Pelatih Swansea: Saya Mengerti Tetesan Air Mata Ranieri
Editor Bolanet | 25 April 2016 10:00
Swansea memang harus rela merasakan dahsyatnya kekuatan tim asuhan Claudio Ranieri itu. Tanpa mesin gol utama, Jamie Vardy yang absen saja, The Foxes masih terlalu tangguh bagi Swansea yang tengah berjuang lepas dari jeratan degradasi.
Usai pertandingan, dikatakan Guidolin bahwa Leicester memang merupakan tim yang lebih baik daripada timnya. Bahkan Guidolin mendukung Leicester untuk juara seraya menyebut ia paham mengapa Ranieri sampai meneteskan air mata beberapa pekan lalu melihat performa Foxes.
Setelah gol pertama, permainan kami menjadi sangat sulit. Tapi Leicester pantas untuk memenangkan gelar, ujarnya.
Ini adalah mimpi Leicester. Saya mengerti mengapa Ranieri sampai meneteskan air mata beberapa minggu lalu. Ini situasi yang fantastis dan saya senang untuknya, tutupnya.
Sebagai informasi, Leicester City menang telak empat gol tanpa balas berkat dua gol Leonardo Ulloa dan masing-masing satu gol dari Riyad Mahrez dan Marc Albrighton.[initial]
TAG TERKAIT
BERITA TERKAIT
LATEST UPDATE
-
Prediksi Susunan Pemain Wolves vs Liverpool: Misi Balas Dendam The Reds
Liga Inggris 6 Maret 2026, 13:47
-
Liga Arab Saudi Tetap Jalan di Tengah Konflik Iran, Derby Jeddah Siap Digelar
Asia 6 Maret 2026, 12:46
-
Wah! Andai Jadi Juara EPL, Gelar Arsenal Bisa Dipertanyakan
Liga Inggris 6 Maret 2026, 12:17
-
Absen di Dua Laga Terakhir Arsenal, Begini Update Cedera Martin Odegaard
Liga Inggris 6 Maret 2026, 11:45
-
Gelandang Juventus Ini Masuk Daftar Belanja Manchester United?
Liga Inggris 6 Maret 2026, 11:25



















