Pelatih Wolves: Mourinho Mengajari Saya Cara untuk Menang
Richard Andreas | 21 Desember 2018 09:20
Bola.net - - Pelatih Wolverhampton, Nuno Espirito Santo mengaku begitu sedih saat mendengar kabar pemecatan Jose Mourinho dari kursi pelatih Manchester United. Nuno sendiri mempelajari begitu banyak hal dari Mourinho.
Pemecatan Mourinho memang sudah dinanti-nanti. Pelatih kawakan ini gagal membuktikan magisnya di MU. MU sering kalah saat melawan tim-tim kecil. Kondisi internal skuat MU juga tak terlalu baik.
Pada akhirnya, Mourinho dipecat. Ole Gunnar Solskjaer ditunjuk sebagai pelatih interim sampai akhir musim nanti. MU menatap babak baru tetapi kisah Mourinho akan selalu dikenang.
Nuno sendiri pernah menyaksikan secara langsung kehebatan Mourinho. Baca komentar selengkapnya di bawah ini:
Porto
Nuno adalah bagian dari skuat Porto yang dibimbing Mourinho untuk menjuarai UEFA Cup pada 2003 dan Liga Champions pada 2004 silam. Kala itu, nama Mourinho langsung melambung tinggi dan menarik minat Chelsea.
"Ketika anda bicara soal Jose Mourinho, secara pribadi dia berdampak besar pada saya. Sebab saya adalah bagian dari skuat Porto 2002-2003 dan 2003-2004. Kenangan itu akan bertahan selamanya," jelas Nuno di fourfourtwo.
"Ketika anda mengenal seseorang yang mengelola anda, melatih anda, dan anda mengikuti dia, dan anda percaya padanya, dan anda melakukan semua yang bisa anda lakukan karena anda percaya pada pemimpin anda - kenangan itu akan bertahan selamanya."
Berharap yang Terbaik

Itulah dampak Mourinho pada Nuno. Tak hanya dia, bahkan pada seluruh skuat Porto. Saat itu, semua pemain jadi memahami apa hal yang dibutuhkan untuk juara. Nuno pun berharap Mourinho mendapatkan yang terbaik.
"Itulah dampak yang dihadirkan Jose Mourinho pada saya. Saya pikir kepada setiap bagian skuat dia mengajarkan caranya untuk juara, jadi hal itu akab bertahan selamanya."
"Sebagai mantan pemainnya, dan sebagai teman, saya mendoakan yang terbaik untuk dia dari lubuk hati saya," tandasnya.
Berita Video
Berita video time out tujuh pesepakbola yang menempuh sekolah hingga mendapatkan gelar sarjana.
TAG TERKAIT
LATEST UPDATE
-
Prediksi Piala Dunia 2026: Inggris vs Ghana 24 Juni 2026
Piala Dunia 21 Juni 2026, 18:28
-
Prediksi Piala Dunia 2026: Portugal vs Uzbekistan 24 Juni 2026
Piala Dunia 21 Juni 2026, 17:56
-
Selandia Baru dan Mesir Berburu Kemenangan Perdana
Piala Dunia 21 Juni 2026, 17:24
-
Uruguay Berusaha Bangkit, Cape Verde Ingin Melanjutkan Kejutan
Piala Dunia 21 Juni 2026, 16:57
-
Diincar Real Madrid dan Tottenham, Hati Mateus Fernandes Hanya untuk MU
Liga Inggris 21 Juni 2026, 16:30
-
Sama-sama Mencari Kemenangan Perdana, Belgia Waspadai Semangat Iran
Piala Dunia 21 Juni 2026, 16:22
-
Spanyol Bertekad Bangkit, Arab Saudi Ingin Jaga Asa Lolos
Piala Dunia 21 Juni 2026, 16:00
-
Mau Bintang Timnas Belanda Ini, MU Harus Setor Segini ke West Ham
Liga Inggris 21 Juni 2026, 15:30
-
Manchester United Cari Striker Baru, Bakal Balikan dengan Sang Mantan?
Liga Inggris 21 Juni 2026, 14:30
-
Man of the Match Jepang vs Tunisia: Ayase Ueda
Piala Dunia 21 Juni 2026, 13:10
-
Swedia akui Kedigdayaan Belanda, Tapi Harusnya Bisa Main Lebih Baik Lagi!
Piala Dunia 21 Juni 2026, 10:45
LATEST EDITORIAL
-
6 Kemenangan Terbesar dalam Sejarah Piala Dunia
Editorial 15 Juni 2026, 16:55
-
10 Target Transfer Arsenal yang Patut Dipantau di Piala Dunia 2026
Editorial 12 Juni 2026, 14:41
-
10 Negara dengan Koleksi Trofi Mayor Terbanyak, Argentina Ungguli Brasil
Editorial 11 Juni 2026, 14:28










