Performa Balotelli Picu Amarah Mancini
Editor Bolanet | 22 Maret 2012 18:00
- Performa tidak maksimal yang ditunjukkan Mario Balotelli kala Manchester City mengalahkan 2-1 memicu rasa marah sang pelatih Roberto Mancini. Dia lalu mengganti Balotelli saat half-time.
Dalam lanjutan kompetisi Premier League yang digelar di Etihad Stadium itu, Kamis (22/3), City tertinggal terlebih dahulu sebelum membalikkan keadaan berkat gol Sergio Aguero dan Samir Nasri.
Balotelli digantikan oleh Gareth Barry setelah membuang percuma sebuah peluang emas untuk memecah kebuntuan di babak pertama. Saat itu, kesalahan Frank Lampard membuat Balotelli one-on-one dengan Petr Cech, tetapi striker tersebut terlalu terburu-buru melepaskan tembakan sehingga Cech sanggup menepisnya ke samping gawang.
Miss itu membuat Mancini marah dan menariknya keluar di saat jeda.
Saya tidak suka performanya, jadi saya melakukan pergantian, ujar Mancini.
Pasukan Mancini kini satu poin di belakang Manchester United. Masih ada sembilan laga tersisa, termasuk bentrokan langsung keduanya di Etihad sebelum akhir musim nanti. City harus menjaga tren positifnya jika ingin merengkuh gelar yang terakhir kali mereka raih pada tahun 1968 silam tersebut. (espn/gia)
Dalam lanjutan kompetisi Premier League yang digelar di Etihad Stadium itu, Kamis (22/3), City tertinggal terlebih dahulu sebelum membalikkan keadaan berkat gol Sergio Aguero dan Samir Nasri.
Balotelli digantikan oleh Gareth Barry setelah membuang percuma sebuah peluang emas untuk memecah kebuntuan di babak pertama. Saat itu, kesalahan Frank Lampard membuat Balotelli one-on-one dengan Petr Cech, tetapi striker tersebut terlalu terburu-buru melepaskan tembakan sehingga Cech sanggup menepisnya ke samping gawang.
Miss itu membuat Mancini marah dan menariknya keluar di saat jeda.
Saya tidak suka performanya, jadi saya melakukan pergantian, ujar Mancini.
Pasukan Mancini kini satu poin di belakang Manchester United. Masih ada sembilan laga tersisa, termasuk bentrokan langsung keduanya di Etihad sebelum akhir musim nanti. City harus menjaga tren positifnya jika ingin merengkuh gelar yang terakhir kali mereka raih pada tahun 1968 silam tersebut. (espn/gia)
TAG TERKAIT
BERITA TERKAIT
LATEST UPDATE
-
Bisakah Neymar Main di Laga Brasil vs Maroko? Begini Kata Carlo Ancelotti
Piala Dunia 13 Juni 2026, 18:55
-
Kapan Brasil vs Maroko Main, Jam Berapa?
Piala Dunia 13 Juni 2026, 18:10
-
Hasil, Jadwal, Klasemen, dan Top Skor Piala Dunia 2026
Piala Dunia 13 Juni 2026, 18:01
-
Prediksi Piala Dunia 2026: Belanda vs Jepang 15 Juni 2026
Piala Dunia 13 Juni 2026, 18:00
-
Hasil Race 1 WorldWCR Emilia Romagna 2026: Maria Herrera Bekuk Beatriz Neila
Otomotif 13 Juni 2026, 17:37
LATEST EDITORIAL
-
10 Target Transfer Arsenal yang Patut Dipantau di Piala Dunia 2026
Editorial 12 Juni 2026, 14:41
-
10 Negara dengan Koleksi Trofi Mayor Terbanyak, Argentina Ungguli Brasil
Editorial 11 Juni 2026, 14:28











