Newcastle Menyulitkan, Sarri Tak Mau Bicara Soal Wasit
Richard Andreas | 27 Agustus 2018 10:00
- Chelsea berhasil mengalahkan Newcastle United 2-1, Minggu (26/8) malam WIB kemarin. Laga tersebut berjalan alot, tiga gol kedua tim bahkan baru hadir di 15 menit akhir pertandingan. Pertahanan solid Newcastle jadi salah satu alasannya.
Pertandingan berjalan dengan tempo sedang nyaris sepanjang laga, kecuali di 15 menit akhir saat kedua tim meningkatkan tekanan dan memainkan sepak bola cepat.
Eden Hazard mencetak gol pertama melalui eksekusi penalti di menit ke-76. Lalu, di menit ke-83 Newcastle sempat menyamakan kedudukan lewat aksi Joselu, tetapi Marcos Alonso langsung membalikkan keadaan empat menit kemudian.
Gol penalti Hazard dan gol Joselu terus disoroti dan menjadi pertanyaan utama setelah laga. Wasit dianggap salah mengambil keputusan saat memberi penalti pada Chelsea, juga saat tak meniup peluit pelanggaran ketika Newcastle Andre Yedlin menyikut Olivier Giroud yang berujung pada gol Joselu.
Baca komentar Maurizio Sarri soal situasi tersebut di bawah ini:
Lima Bek

Sarri menyadari laga tersebut akan berjalan sulit, Newcastle sudah membuktikan itu saat menjamu tim-tim kuat sebelumnya. Dia pun terkejut saat mengatahui Rafael Benitez menurunkan formasi lima bek untuk meredam serangan-serangan Chelsea.
Kami tahu laga ini akan berjalan sulit, khususnya untuk kami. Musim lalu, Chelsea, MU dan Arsenal kalah di sini (markas Newcastle) jadi saya pikir tak mudah melawan tim ini, ungkap Sarri di laman resmi chelseafc.
Di Italia, saya tak pernah melihat Rafa (Benitez) bermain dengan lima bek, bermain kompak dan rendah di lapangan. Itu sulit, kami harus mengalirkan boal lebih cepat dan mencoba bersabar.
Wasit

Sarri juga diminta berkomentar soal kepemimpinan wasit yang dinilai salah mengambil keputusan saat Giroud dilanggar dan saat Alonso dijatuhkan di kotak penalti. Mantan pelatih Napoli ini menolak berpendapat.
Dia berdalih posisinya terlalu jauh, dia juga bukan wasit dan tak pernah mau menjadi wasit. Baginya, keputusan wasit adalah final.
Soal pelanggaran Giroud: Saya hanya berpikir itu adalah pertama kalinya mereka menembus kotak penalti kami, saya pikir kami sedikit tidak beruntung. Saya tak tahu sekiranya ada pelanggaran, saya terlalu jauh.
Soal hadiah penalti: Sama, saya terlalu jauh, bangku cadangan ada di garis tengah lapangan jadi sulit bagi saya untuk menentukan sekiranya itu penalti, saya sekitar 60 atau 65 meter jauhnya. Saya bukan wasit dan saya tak pernah ingin menjadi wasit, tutup Sarri. (cfc/dre)
Tonton Vidio Menarik Ini

Lalu Muhammad Zohri gagal mempersembahkan medali setelah finis ketujuh pada lomba lari nomor 100 meter putra Asian Games 2018.
TAG TERKAIT
BERITA TERKAIT
-
7 Kandidat Pengganti Casemiro di Manchester United, Siapa Paling Ideal?
Editorial 22 April 2026, 15:08
LATEST UPDATE
-
Chivu Buka Peluang Rotasi Kiper Inter Milan untuk Final Coppa Italia
Liga Italia 22 April 2026, 18:21
-
Juventus Pasang Harga Teun Koopmeiners Usai Dilirik Manchester United
Liga Italia 22 April 2026, 17:48
-
Para Penyerang Chelsea Tumpul, Harapan ke Liga Champions Kian Semu
Liga Inggris 22 April 2026, 17:36
-
Como Menggebrak Serie A: Mimpi Liga Champions Itu Nyata
Liga Italia 22 April 2026, 17:00
-
3 Opsi Kiper Cadangan yang Sedang Dipertimbangkan Barcelona
Liga Spanyol 22 April 2026, 16:01
LATEST EDITORIAL
-
7 Kandidat Pengganti Casemiro di Manchester United, Siapa Paling Ideal?
Editorial 22 April 2026, 15:08
-
Darurat Lini Depan Liverpool: 4 Opsi Pengganti Hugo Ekitike Usai Cedera Parah
Editorial 21 April 2026, 11:46
-
9 Kandidat Pengganti Alvaro Arbeloa di Real Madrid
Editorial 16 April 2026, 23:37












