Peluang Chelsea Lolos UCL Musim Depan Menipis Karena 2 Pemain Ini, Siapa?

Afdholud Dzikry | 13 April 2026 15:09
Peluang Chelsea Lolos UCL Musim Depan Menipis Karena 2 Pemain Ini, Siapa?
Liam Rosenior memberi instruksi kepada Wesley Fofana dalam laga Chelsea vs Manchester City di Premier League 2025/2026, Minggu (12/4/2026). (c) AP Photo/Ian Walton

Bola.net - Manchester City baru saja mempermalukan Chelsea dengan skor telak 3-0 di Stamford Bridge, Minggu (12/4/2026) malam WIB. Kekalahan ini membuat peluang The Blues lolos ke Liga Champions musim depan semakin berat.

Setelah pertandingan tersebut, mantan pemain Manchester United, Gary Neville melontarkan kritik pedas kepada dua bintang Chelsea, Enzo Fernandez dan Marc Cucurella. Ia menilai tindakan mereka akhir-akhir ini sangat egois dan merusak keharmonisan tim.

Advertisement

Sikap kedua pemain tersebut dianggap membebani manajer Liam Rosenior. Neville menilai masalah internal ini akan menghancurkan sisa musim Chelsea. Para penggemar pun mulai merasa tidak puas dengan kondisi skuad.

Saat ini Chelsea tertinggal empat poin dari posisi kelima klasemen sementara Liga Inggris. Performa buruk belakangan ini menunjukkan tanda-tanda kegagalan besar di depan mata bagi kubu London Barat.

1 dari 3 halaman

Kritik Pedas Gary Neville

Kritik Pedas Gary Neville

Gelandang Chelsea, Enzo Fernandez. (c) AP Photo/Ian Walton, File

Masalah internal Chelsea mulai terkuak ke publik setelah hasil buruk di lapangan hijau. Enzo Fernandez absen dalam dua laga terakhir karena komentarnya soal rencana pindah ke Real Madrid.

Sementara itu, Marc Cucurella secara terbuka mengkritik kebijakan transfer pemilik klub dan pemecatan Enzo Maresca. Hal ini memicu amarah Neville yang melihatnya sebagai bentuk ketidakhormatan pemain terhadap institusi.

"Saat Anda berbicara seperti yang mereka lakukan, itu sepenuhnya egois. Itu tidak membantu manajer Anda yang masih muda dan kurang berpengalaman," ujar Gary Neville.

"Itu tidak membantu rekan setim Anda. Itu tidak membantu para penggemar karena mereka mengira Anda sedang merasa tidak puas," tambahnya lagi.

2 dari 3 halaman

Ancaman Gagal ke Liga Champions

Ancaman Gagal ke Liga Champions

Bek Chelsea, Marc Cucurella melakukan pemanasan jelang laga melawan Everton, 22 Maret 2026 lalu. (c) AP Photo/Jon Super

Chelsea tercatat menderita lima kekalahan dari enam pertandingan terakhir mereka di semua kompetisi. Tren negatif ini muncul tepat setelah mereka disingkirkan oleh raksasa Prancis, PSG.

Neville berpendapat bahwa tim seharusnya bersatu padu menghadapi situasi sulit seperti sekarang. Namun, perilaku pemain senior justru menciptakan suasana yang semakin tidak kondusif di dalam ruang ganti.

"Dalam periode di mana Anda perlu bekerja keras, Anda baru saja tersingkir dari Liga Champions dan dihajar oleh PSG, yang sebenarnya bukan hal memalukan karena mereka tim bagus," kata Neville.

"Anda membutuhkan semua orang untuk bekerja keras dan tetap berada dalam mode kekompakan," tegasnya.

3 dari 3 halaman

Dampak Buruk di Ruang Ganti

Keberadaan pemain yang tidak bahagia di dalam tim bisa menjadi racun bagi pemain lain. Neville menyoroti bagaimana pemain senior yang merajuk akan memengaruhi performa tim secara keseluruhan.

Jika masalah ini tidak segera diselesaikan, Chelsea diprediksi akan terus terpuruk hingga akhir musim. Disiplin pemain harus menjadi prioritas utama bagi manajemen klub demi menyelamatkan muka tim.

"Masalahnya adalah para pemain itu masih berada di ruang ganti dan memiliki pengaruh. Jika mereka merajuk dan menjelek-jelekkan klub, saya pikir Anda akan menjalani akhir musim yang sulit," ungkap Neville.

"Rasanya bagi saya sekarang Chelsea akan kehilangan jatah sepak bola Liga Champions karena apa yang telah terjadi selama beberapa minggu terakhir," pungkasnya.

LATEST UPDATE