Pemecatan Solskjaer Bisa Bangkitkan Manchester United? Tuchel: Tidak Semudah Itu
Yaumil Azis | 23 November 2021 05:46
Bola.net - Keputusan memecat Ole Gunnar Solskjaer mengingatkan publik pada apa yang menimpa Chelsea pada awal tahun 2021. The Blues juga mendepak legendanya dari kursi kepelatihan untuk membawa masuk sosok yang lebih berpengalaman.
Nasib Lampard di Chelsea kurang lebih sama seperti Solskjaer. Ia pulang ke Stamford Bridge dan mengorbitkan talenta muda, salah satunya Mason Mount. Publik berharap ia bisa meraih kesuksesan yang sama seperti waktu masih bermain dulu.
Sayang Lampard tidak bertahan lama. Pada bulan Januari 2021, ia mendapatkan surat pemecatan dari manajemen menyusul serangkaian hasil buruk yang dialami Chelsea. Posisinya pun digantikan oleh Thomas Tuchel.
Beberapa bulan berselang, tepatnya di akhir pekan kemarin, Manchester United juga melakukan hal yang sama terhadap legendanya. Solskjaer didepak dari kursi kepelatihan setelah Manchester United menelan banyak hasil buruk.
Scroll ke bawah untuk membaca informasi selengkapnya.
Tidak Semudah Itu
Keputusan Chelsea mendepak Lampard dan menggantinya dengan Tuchel berujung pada trofi Liga Champions. Ini akhir yang menyenangkan, tentu saja. Lantas apakah itu juga bisa terjadi kepada Manchester United musim ini?
Tuchel tidak percaya dengan 'cocoklogi' semacam itu. Buatnya, keberhasilan Chelsea menjuarai Liga Champions musim lalu tidak semata-mata dikarenakan pergantian pelatih di tengah-tengah kompetisi berjalan.
Ketika ditanya apakah Manchester United bisa mengulangi apa yang terjadi pada Chelsea, dan betapa mudahnya melakukan itu, Tuchel berkata: "Saya tidak bisa bilang itu mudah, itu akan mengurangi usaha saya - kami," dikutip dari Metro.co.uk
"Saya berada di tempat terbaik saat ini, jadi saya adalah pelatih dan orang yang bergembira. Dalam momen di mana saya sempurna, itulah yang saya coba saya sampaikan dan mungkin apa yang orang-orang rasakan. Saya berada di tempat yang tepat."
Bukan Urusan Tuchel
Itu bukan sesuatu yang bisa ditiru oleh siapapun, kata Tuchel lagi. Sebab kalau memang semudah itu, semua klub yang memecat pelatihnya pada bulan Januari harusnya sudah memiliki medali juara Liga Champions.
"Jadi pertanyaannya benar-benar soal apakah seseorang bisa meniru itu? Saya tidak tahu. Kalau memang begitu, semua tim yang memecat pelatihnya di bulan Januari akan memenangkan Liga Champions," katanya lagi.
"Saya adalah orang yang salah untuk ditanya soal itu, itu bukan urusan saya. Mereka melakukan apapun yang ingin mereka lakukan dan saya tidak punya komentar soal itu," pungkasnya.
Ketimbang mengurusi Manchester United, Tuchel lebih memilih fokus ke laga berikutnya melawan Juventus. Laga lanjutan fase grup Liga Champions tersebut akan digelar di Stamford Bridge pada Rabu (24/11/2021) nanti.
(Metro.co.uk)
TAG TERKAIT
BERITA TERKAIT
-
Man of the Match Wrexham vs Chelsea: Alejandro Garnacho
Liga Inggris 8 Maret 2026, 03:48
-
Kontingen Belanda Bikin Nyaman Ryan Gravenberch di Liverpool, Tapi...
Liga Inggris 8 Maret 2026, 01:41
LATEST UPDATE
-
Joao Cancelo Beri Barcelona Kebebasan Taktis yang Lama Hilang
Liga Spanyol 8 Maret 2026, 14:23
-
AC Milan dan Makna Penting 3 Poin di Derby della Madonnina
Liga Italia 8 Maret 2026, 13:59
-
Allegri Tanggapi Rumor Real Madrid: Apa Kata Pelatih AC Milan Ini?
Liga Spanyol 8 Maret 2026, 13:34
-
Jadwal Lengkap, Hasil Balapan, dan Klasemen Formula 1 2026
Otomotif 8 Maret 2026, 13:00
-
Kelemahan AC Milan Adalah Kekuatan Inter Milan
Liga Italia 8 Maret 2026, 12:56
-
Klasemen Pembalap Formula 1 2026
Otomotif 8 Maret 2026, 12:46
-
Klasemen Sementara Formula 1 2026 Usai Grand Prix Australia di Albert Park
Otomotif 8 Maret 2026, 12:41
-
Modal Positif AC Milan, Rekor Mengesankan Inter Milan
Liga Italia 8 Maret 2026, 12:28
-
Milan vs Inter: Harapan Rossoneri pada Kombinasi Pulisic dan Leao
Liga Italia 8 Maret 2026, 11:52
-
Pertarungan Luka Modric vs Nicolo Barella di Lini Tengah
Liga Italia 8 Maret 2026, 11:23












