Pelatih Swansea: Saya Mengerti Tetesan Air Mata Ranieri
Editor Bolanet | 25 April 2016 10:00
Swansea memang harus rela merasakan dahsyatnya kekuatan tim asuhan Claudio Ranieri itu. Tanpa mesin gol utama, Jamie Vardy yang absen saja, The Foxes masih terlalu tangguh bagi Swansea yang tengah berjuang lepas dari jeratan degradasi.
Usai pertandingan, dikatakan Guidolin bahwa Leicester memang merupakan tim yang lebih baik daripada timnya. Bahkan Guidolin mendukung Leicester untuk juara seraya menyebut ia paham mengapa Ranieri sampai meneteskan air mata beberapa pekan lalu melihat performa Foxes.
Setelah gol pertama, permainan kami menjadi sangat sulit. Tapi Leicester pantas untuk memenangkan gelar, ujarnya.
Ini adalah mimpi Leicester. Saya mengerti mengapa Ranieri sampai meneteskan air mata beberapa minggu lalu. Ini situasi yang fantastis dan saya senang untuknya, tutupnya.
Sebagai informasi, Leicester City menang telak empat gol tanpa balas berkat dua gol Leonardo Ulloa dan masing-masing satu gol dari Riyad Mahrez dan Marc Albrighton.[initial]
TAG TERKAIT
BERITA TERKAIT
-
Tottenham Masuk Persaingan, 3 Klub Premier League Incar Marcus Rashford
Liga Inggris 22 Juli 2026, 11:01
-
Andoni Iraola Buka Suara soal Rumor Alexis Mac Allister ke Real Madrid
Liga Inggris 22 Juli 2026, 10:31
LATEST UPDATE
-
Jurgen Klopp Selangkah Lagi Latih Timnas Jerman
Piala Dunia 23 Juli 2026, 12:01
-
Nonton Piala Dunia 2026 Full 104 Laga Cukup Beli Voucher FolaPlay di GoPay
Lain Lain 23 Juli 2026, 11:03
-
Kabar Duka, Legenda Sepak Bola Indonesia M Basri Tutup Usia
Bola Indonesia 23 Juli 2026, 11:00
-
Joshua Zirkzee Tegaskan Ingin Bertahan di Manchester United
Liga Inggris 23 Juli 2026, 09:16
-
Al Hilal Terus Berburu Bintang, Kini Bidik Ousmane Dembele
Asia 23 Juli 2026, 08:46
LATEST EDITORIAL
-
6 Alternatif Enzo Fernandez untuk Real Madrid
Editorial 3 Juli 2026, 14:19
-
Makin Panas! 5 Opsi Klub Baru Julian Alvarez, Barcelona Jadi Tujuan Impian
Editorial 24 Juni 2026, 15:34












