 20 Januari 2026, 19:36
-
Bodo/Glimt vs Man City: Panggung sang Predator Gol di Tanah Kelahirannya
Liga Champions 20 Januari 2026, 19:00
LATEST EDITORIAL
-
9 Pemain yang Pernah Bermain untuk Inter Milan dan Arsenal
Editorial 20 Januari 2026, 14:06
-
6 Bek Tengah yang Bisa Datangkan Liverpool Setelah Kehilangan Marc Guehi
Editorial 20 Januari 2026, 13:05
-
5 Pemain Liverpool yang Bisa Ikuti Jurgen Klopp ke Real Madrid
Editorial 19 Januari 2026, 12:24
-
4 Bek Tengah yang Bisa Jadi Target Chelsea di Bursa Januari: Ada Eks Real Madrid
Editorial 19 Januari 2026, 12:06





