Paul Pogba: Label Harga Buat Saya Jadi Kambing Hitam!
Serafin Unus Pasi | 11 Juni 2019 20:00
Bola.net - Sebuah pengakuan dibuat oleh gelandang Manchester United, Paul Pogba. Sang gelandang mengaku mendapatkan perlakuan tidak adil di Manchester United karena ia memiliki mahar transfer yang besar di musim panas ini.
Pada tahun 2016 silam, Paul Pogba memutuskan untuk kembali ke Manchester United. Sang gelandang dibeli kembali dari Juventus dengan mahar 89 juta pounds, di mana pada saat itu ia berstatus sebagai pemain termahal di dunia.
Pogba sudah tiga tahun membela kembali klub masa kecilnya. Namun selama tiga tahun pula ia kerap mendapatkan kritikan karena ia dinilai tidak tampil optimal, sehingga ia dinilai tidak sepadan dengan uang yang harus dibayarkan Manchester United ke Juventus.
Pogba mengakui bahwa label harga yang ia dapatkan itu membuatnya mendapatkan perlakuan yang tidak adil. "Mungkin karena kepindahan saya saat itu merupakan yang termahal di dunia, maka saya diperlakukan dengan berbeda," beber Pogba kepada LifeTimes Podcast.
"Orang-orang mengharapkan hal yang lebih dari saya karena label harga yang saya miliki. Ketika saya bermain dengan bagus maka saya dinilai tampil dengan biasa saja, sementara ketika saya bermain dengan luar biasa saya dinilai hanya bagus semata."
"Biaya transfer saya memang besar, namun rekor itu kemudian pecah beberapa saat kemudian. Saya rasa ini juga disebabkan karena saya merupakan seorang gelandang."
"Orang-orang menginginkan saya menjadi seperti seorang striker yang mencetak gol, sehingga memberi dampak yang besar untuk tim ini. Saya rasa Neymar dan Mbappe tidak mendapatkan perlakuan yang serupa karena mereka seorang penyerang."
Baca komentar lengkap sang gelandang di bawah ini.
Merasa Trauma
Pogba mengakui bahwa diadili karena label harga itu memberikan dampak yang besar kepada dirinya, sehingga ia merasa mendapatkan banyak hal yang negatif sepanjang waktu.
"Saya tahu bahwa situasi seperti ini akan terjadi. Saya tahu situasi ini akan membawa dampak yang besar, namun saya tidak menyangka bahwa reaksinya akan senegatif ini. "
"Ketika saya pertama kali bergabung, tidak banyak komentar negatif mengenai saya, lalu ada perubahan yang besar dan saya terkejut. Saya tidak menyangka bagaimana sebuah label harga mengubah banyak orang."
"Orang-orang mungkin mengira saya memiliki sebagian dari dana transfer itu. Saya tidak tahu alasan mereka terlalu kritis kepada saya, dan saya berharap saya bisa mengetahuinya agar saya bisa membantu mereka menemukan jawabannya." tandas sang gelandang.
TAG TERKAIT
BERITA TERKAIT
-
Chelsea Dipermalukan Brighton, Gary Cahill Meledak: Nggak Ada Positifnya!
Liga Inggris 22 April 2026, 10:20
-
Chelsea yang Sangat Buruk, Tak Punya Nyali, dan Berjalan Mundur
Liga Inggris 22 April 2026, 10:16
LATEST UPDATE
-
Kalau Gak Main di MU, Bruno Fernandes Sudah Jadi Pemenang Ballon d'Or!
Liga Inggris 22 April 2026, 11:32
-
Brighton vs Chelsea, Yang Jadi Masalah Adalah Etos Kerja Pemain The Blues
Liga Inggris 22 April 2026, 10:37
-
Apa Rahasia Hancurkan Chelsea 3-0, Brighton?
Liga Inggris 22 April 2026, 10:22
-
Soal Aurelien Tchouameni, Manchester United Masih 'Wait and See'
Liga Inggris 22 April 2026, 10:21
-
Chelsea Dipermalukan Brighton, Gary Cahill Meledak: Nggak Ada Positifnya!
Liga Inggris 22 April 2026, 10:20
-
Chelsea yang Sangat Buruk, Tak Punya Nyali, dan Berjalan Mundur
Liga Inggris 22 April 2026, 10:16
-
Vinicius Junior Lagi-lagi Dicemooh Madridista, Arbeloa: Gitu Aja Terus!
Liga Spanyol 22 April 2026, 09:45
LATEST EDITORIAL
-
Darurat Lini Depan Liverpool: 4 Opsi Pengganti Hugo Ekitike Usai Cedera Parah
Editorial 21 April 2026, 11:46
-
9 Kandidat Pengganti Alvaro Arbeloa di Real Madrid
Editorial 16 April 2026, 23:37
-
6 Top Skor Sepanjang Masa Liga Champions
Editorial 15 April 2026, 20:59








