Pep Guardiola Soal Blunder Zack Steffen: Itu Kecelakaan, Dia Kuat!
Asad Arifin | 17 April 2022 03:14
Bola.net - Zack Steffen membuat blunder fatal pada laga Manchester City vs Liverpool di babak semifinal Piala FA 2021/2022. Tapi, kiper Man City cukup beruntung karena tidak mendapat amukan dan justru dibela sang manajer, Josep Guardiola.
Man City berjumpa Liverpool pada duel di Wembley, Sabtu (16/4/2022) malam WIB. Memutuskan membuat cukup banya rotasi dan Liverpool bermain dengan skuad terbaik, Man City harus menerima kekalahan dengan skor 3-2.
Man City babak belur pada babak pertama dan kebobolan tiga gol. Ibrahima Konate dan Sadio Mane (2) jadi pelaku gol untuk Liverpool. Lalu, pada babak kedua, Man City membalas gol lewat aksi Jack Grealish dan Bernardo Silva.
City gagal melaju ke final. Liverpool akan menanti pemenang duel Chelsea lawan Crystal Palace pada laga final. Lantas, apakah Guardiola menyesal dengan rotasi yang dilakukan? Simak ulasannya di bawah ini ya Bolaneters.
Nyesel gak, Pep?
Steffen memang terbiasa bermain di Piala FA atau Carabao Cup. Dia pun tampil pada duel lawan Liverpool. Ederson hanya duduk di bangku cadangan, sepeti Kevin De Bruye dan Aymeric Laporte. Tapi, Steffen kemudian membuat blunder fatal pada gol kedua The Reds.
Steffen yang menguasai bola tidak segera mengumpan. Lalu, Sadio Mane melakukan pressing dan tekel. Steffen lambat memberi respon. Gol untuk Liverpool. Blunder yang fatal. Tapi, tidak bagi Pep Guardiola.
"Itu adalah sebuah kecelakaan," ucap eks pelatih Barcelona dikutip dari BBC Sport.
"Salah satu poin kuatnya adalah mencoba bermain dengan bola dan sebagai penjaga dia memiliki kualitas. Itu kecelakaan dan dia akan belajar untuk masa depan. Ketika bola ada di sana, itu selalu bisa terjadi. Saya telah berbicara dengan tim, bukan dia secara pribadi, tetapi dia kua," tegas Guardiola.
Kok Bisa Kalah?

Pep Guardiola tidak ingin mencari alasan atau kambing hitam atas kekalahan yang dialami Man City. Guardiola bahkan tidak ingin mengkritik jadwal padat yang harus dimainkan. Sebab, Liverpool juga punya jadwal yang hampir sama.
"Itu bukan masalah kelelahan. Mereka lebih lelah pada awalnya, sepak bola bukan tentang kelelahan ini tentang apa yang Anda lakukan dan bagaimana cara kerjanya dan bagaimana Anda bermain," tegas Pep.
Setelah persaingan di Piala FA, Man City dan Liverpool akan bersaing untuk dua gelar lain. Man City dan Liverpool adalah dua kuda pacu dalam persaingan di Premier League. Lalu, mereka juga sama-sama lolos ke semifinal Liga Champions.
Klasemen Premier League
Sumber: BBC Sport
TAG TERKAIT
BERITA TERKAIT
-
Rogers Gagal, Arsenal Coba Tikung Liverpool untuk Pemain PSG Ini?
Liga Inggris 19 Juli 2026, 16:00
-
MU dan Liverpool Gigit Jari! Jarrod Bowen Putuskan Bertahan di West Ham!
Liga Inggris 18 Juli 2026, 17:00
LATEST UPDATE
-
Real Madrid dan Seragam Putih yang Lahir dari Sebuah Mimpi di Inggris
Liga Spanyol 21 Juli 2026, 22:10
-
Pemain PSG di Piala Dunia 2026: Fabian Ruiz Juara, Dembele Bersinar
Piala Dunia 21 Juli 2026, 21:21
-
Marcos Santos Bangun Identitas Baru untuk Arema FC Musim 2026/2027
Bola Indonesia 21 Juli 2026, 21:07
-
Setelah Jadi Pahlawan Spanyol, Ferran Torres Diincar Real Madrid dan PSG
Liga Spanyol 21 Juli 2026, 21:00
-
Menanti Daya Ledak Kembalinya Iwan Budianto Tangani Arema FC
Bola Indonesia 21 Juli 2026, 20:59
-
Michael Olise Masih Aman di Bayern Munchen, Real Madrid Mundur
Liga Spanyol 21 Juli 2026, 20:00
LATEST EDITORIAL
-
6 Alternatif Enzo Fernandez untuk Real Madrid
Editorial 3 Juli 2026, 14:19
-
Makin Panas! 5 Opsi Klub Baru Julian Alvarez, Barcelona Jadi Tujuan Impian
Editorial 24 Juni 2026, 15:34
-
6 Kemenangan Terbesar dalam Sejarah Piala Dunia
Editorial 15 Juni 2026, 16:55













