Pep Guardiola: Dominasi Liverpool dan Manchester City Berakhir Musim Ini
Serafin Unus Pasi | 27 Juni 2020 19:20
Bola.net - Manajer Manchester City, Josep Guardiola menilai bahwa dominasi Liverpool dan Manchester City akan berakhir di musim ini. Ia menyebut bahwa musim depan akan semakin sulit memenangkan EPL karena tim-tim besar lain sudah mulai bangkit.
Dalam tiga tahun terakhir, Premier League Inggris didominasi oleh dua tim. Mereka adalah Liverpool dan Manchester City yang selalu bersaing ketat untuk menjadi pemegang tahta Premier League.
Kesuksesan kedua tim ini nampaknya membuat tim-tim besar Inggris lainnya mulai bangkit. Beberapa tim seperti Chelsea dan Manchester United mulai berinvestasi dengan mendatangkan pemain-pemain top.
Pep meyakini bahwa persaingan untuk menjadi juara EPL musim depan bakal semakin sulit. "Saya rasa musim depan akan berbeda dari sebelum-sebelumnya," ujar Pep yang dikutip Sportsmole.
Baca keterangan lengkap sang manajer di bawah ini.
Kebangkitan Rival
Pep mengakui bahwa tim-tim besar EPL lainnya mulai menunjukkan tanda-tanda kebangkitan. Untuk itu ia yakin Liverpool dan City tidak lagi dominan musim depan.
"Anda bisa lihat Chelsea memiliki pemain-pemain yang hebat di skuat mereka. Sekarang mereka kedatangan pemain-pemain top seperti Hakim Ziyech dan Timo Werner."
"Manchester United juga turut berkembang, dan Arsenal jika memberikan waktu kepada Mikel [Arteta] maka ia akan menjadi manajer yang hebat. Ada Tottenham dan Leicester yang juga menjalani musim yang hebat, begitu pula dengan Wolves."
Kembali ke Hakikat
Pep pribadi mengaku senang dengan kebangkitan para rival timnya itu. Ia percaya bahwa jika tim rival semakin kuat maka Premier League akan kembali ke hakikatnya sebagai liga terbaik di dunia.
"Inilah alasan mengapa Premier League adalah liga terbaik di dunia. Semua tim bisa mengalahkan anda dan setiap musim semua tim akan bertambah kuat."
"Inilah realitas di Premier League. Kami harus memikirkan cara untuk memperkuat tim kami musim depan." ujarnya.
Persaingan Ketat
Meski Liverpool sudah menjadi juara EPL, namun persaingan di Premier League masih ketat.
Ada sekitar tujuh tim yang masih berpeluang meraih slot ke Liga Champions musim depan.
(Sportsmole)
TAG TERKAIT
BERITA TERKAIT
-
Update Transfer Resmi 18 Klub BRI Super League pada Januari 2026
Bola Indonesia 20 Januari 2026, 20:14
-
Bodo/Glimt vs Man City: Panggung sang Predator Gol di Tanah Kelahirannya
Liga Champions 20 Januari 2026, 19:00
LATEST UPDATE
-
Prediksi Bayern vs Union Saint-Gilloise 22 Januari 2026
Liga Champions 20 Januari 2026, 22:28
-
Prediksi Atalanta vs Athletic Club 22 Januari 2026
Liga Champions 20 Januari 2026, 22:24
-
Prediksi Qarabag FK vs Eintracht Frankfurt 22 Januari 2026
Liga Champions 20 Januari 2026, 21:09
-
Real Madrid vs Monaco: Statistik Gol Mbappe Jadi Ancaman Nyata buat Mantan Klubnya
Liga Champions 20 Januari 2026, 21:04
-
Villarreal vs Ajax: Jaminan Gol dalam Laga yang Berpotensi Berjalan Terbuka
Liga Champions 20 Januari 2026, 20:55
-
Prediksi Galatasaray vs Atletico Madrid 22 Januari 2026
Liga Champions 20 Januari 2026, 20:49
-
Copenhagen vs Napoli: Panggung Istimewa bagi Rasmus Hojlund
Liga Champions 20 Januari 2026, 20:17
-
Update Transfer Resmi 18 Klub BRI Super League pada Januari 2026
Bola Indonesia 20 Januari 2026, 20:14
-
Madrid vs Monaco: Ujian Arbeloa, Reuni Mbappe, dan Angkernya Bernabeu
Liga Champions 20 Januari 2026, 20:00
-
Sporting vs PSG: Tamu yang Sangat Berbahaya
Liga Champions 20 Januari 2026, 19:58
LATEST EDITORIAL
-
9 Pemain yang Pernah Bermain untuk Inter Milan dan Arsenal
Editorial 20 Januari 2026, 14:06
-
6 Bek Tengah yang Bisa Datangkan Liverpool Setelah Kehilangan Marc Guehi
Editorial 20 Januari 2026, 13:05
-
5 Pemain Liverpool yang Bisa Ikuti Jurgen Klopp ke Real Madrid
Editorial 19 Januari 2026, 12:24
-
4 Bek Tengah yang Bisa Jadi Target Chelsea di Bursa Januari: Ada Eks Real Madrid
Editorial 19 Januari 2026, 12:06







