Penyelamat Man United Adalah Ole Gunnar Solskjaer!
Richard Andreas | 17 September 2025 20:11
Bola.net - Manchester United kini berada dalam tekanan luar biasa menyusul rangkaian hasil buruk di awal musim Premier League. Performa tim di bawah kendali Ruben Amorim terus merosot dan memicu berbagai kritik keras dari pengamat sepak bola.
Situasi krisis ini membuat posisi pelatih asal Portugal itu semakin dipertanyakan oleh publik. Banyak pihak menilai kondisi sudah mencapai titik darurat yang memerlukan tindakan drastis.
Dalam perdebatan mengenai solusi krisis United, muncul perbandingan dengan Sheffield United. Klub Championship tersebut sempat memecat Chris Wilder pada Juni lalu, namun tidak lama kemudian memanggilnya kembali untuk ketiga kalinya setelah pengganti gagal memberikan hasil.
Langkah pragmatis Sheffield United ini dianggap bisa menjadi inspirasi bagi United yang tengah kebingungan menentukan arah. Beberapa pengamat bahkan mulai mempertimbangkan opsi serupa untuk mengatasi masalah di Old Trafford.
OHara Desak United Pulangkan Solskjaer
Jamie O'Hara menjadi salah satu suara yang paling vokal dalam mendorong wacana kepulangan mantan pelatih. Eks pemain Tottenham ini menganggap Ole Gunnar Solskjaer sebagai sosok yang tepat untuk dipanggil kembali, meskipun pernah dipecat tiga tahun silam.
Penilaian O'Hara terhadap kondisi terkini United sangat pesimis dan mengkhawatirkan. "Ini tim Man United terburuk yang pernah saya lihat. Jujur saja. Saya tidak percaya Ruben Amorim masih bertahan. Kapan mereka akan mengaku salah dan berhenti memaksakan ini?" ungkapnya di talkSPORT.
Kritik tajam itu disampaikan O'Hara sambil menyerukan agar United mencontoh keputusan Sheffield United. Menurutnya, manajemen Setan Merah harus menelan ego dan mengambil langkah pragmatis demi keselamatan klub.
"Lakukan apa yang Sheffield United lakukan, telan ego mereka. Pulangkan Ole Gunnar Solskjaer. Mereka tidak bisa terus begini. Mereka akan turun, musim depan bisa main lawan Rotherham," tegasnya dengan nada mendesak.
Pernyataan kontroversial tersebut muncul ketika United terpaku di posisi ke-14 klasemen Premier League. Kondisi ini menciptakan tekanan besar bagi manajemen untuk segera mengambil keputusan penting di Old Trafford.
Rekam Jejak Solskjaer dan Tekanan pada Amorim
Masa kepelatihan Solskjaer di United sebelumnya memang meninggalkan kenangan beragam. Pelatih asal Norwegia itu pernah membawa tim finis di peringkat keenam dan kedua Premier League, plus meraih posisi runner-up Liga Europa 2021.
Namun perjalanannya berakhir pada November 2021 setelah performa tim mengalami penurunan drastis. Baru-baru ini, Solskjaer juga dilepas oleh Besiktas, tetapi O'Hara tetap yakin kemampuannya masih lebih baik dibanding Amorim.
Sementara itu, situasi Amorim semakin terjepit dengan kabar bahwa dia hanya memiliki tiga pertandingan tersisa untuk menyelamatkan pekerjaannya. Manajemen United dikabarkan harus mengeluarkan kompensasi besar jika memutuskan memecatnya lebih awal dari kontrak.
Meski begitu, desakan publik untuk mengganti pelatih terus menguat seiring buruknya hasil tim. Tekanan ini semakin berat mengingat catatan awal musim United disebut-sebut sebagai yang terburuk dalam 33 tahun terakhir.
Ujian krusial menanti Amorim ketika United menjamu Chelsea di Old Trafford akhir pekan ini. Pertandingan tersebut akan menjadi momen penting yang bisa menentukan nasib pelatih berusia 40 tahun itu.
Laga melawan The Blues menjadi tekanan terbesar yang dihadapi Amorim sejak tiba di Manchester. Hasil dari pertandingan ini kemungkinan akan sangat mempengaruhi keputusan manajemen terkait masa depan sang pelatih.
Klasemen Liga Inggris 2025/2026
TAG TERKAIT
BERITA TERKAIT
-
Mantap! Bintang Newcastle Ini Siap 100% Gabung Manchester United
Liga Inggris 25 Juni 2026, 22:38
-
Resmi! Arsenal Aktifkan Klausul Pembelian Permanen Piero Hincapie
Liga Inggris 25 Juni 2026, 21:56
-
Chelsea Siap Tikung MU untuk Transfer Bintang Timnas Belanda Ini
Liga Inggris 25 Juni 2026, 19:00
LATEST UPDATE
-
Neymar Beberkan Isi Komunikasinya dengan Lionel Messi di Piala Dunia 2026
Piala Dunia 26 Juni 2026, 16:15
-
Prediksi Piala Dunia 2026: Yordania vs Argentina 28 Juni 2026
Piala Dunia 26 Juni 2026, 15:58
-
Prediksi Piala Dunia 2026: Aljazair vs Austria 28 Juni 2026
Piala Dunia 26 Juni 2026, 15:44
-
Prediksi Piala Dunia 2026: RD Kongo vs Uzbekistan 28 Juni 2026
Piala Dunia 26 Juni 2026, 15:31
-
Prediksi Piala Dunia 2026: Kolombia vs Portugal 28 Juni 2026
Piala Dunia 26 Juni 2026, 15:18
-
Luis de la Fuente Sebut Mikel Oyarzabal Layak Dapat Pengakuan Lebih
Piala Dunia 26 Juni 2026, 15:15
-
Prediksi Piala Dunia 2026: Panama vs Inggris 28 Juni 2026
Piala Dunia 26 Juni 2026, 15:02
-
Prediksi Piala Dunia 2026: Kroasia vs Ghana 28 Juni 2026
Piala Dunia 26 Juni 2026, 14:51
-
Belanda Lolos sebagai Juara Grup, Ronald Koeman Tetap Tak Puas
Piala Dunia 26 Juni 2026, 14:15
-
Julian Nagelsmann Bela Pemain Jerman usai Tumbang dari Ekuador
Piala Dunia 26 Juni 2026, 13:43
-
RESMI: Persib Bandung Sudah Lepas 4 Pemain Asing
Bola Indonesia 26 Juni 2026, 13:42
LATEST EDITORIAL
-
Makin Panas! 5 Opsi Klub Baru Julian Alvarez, Barcelona Jadi Tujuan Impian
Editorial 24 Juni 2026, 15:34
-
6 Kemenangan Terbesar dalam Sejarah Piala Dunia
Editorial 15 Juni 2026, 16:55
-
10 Target Transfer Arsenal yang Patut Dipantau di Piala Dunia 2026
Editorial 12 Juni 2026, 14:41







