Permainan Mental Guardiola Bisa Jadi Petaka untuk Arsenal!
Richard Andreas | 23 Februari 2026 21:58
Bola.net - Perburuan gelar Premier League kembali memanas setelah Manchester City meraih kemenangan penting atas Newcastle United. Hasil tersebut memangkas jarak dengan pemuncak klasemen dan menjaga tekanan terhadap pesaing utama mereka, Arsenal.
Meski Arsenal merespons tekanan itu dengan kemenangan meyakinkan atas Tottenham Hotspur, dinamika persaingan dinilai belum mereda. Jarak poin kembali melebar, namun tensi antarkedua kandidat juara justru semakin terasa.
Di tengah situasi tersebut, Gary Neville menyoroti makna di balik reaksi Manchester City seusai laga. Menurutnya, ada pesan yang secara sengaja dikirim kepada Arsenal dalam momen tersebut.
Selebrasi yang Dianggap Sarat Makna

Manchester City mengalahkan Newcastle United 2-1 dalam laga ketat pada Sabtu. Kemenangan itu memangkas selisih poin dengan Arsenal menjadi dua angka sebelum laga Minggu.
Arsenal kemudian menang 4-1 atas Tottenham berkat gol Eberechi Eze dan Viktor Gyokeres. Hasil tersebut membuat jarak kembali melebar menjadi lima poin, sekaligus menegaskan bahwa persaingan gelar masih terbuka.
Meski demikian, Gary Neville menilai reaksi City setelah laga melawan Newcastle bukan sekadar luapan emosi. Menurutnya, itu adalah bentuk komunikasi langsung kepada rival mereka di papan atas.
Pandangan Neville soal Kekuatan dan Psikologi City

Berbicara dalam podcast miliknya, Gary Neville menilai Manchester City tetap sangat berbahaya. Ia menyoroti kedalaman lini serang tim asuhan Pep Guardiola.
“Man City berbahaya dengan fakta bahwa mereka memiliki Omar Marmoush, Erling Haaland, Rayan Cherki, Antoine Semenyo, Phil Foden,” kata Neville.
“Jika mereka bisa menjaga kebugaran para bek tengah, mereka punya peluang. Kiper mereka bagus, manajernya luar biasa.”
Neville kemudian menyinggung selebrasi yang dilakukan Haaland dan Guardiola setelah laga. Menurutnya, itu bukan kejadian biasa, melainkan bagian dari permainan psikologis dalam perebutan gelar.
Tekanan Mental ke Arsenal dan Prediksi Akhir Musim
Neville juga menyoroti momen selebrasi Haaland dan Guardiola setelah kemenangan atas Newcastle kemarin. Man City seolah-olah menunjukkan bahwa mereka masih akan terus mengejar.
"Selebrasi di akhir laga dari Haaland dan Pep Guardiola berarti lebih," ujar Neville. “Mereka sedang mengirim pesan, ini adalah mind games. Pep akan mengatakan tidak, tapi itu memang begitu.”
“Setiap kali Anda berbicara selama dua bulan ke depan, setiap tindakan di lapangan akan mengirim sinyal ke lawan, soal kerentanan, kekuatan, selebrasi, apa pun itu.”
Arsenal Tetap Unggulan
Meski menilai tekanan City nyata, Neville tetap memprediksi Arsenal akan keluar sebagai juara. Namun, ia menekankan bahwa jalan menuju gelar tidak akan mudah.
"Saya kira pada akhirnya Arsenal akan juara, tapi saya juga tidak akan terkejut ketika mereka membuat kesalahan dan ketika Man City kembali mengejar," lanjut Neville.
"Ini bakal jadi kerja keras luar biasa. Memang tidak akan mudah, dan pertandingan di Etihad nanti bakal jadi laga krusial."
TAG TERKAIT
BERITA TERKAIT
-
Dua Sisi Koin di Balik Performa Gemilang Virgil van Dijk
Liga Inggris 23 Februari 2026, 20:26
-
9 Laga Tanpa Gol, Paceklik Mohamed Salah Warnai Kemenangan Tipis Liverpool
Liga Inggris 23 Februari 2026, 19:54
-
Dua Gol Viktor Gyokeres yang Menjawab Keraguan
Liga Inggris 23 Februari 2026, 19:24
-
Harry Maguire dan Taruhan Besar Manchester United di Era Baru
Liga Inggris 23 Februari 2026, 18:56
LATEST UPDATE
-
Link Nonton Live Streaming Everton vs Man United di Vidio, 24 Februari 2026
Liga Inggris 24 Februari 2026, 01:15
-
Tempat Menonton Everton vs Man Utd: Live Streaming Premier League di Vidio
Liga Inggris 23 Februari 2026, 22:15
-
Permainan Mental Guardiola Bisa Jadi Petaka untuk Arsenal!
Liga Inggris 23 Februari 2026, 21:58
-
Shayne Pattynama Siap Hadapi Laga Emosional Persija vs Malut United
Bola Indonesia 23 Februari 2026, 21:19
-
Prediksi BRI Super League: Bhayangkara FC vs Semen Padang 24 Februari 2026
Bola Indonesia 23 Februari 2026, 20:47
-
Prediksi BRI Super League: Malut United vs Persija 24 Februari 2026
Bola Indonesia 23 Februari 2026, 20:42
LATEST EDITORIAL
-
6 Calon Pengganti Casemiro di Manchester United: Siapa Pewaris Tahta Gelandang Bertahan?
Editorial 20 Februari 2026, 00:00
-
7 Pemain yang Tenggelam Usai Pindah Klub Musim 2025/2026: Masih Ingat Darwin Nunez?
Editorial 19 Februari 2026, 23:35
-
Dari Eks Chelsea hingga Barcelona: 5 Pemain yang Pensiun di 2026
Editorial 16 Februari 2026, 23:25
-
5 Transfer Ideal untuk Michael Carrick Jika Jadi Manajer Permanen Manchester United
Editorial 16 Februari 2026, 23:09




