Ole Gunnar Solskjaer Diadili Terlalu Cepat di Manchester United
Serafin Unus Pasi | 28 September 2020 19:20
Bola.net - Mantan bek Manchester United, Rafael da Silva memberikan pembelaan kepada Ole Gunnar Solskjaer. Ia menilai sang manajer dihakimi terlalu cepat di Setan Merah.
Musim lalu, Solskjaer bisa dikatakan cukup berprestasi. Ia membawa United finish di peringkat tiga klasemen akhir EPL, kendati MU gugur di tiga semi final.
Beberapa hari yang lalu, tagar #OleOut mendadak jadi perbincangan. Sebagian fans MU menuntut sang manajer mundur karena mereka menilai permainan MU buruk di dua laga perdana EPL mereka.
Namun Rafael menilai bahwa para fans MU itu mengadili Solskjaer terlalu cepat. "Saya rasa sekarang sudah lebih baik daripada sebelumnya," ujar Rafael kepada The Athletic.
Baca komentar lengkap eks bek MU itu di bawah ini.
Terlalu Cepat
Rafael menilai bahwa desakan fans MU untuk menuntut Ole mundur adalah sebuah langkah prematur. Karena ia menilai masih terlalu dini menghakimi sang manajer hanya dengan satu pertandingan saja.
"Beberapa fans MU menonton beberapa pertandingan awal musim ini dan berpikir 'Apa-apaan yang terjadi di tim ini?'.
"Mereka mengeluhkan performa tim di laga pertama musim, namun mereka harus ingat ini laga pertama. Coba bandingkan Ferguson yang telah memenangkan banyak trofi kalah di laga pertama di musim baru, maka orang-orang tidak akan membicarakannya seperti yang dialami Ole."
Tidak Sabaran
Di mata Rafael, MU memang masih perlu banyak berbenah. Namun ia menilai memecat Solskjaer bukan solusi yang tepat untuk itu.
"Sekarang banyak beredar anggapan bahwa tim ini bermain buruk sehingga harus ada pergantian pelatih. Menurut saya itu terlalu jahat, karena itu adalah pertandingan pertama mereka."
"Memang benar tim ini perlu bermain lebihg baik lagi. Namun orang-orang ini tidak peduli bahwa faktanya para pemain hanya punya satu pertandingan pra musim untuk mempersiapkan pertandingan itu." ujarnya.
Mulai Bangkit
Manchester United sendiri mulai bangkit setelah kalah dari Crystal Palace.
Mereka meraih dua kemenangan melawan Luton Town dan Brighton pekan lalu.
(The Athletic)
TAG TERKAIT
BERITA TERKAIT
-
Kontingen Belanda Bikin Nyaman Ryan Gravenberch di Liverpool, Tapi...
Liga Inggris 8 Maret 2026, 01:41
-
Saingi MU, Liverpool Juga Incar Bintang Juventus Ini di Musim Panas 2026
Liga Inggris 7 Maret 2026, 23:51
-
Ryan Gravenberch Resmi Teken Kontrak Baru di Liverpool
Liga Inggris 7 Maret 2026, 22:59
-
Krisis Memanas, Tottenham Bisa Jadi Favorit Kena Degradasi!
Liga Inggris 7 Maret 2026, 14:34
LATEST UPDATE
-
5 Alasan AC Milan Layak Diunggulkan di Derby della Madonnina
Liga Italia 8 Maret 2026, 09:27
-
Man of the Match Juventus vs Pisa: Kenan Yildiz
Liga Italia 8 Maret 2026, 09:13
-
6 Bentrokan Tanpa Kekalahan, Modal AC Milan di Derby della Madonnina
Liga Italia 8 Maret 2026, 09:00
-
Unggul FC Datang ke Kanjuruhan, Kirim Dukungan untuk Arema FC
Bola Indonesia 8 Maret 2026, 08:54
-
Jadwal Live Streaming Formula 1 Australia 2026 di Vidio, 6-8 Maret 2026
Otomotif 8 Maret 2026, 07:59
-
Inter Milan Coba Telikung MU untuk Transfer Eduardo Camavinga
Liga Italia 8 Maret 2026, 06:40
-
Mau Sandro Tonali, MU Siap-siap Kere Mendadak!
Liga Inggris 8 Maret 2026, 06:20
-
Barcelona Bekuk Athletic Bilbao dalam Kondisi Kelelahan Berat!
Liga Spanyol 8 Maret 2026, 05:49
-
Menang dan Clean Sheet Lawan Athletic Bilbao, Bos Barcelona Full Senyum!
Liga Spanyol 8 Maret 2026, 05:38
-
Hasil Juventus vs Pisa: Pesta Gol Bianconeri di Allianz Stadium
Liga Italia 8 Maret 2026, 05:23










