Olivier Giroud: Saya Sudah Berusaha Sekuat Tenaga untuk Tinggalkan Chelsea
Yaumil Azis | 9 Maret 2020 03:05
Bola.net - Pada pertengahan awal musim 2019/20, Olivier Giroud sudah pernah menyatakan keinginannya untuk meninggalkan Chelsea. Ternyata dirinya bersungguh-sungguh kendati sampai sekarang masih berkeliaran di sekitaran Stamford Bridge.
Kedatangan Frank Lampard yang mengisi pos kepelatihan the Blues seolah menjadi mimpi buruk bagi Giroud. Semenjak itu, porsi bermainnya jadi berkurang drastis dan dirinya pun jadi penyerang pilihan ketiga.
Lampard pada saat itu lebih mengutamakan sosok yang lebih muda dan sedang meledak, Tammy Abraham. Kebetulan juga, Giroud tidak menghasilkan performa yang diinginkan saat diberi kesempatan tampil. Jadilah dia penghangat bangku cadangan.
Giroud masih ingin tampil di ajang Piala Eropa 2020. Salah satu caranya adalah dengan memberikan performa yang apik di sisa musim bersama klub lain. Sayangnya, kepindahannya di bursa transfer musim dingin kemarin tidak kunjung terwujud.
Scroll ke bawah untuk membaca informasi selengkapnya.
Sudah Mengupayakan Segalanya
Semenjak Tammy cedera, Giroud mulai sering diberi kesempatan tampil oleh Lampard. Kesempatan itu tidak ia sia-siakan. Dalam kurun waktu dua pekan terakhir, ia berhasil mencetak dua gol untuk the Blues.
Salah satunya ia ciptakan saat Chelsea bertemu Everton dalam ajang Premier League hari Minggu (8/3/2020) kemarin. Andai kepindahannya dari the Blues terwujud, performa yang sama mungkin tidak akan terlihat di hadapan fans Chelsea.
"Bahkan saya sendiri sudah melihat diri saya sendiri di klub lain, jujur saja. Saya melewati enam bulan yang rumit. Itulah kenapa saya mencoba untuk pergi di bulan Januari," ujar Giroud kepada Telefoot.
"Saya melakukan segalanya. Pada akhirnya, dengan keadaan, Chelsea tidak menginginkan saya pergi. Kondisi yang krusial untuk kepindahan saya adalah mendapatkan penggantinya," lanjutnya.
Tinggal Perkara Pergi Saja
Tentu saja, Giroud tidak sepi peminat. Ketertarikan dari dua klub raksasa Italia, Inter Milan dan Lazio, yang sempat beredar benar adanya. Dan kepindahannya seharusnya tidak lagi jadi masalah. Semuanya sudah ada di depan mata.
"Klub yang paling tertark adalah Inter. Masalahnya adalah terlalu berlarut-larut. Pada akhirnya, dan bahkan bila Lazio ada jelang akhir dan Tottenham juga, ini bukan lagi soal ke mana saya akan pergi tapi saya bisa pergi. Tak ada yang bisa dilakukan," tambahnya.
"Saya tahu bahwa tidak seharusnya saya membuat masalah di ruang ganti. Pertama-tama, karena itu bukan saya dan juga saya tahu ada kesempatan bagus untuk bertahan di Chelsea. Itulah mengapa saya bertahan dan profesional sampai akhir."
"Ada dua reaksi: entah saya bersedih atau berjuang mendapatkan tempat. Itulah yang saya lakukan. Dan pelatih yang menjanjikan kesempatan bermain lebih menepati janjinya dan saya mengambil kesempatan," pungkasnya.
(Goal International)
TAG TERKAIT
BERITA TERKAIT
-
Kebangkitan Kobbie Mainoo Jadi Momen Emas bagi Ineos di Manchester United, Kok Bisa?
Liga Inggris 20 Januari 2026, 17:11
-
Michael Carrick Ingin Boyong Pemain Middlesbrough ini ke Manchester United?
Liga Inggris 20 Januari 2026, 16:22
-
Ian Wright Ngeri-ngeri Sedap Lihat Penampilan MU, Bakal Jadi Momok Bagi Arsenal!
Liga Inggris 20 Januari 2026, 16:03
-
Gercep, MU Lagi Nego Tipis-tipis dengan Pelatih asal Italia Ini
Liga Inggris 20 Januari 2026, 15:52
LATEST UPDATE
-
Dari Cemooh ke Pesta Gol: Malam Kebangkitan Real Madrid di Liga Champions
Liga Champions 21 Januari 2026, 09:47
-
Manchester City Tersungkur di Norwegia: Bodo/Glimt Bongkar Masalah Besar Guardiola
Liga Champions 21 Januari 2026, 09:15
-
Usai Hancurkan Inter Milan, Arsenal Langsung Kirim Teror ke Manchester United
Liga Inggris 21 Januari 2026, 09:15
-
Arsenal yang Bernyali Besar di Markas Inter Milan
Liga Champions 21 Januari 2026, 09:09
-
Liga Champions 21 Januari 2026, 08:58

-
Jadwal Liga Champions Pekan Ini Live di SCTV, 20-22 Januari 2026
Liga Champions 21 Januari 2026, 08:57
-
Gagal Menang Lawan 10 Pemain, Conte Minta Napoli Rasakan Sakitnya Kegagalan
Liga Italia 21 Januari 2026, 08:48
-
Inter vs Arsenal 1-3: Proses Pendewasaan Nerazzurri
Liga Champions 21 Januari 2026, 08:36
-
Kalah Duel Fisik dan Teknik, Chivu Sebut Level Arsenal Jauh di Atas Inter Milan
Liga Champions 21 Januari 2026, 08:30
-
Memuji Duo Gabriel Jesus - Viktor Gyokeres, Mengklaim Arsenal Sudah Naik Level
Liga Champions 21 Januari 2026, 08:19
LATEST EDITORIAL
-
9 Pemain yang Pernah Bermain untuk Inter Milan dan Arsenal
Editorial 20 Januari 2026, 14:06
-
6 Bek Tengah yang Bisa Datangkan Liverpool Setelah Kehilangan Marc Guehi
Editorial 20 Januari 2026, 13:05
-
5 Pemain Liverpool yang Bisa Ikuti Jurgen Klopp ke Real Madrid
Editorial 19 Januari 2026, 12:24
-
4 Bek Tengah yang Bisa Jadi Target Chelsea di Bursa Januari: Ada Eks Real Madrid
Editorial 19 Januari 2026, 12:06






