Penyebab Keterpurukan MU Tujuh Tahun Terakhir: Terlalu Cepat Pecat Pelatih
Serafin Unus Pasi | 3 Agustus 2020 19:40
Bola.net - Legenda Manchester United, Ryan Giggs mengomentari penyebab mantan klubnya terpuruk dalam tujuh tahun terakhir. Ia menilai Setan Merah terlalu cepat memecat pelatih sehingga proses pembangunan tim mereka tidak berjalan dengan maksimal.
Tahun 2013 merupakan tahun yang membahagiakan sekaligus menyedihkan bagi Manchester United. Di satu sisi, mereka berhasil mengamankan gelar Premier League mereka ke-20, namun di lain pihak mereka harus berpisah dengan manajer legendaris mereka, Sir Alex Ferguson yang memutuskan pensiun.
Sejak saat itu, Manchester United mempekerjakan beberapa manajer top seperti David Moyes, Louis van Gaal dan Jose Mourinho. Namun nama-nama tersebut masih gagal membawa MU meraih gelar juara EPL sekali lagi.
Giggs menilai MU kesulitan untuk bangkit karena mereka terlalu cepat memecat pelatih mereka. "David Moyes dipecat kurang dari satu musim, dan perekrutan klub ini menjadi kacau balau," beber Giggs kepada Sky Sports.
Baca komentar lengkap sang manajer di bawah ini.
Campur-Campur
Giggs menilai bahwa MU tidak bisa kompetitif karena mereka skuat mereka tidak sepenuhnya sesuai dengan keinginan manajer mereka. Jadi ia menilai wajar jika para manajer top itu gagal di MU.
"Di dalam tim mereka saat ini ada pemainnya Sir Alex, ada pemainnya Moyes, lalu datang van Gaal dengan filosofi dan pemain yang berbeda, lalu ada juga Mourinho yang punya keinginannya sendiri."
"Jadi ada percampuran di dalam tim ini, namun apakah mereka pemain United? Untuk menyingkirkan pemain-pemain yang tidak dibutuhkan butuh waktu yang lama, sehingga pemilik klub harus menjaga kestabilan di dalam tim ini."
Contoh Liverpool
Giggs menilai United bisa meniru teknik perekrutan sang rival, Liverpool. Ia menilai Jurgen Klopp diberikan waktu yang cukup untuk membangun timnya sembari mendepak pemain-pemain yang tidak berguna.
"Contoh yang bisa mereka lihat adalah Klopp berada di Liverpool selama lima musim. Setiap tahun ia memperkuat timnya."
"Namun dia butuh waktu untuk menyingkirkan pemain-pemain yang ia tidak sukai. Jadi masalahnya bukan hanya untuk mendatangkan pemain." ujarnya.
Bersih-Bersih
Manajer baru Manchester United, Ole Gunnar Solskjaer sejak tahun lalu sudah mulai bersih-bersih tim mereka.
Beberapa nama seperti Romelu Lukaku, Alexis Sanchez, Marouane Fellaini dan Chris Smalling yang didepak sang manajer.
(Sky Sports)
TAG TERKAIT
BERITA TERKAIT
-
Usai Hancurkan Inter Milan, Arsenal Langsung Kirim Teror ke Manchester United
Liga Inggris 21 Januari 2026, 09:15
-
Gagal Bersinar di Old Trafford, Ugarte Bakal Ditukar dengan Bintang Muda Sunderland
Liga Inggris 21 Januari 2026, 04:59
LATEST UPDATE
-
Bayangan Starting XI Timnas Indonesia di FIFA Series 2026: Ujian Awal John Herdman
Tim Nasional 21 Januari 2026, 20:56
-
Seri Ketiga Proliga 2026: Bandung bjb Tandamata Bidik Sapu Bersih di Rumah Sendiri
Voli 21 Januari 2026, 20:45
-
Live Streaming Newcastle vs PSV - Link Nonton Liga Champions/UCL di Vidio
Liga Champions 21 Januari 2026, 20:00
-
Live Streaming Marseille vs Liverpool - Link Nonton Liga Champions/UCL di Vidio
Liga Champions 21 Januari 2026, 20:00
-
Live Streaming Juventus vs Benfica - Link Nonton Liga Champions/UCL di Vidio
Liga Champions 21 Januari 2026, 20:00
-
Live Streaming Chelsea vs Pafos - Link Nonton Liga Champions/UCL di Vidio
Liga Champions 21 Januari 2026, 20:00
-
Live Streaming Slavia Praha vs Barcelona - Link Nonton Liga Champions/UCL di Vidio
Liga Champions 21 Januari 2026, 20:00
-
Live Streaming Atalanta vs Athletic Club - Link Nonton Liga Champions/UCL di Vidio
Liga Champions 21 Januari 2026, 20:00
LATEST EDITORIAL
-
9 Pemain yang Pernah Bermain untuk Inter Milan dan Arsenal
Editorial 20 Januari 2026, 14:06
-
6 Bek Tengah yang Bisa Datangkan Liverpool Setelah Kehilangan Marc Guehi
Editorial 20 Januari 2026, 13:05
-
5 Pemain Liverpool yang Bisa Ikuti Jurgen Klopp ke Real Madrid
Editorial 19 Januari 2026, 12:24
-
4 Bek Tengah yang Bisa Jadi Target Chelsea di Bursa Januari: Ada Eks Real Madrid
Editorial 19 Januari 2026, 12:06










