Ngotot Ogah Ganti Filosofi Kepelatihan, Jose Mourinho: Metode Saya Tak Ada Duanya di Dunia!
Ari Prayoga | 22 Februari 2021 03:11
Bola.net - Manajer Tottenham, Jose Mourinho menolak anggapan bahwa ia harus mengubah filosofinya dalam menangani sebuah tim usai Spurs dikalahkan West Ham 1-2, Minggu (21/2/2021).
Gol dari Lucas Moura di pertengahan babak kedua masih belum cukup untuk membalas dua gol yang lebih dulu dicetak West Ham lewat aksi Michail Antonio dan Jesse Lingard.
Ini merupakan kekalahan kelima yang diderita Tottenham dalam enam pertandingan terakhir di pentas Premier League, sekaligus memaksa Spurs makin tercecer di peringkat sembilan klasemen.
Kengototan Mourinho
Tren negatif yang dialami Spurs membuat Mourinho kembali berada dalam sorotan. Status sebagai salah satu pelatih terbaik di dunia pun kini mulai terkikis dari sosok Mou.
Meski demikian, Mourinho enggan mengubah metodenya dalam melatih. "Tidak sama sekali, nol," jawab Mou ketika ditanya apakah ia harus mengganti filosofinya seperti dikutip Goal International.
"Kadang-kadang hasil adalah konsekuensi dari banyak saran. Metode saya, dan staf pelatih saya, tidak ada duanya di dunia," tegasnya.
Tottenham Sedang Krisis?
Lebih lanjut, Mourinho menolak anggapan bahwa timnya sedang mengalami krisis menyusul serangkaian hasil buruk di ajang Premier League.
"Saya tidak tahu apa yang Anda maksud dengan krisis. Jika krisis adalah frustrasi dan kesedihan di ruang ganti, saya akan mengatakannya, karena tidak ada yang bahagia," tutur Mourinho.
"Kami semua menunjukkan bahwa dalam permainan ini, ketika sebuah tim berjuang seperti yang kami lakukan hingga detik terakhir mencoba untuk mendapatkan hasil yang berbeda, tidak pernah ada grup yang mengalami krisis. Grup berada dalam krisis ketika Anda tidak bersama-sama untuk mencari hasil yang lebih baik dari yang Anda raih," imbuhnya.
"Jadi saya tidak akan mengatakan krisis, saya akan mengatakan hasil yang sangat buruk. Itu jelas, kami terlalu sering kalah." tegasnya.
Kans Finis Empat Besar
Kekalahan dari West Ham membuat Tottenham semakin jauh dari zona empat besar. Mourinho pun mengakui bahwa target tersebut sangat sulit tercapai di akhir musim.
"Itu [finis empat besar] masih mungkin secara matematis. Ketika memungkinkan secara matematis itu realistis. Ini sangat sulit, tetapi secara matematis itu mungkin." tandasnya.
Sumber: Goal International
TAG TERKAIT
BERITA TERKAIT
-
Jurgen Klopp Selangkah Lagi Latih Timnas Jerman
Piala Dunia 23 Juli 2026, 12:01
-
Joshua Zirkzee Tegaskan Ingin Bertahan di Manchester United
Liga Inggris 23 Juli 2026, 09:16
LATEST UPDATE
-
Liverpool Jalani Pramusim, 8 Pemain Ini Butuh Penampilan Impresif
Liga Inggris 24 Juli 2026, 01:00
-
Alejandro Garnacho Resmi Dipinjamkan Chelsea ke Aston Villa
Liga Inggris 23 Juli 2026, 22:03
-
Italia Tunggu Jawaban Guardiola
Piala Eropa 23 Juli 2026, 20:49
-
Lamine Yamal Tetap di Sayap, Barcelona Tolak Ubah Peran Jadi False Nine
Liga Spanyol 23 Juli 2026, 20:39
-
Karim Adeyemi Tegaskan Ambisi Besar Usai Gabung Barcelona
Liga Spanyol 23 Juli 2026, 20:34
LATEST EDITORIAL
-
6 Alternatif Enzo Fernandez untuk Real Madrid
Editorial 3 Juli 2026, 14:19
-
Makin Panas! 5 Opsi Klub Baru Julian Alvarez, Barcelona Jadi Tujuan Impian
Editorial 24 Juni 2026, 15:34












